Connect with us

Humaniora

Finally, Impactnation Japan Festival Untuk Pencita Budaya Jepang di Indonesia

Published

on

Photo Credit : "Finally, Impactnation Japan Festival" yang diselenggarakan pada Sabtu (30/7) sampai Minggu (31/7) di Senayan Park Mall, Jakarta, Kamis (28/7/2022)

Telegraf – Pecinta budaya Jepang akan di suguhi “Finally, Impactnation Japan Festival” yang akan di gelar pada akhir pekan ini tangal 30-31 Juli 2022 di di Senayan Park Mall Jakarta.

“Finally, Impactnation Japan Festival” akan menyuguhkan beragam budaya jepang dari budaya tradisional serta budaya pop-culture.

Konseptor utama acara dari Barcode Organizer, Nugroho menjelaskan, Finally, Impactnation Japan Festival adalah acara kebudayaan Jepang, baik budaya tradisional maupun budaya modern. “Acara ini diadakan sebagai wadah ekspresi komunitas-komunitas dan pelaku hiburan budaya Jepang oleh orang Indonesia yang berdomisili di area Jabodetabek,” kata Nugroho melalui keterangan persnya, Selasa (19/7/2022).

Kata dia, Finally, Impactnation Japan Festival tidak hanya budaya pop-culture Jepang, tetapi juga menyajikan budaya tradisional yang memiliki pengaruhnya di Indonesia. Beberapa budaya Jepang yang akan ditampilkan adalah Kabaret Samurai, Taiko (sejenis alat musik pukul), dan Yosakoi (sejenis tarian tradisional dengan alat khusus).

Untuk budaya pop-culture, seperti yang sering ditampilkan dalam acara-acara Jepang lainnya, ada berbagai penampilan idol group, band, cosplay, automotive anime dan berbagai budaya pop-culture lainnya yang eksis di Indonesia.

Nugroho juga menjelaskan, kegiatan Finally, Impactnation Japan Festival akan terbagi dalam 2 area, area outdoor yang terletak di Pulau Satu, dan area indoor yang terletak di dalam mall Senayan Park. Main acara akan ada di area Outdoor dan acara-acara komunitas dan meet & greet akan diadakan di Mini Stage di area Mall.

“Selain perpaduan budaya modern dan tradisional ini, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai booth, ada 50 booth mulai dari makanan dan minuman Jepang, accesories anime & game, toys, dan berbagai accesories lainnya yang akan memenuhi experience jejepangan seluruh pengunjung,” kata dia.

Baca Juga :   Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana

Ada 2 kompetisi yang akan diselenggarakan di acara Finally, Impactnation Japan Festival. Pertama adalah coswalk competition, lomba cosplay yang diikuti oleh 70 cosplayer dengan juri-juri yang sudah malang melintang di dunia cosplay dengan prestasinya. Sebut saja Clarissa Punipun, Asai Yukirin, Yukitora Keiji, dan iBun.

Kompetisi kedua adalah Anisong Competition, lomba menyanyikan lagu soundtrack anime ini bekerjasama dengan club Jepang Nippon Club dari Binus University.

Untuk harga tiket Nugroho Menjelaskan tiket on the spot sebesar Rp70 ribu sementara di pembelian online sebesar Rp35 ribu.

Melihat Pandemi Covid-19 masih belum usai, dari pihan Senayan Park memastikan saat hari H masyarakat yang datang diwajibkan sudah vaksin Booster, ‘Melalui peduli lindungi yang datang akan terdeteksi siapa yang belum suntik vaksin Bosster akan terlihat warna kuning dan bertanda tidak boleh masuk,” ungkap Nugroho.

Ia menambahkan tidak haya peduli lindungi, di beberapa sudut pameran juga akan di sediakan handsanitizer, dan tempat cuci tangan.

Atti K.

Bagikan Artikel
Advertisement
Click to comment

Humaniora

Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana

Published

on

By

Photo Credit : Tim Permata Sunny Peduli menyerahkan bantuan ke korban Gempa Bumi/Doc/Ist

Telegraf – Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat dengan magnitudo (M) 5,6 pada Senin (21/11) lalu, menyisakan kesedihan yang cukup mendalam, gempa merenggut jiwa dan materi yang sudah sekian lama terkumul.

Wujudkan cinta terhadap sesama tim “Permata Sanny Peduli” bekerjasama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) Solidaritas Merah Putih (Solmet) meringankan sebagian beban corban.

“Turut berdukacita atas musibah gempa yang menimpa saudara kita di Cianjur. Semoga diberi ketabahan dan kembali bangkit dari bencana ini. Kami menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban secara langsung di daerah Pacet dan Cugenang. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat bagi korban di sana,” ucap Permata Warokka, penggagas tim ‘Permata Sanny Peduli’.

Medan yang cukup berat untuk sampai di lokasi pengungsian terutama di Kecamatan Cugenang terbayar dengan sambutan hangat para korban. Terlihat disepanjang jalan menuju lokasi pengungsian hampir keseluruhan bangunan rumah rata dengan tanah.

“Ternyata apa yang kita lihat di postingan medsos itu tidak sesuai dengan kenyataan. Para korban sangat membutuhkan uluran tangan kita. Sebelumnya tim kami bekerjasama dengan TRC Solmet untuk mapping di lokasi mana yang benar benar membutuhkan. Sehingga bantuan ini bisa diterima langsung kepada korban,” ungkap Permata.

Banyaknya pemberitaan miring di media sosial terkait korban gempa Cianjur menjadi semangat tim Tim Permata Sanny Peduli bergerak dan turun langsung. Bantuan berupa tenda pleton, terpal, ratusan paket sembako, diapers dan selimut telah diterima sebagian korban yang terdampak.

Seperti yang disampaikan Boim (34) warga Desa Cirumput, Cugenang mengaku menyayangkan pemberitaan yang tak sesuai dengan kenyataan. “Sebenarnya kami masih membutuhkan tempat yang layak untuk berteduh. Tenda pengungsian yang disediakan sudah terisi penuh. Pembagian ke daerah yang sulit terjangkau belum merata, daerah kami masih kekurangan tenda,” beber Boim.

Baca Juga :   Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana

Hal senada juga disampaikan Teddi Susandi (37) warga Desa Ciputri, Pacet yang terpaksa harus membeli sendiri bambu untuk dijadikan tempat tinggal. “Tadinya di tenda darurat isinya lima keluarga dan penuh sesak. Istri saya sebentar lagi melahirkan jadi harus pindah mendekat akses jalan. Dapat bagian terpal untuk tenda seadanya, tapi untuk alasnya nggak ada,” aku Teddi yang berprofesi sebagai guru SD honorer.

Sementara itu, Noviana selaku Wasekjen TRC Solmet menyambut baik ajakan Tim Permata Sanny Peduli untuk mendistribusikan bantuan. Sebanyak 16 relawan dan dua unit mobil ambulance TRC Solmet dikerahkan untuk mengangkut logistik.

“Seperti yang kita ketahui, ‘Permata Sanny Peduli’ memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan sudah sangat sering turun dalam berbagai aksi kemanusiaan tanpa memandang segala perbedaan apapun. Selaras dengan visi dan misi Solidaritas Merah Putih (Solmet), sehingga kami dengan senang hati bersinergi dengan tim Permata Sanny Peduli,” jelas Noviana.

Atti K.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Humaniora

R. Soeharto Mendapat Anugerah Pahlawan Nasional Pada Hari Pahlawan 2022

Published

on

By


Telegraf – R. Soeharto, dokter pribadi presiden Soekarno bersama empat tokoh lainnya menerima Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda kehormatan sebagai Pahlawan Nasional. Gelar tersebut diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (03/10/2022). Rencananya, acara anugerah pahlawan nasional akan diselenggarakan pada Senin (07/10/2022) di Istana Merdeka, Jakarta, dalam rangka hari pahlawan.
Dalam keterangannya, Menko Polhukam, selaku Ketua Dewan Gelar, Mahfud MD, menuturkan, pemerintah akan menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada lima Tokoh yang dipiluh berdasarkan usulan masyarakat dan telah melalui sejumlah proses seleksi.
“Hari ini bapak presiden sesudah berdiskusi dengan kami, dengan Dewan Gelar dan Tanda-Tanda Kehormatan, itu memutuskan tahun ini memberikan lima (gelar pahlawan nasional) kepada tokoh-tokoh bangsa yang telah ikut berjuang mendirikan negara Republik Indonesia melalui perjuangan kemerdekaan dan mengisinya dengan pembangunan-pembangunan sehingga kita eksis sampai sekarang sebagai negara yang berdaulat,” kata Mahfud dalam rilis resminya.
Salah seorang yang akan dianugerahkan gelar pahlawan itu, kata Mahfud, adalah almarhum R. Soeharto dari Jawa Tengah yang dinilai telah berjuang bersama Presiden Soekarno dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan setelah kemerdekaan, almarhum R. Soeharto ikut serta dalam pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air.
“Ikut pembangunan department store syariah dan pembangunan Monumen Nasional serta Masjid Istiqlal dan pembangunan Rumah Sakit Jakarta serta salah seorang pendiri berdirinya IDI (Ikatan Dokter Indonesia),” ungkap Mahfud.
Untuk diketahui R. Soeharto merupakan salah satu pendiri Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta pencetus gagasan BKKBN. Salah satu bentuk penghargaan untuk R. Soeharto, IDI meresmikan nama Gedung IDI menjadi Gedung R Soeharto, Selasa (30/08/2022) silam. Selain itu, R Soeharto merupakan pendiri Departemen Store pertama, Sarinah Thamrin Jakarta.
R.A. Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah, putri mendiang R. Soeharto, mengaku berterimakasih kepada pemerintah atas anugerah gelar pahlawan tersebut. Ketua DPP PPP ini berharap, penganugerahan itu bisa menginspirasi generasi muda agar bisa melanjutkan perjuangan dan pemikiran R. Soeharto.
“Kami sangat berterimakasih, karena ini merupakan bentuk apresiasi atas pemikiran dan pemikiran mendiang ayahanda kami,” tutur Arsitek yang juga Wakil Ketua Umum Iwapi ini.
“Semoga dengan pemberian Gelar Pahlawan ini, kita bisa melanjutkan perjuangan dan pemikiran R. Soeharto,” jelas Dewan Pembina Asosiasi Marketing Communication Indonesia.
Untuk diketahui, selain R. Soeharto, empat tokoh lainnya yang mendapat gelar Pahlawan Nasional adalah, KGPAA Paku Alam VIII (DIY), dr R Rubini Natawisastra (Kalbar), H Salahuddin bin Talabuddin (Maluku Utara), KH Ahmad Sanusi (Jawa Barat).

Baca Juga :   Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana
Atti K.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Humaniora

Dukung Inisiasi Regulasi BPOM Untuk Pastikan Produk Kemasannya Bebas Risiko BPA

Published

on

By

Galon air minum kemasan. SHUTTERSTOCK

Telegraf – Terkait regulasi pelabelan risiko Bisfenol A atau BPA, Produsen Air Minum kemasan PT Tirta Fresindo Jaya mendukung inisiasi pelabelan tersebut.

Mempriortaskan kesehatan masyarakat dengan pelabelan, itu berarti produk air kemasan aman sehat dan berkualitas.

“Sebagai perusahaan nasional, kami percaya sepenuhnya dan mendukung langkah BPOM, sebagai otoritas keamanan pangan tertinggi di Indonesia, dalam menjaga dan memastikan keamanan dan mutu produk pangan olahan yang beredar luas di masyarakat, termasuk dalam soal pelabelan risiko BPA. Terlebih lagi bila semua regulasi dibuat atas dasar kesehatan dan keselamatan konsumen, sebagai pelaku insustri, kami jelas akan mendukung dan patuh,” kata Public Relations Manager PT Tirta Fresindo Jaya, Yuna Kristina, di Jakarta, Senin, (13/6)

Yuna menyebutkan , risiko BPA pada dasarnya telah menjadi sumber keprihatinan publik dunia. Di banyak negara, utamanya di Eropa, otoritas keamanan pangan mengadopsi pengaturan ketat terkait BPA, termasuk label risiko pada kemasan, untuk mengedukasi konsumen akan risiko bahan kimia tersebut pada kesehatan publik.

“Kami yakin, sebelum mengeluarkan revisi regulasi tersebut, BPOM telah melakukan kajian yang komprehensif dengan banyak pakar, termasuk dengan pakar kesehatan dan akdemisi,” tuturnya.

Berdasarkan draft peraturan pelabelan yang disusun BPOM, jenis galon yang beredar luas di masyarakat tersebut wajib membubuhkan label peringatan Berpotensi Mengandung BPA kurun tiga tahun sejak peraturan disahkan. Kekecualian berlaku bagi produsen yang mampu memperlihatkan hasil laboratorium yang menunjukkan level deteksi BPA pada kemasannya di bawah ambang yang ditetapkan BPOM.

Baca Juga :   Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana

Data mutakhir Badan Pengawas Obat dan Makanan mengungkap 96% galon bermerek yang beredar luas di masyarakat dari jenis plastik polikarbonat. Hanya 3,6% galon air minum kemasan yang menggunakan kemasan PET.

Menurut Deputi Pengawasan Pangan BPOM, Rita Endang, level migrasi BPA pada galon polikarbonat yang beredar luas di masyarakat “sudah sangat mengkhawatirkan”, berdasarkan hasil uji komprehensif pada fasilitas produksi dan distribusi air kemasan kurun 2021-2022.

Karena itulah, menurut Rita, pemerintah menganggap perlu memprioritaskan pelabelan risiko BPA pada galon polikarbonat untuk melindungi dan mengedukasi publik luas serta untuk menghindarkan pemerintah dan kalangan produsen dari kemungkinan munculnya gugatan hukum terkait kesehatan produk air kemasan di masa datang.[]

 

Atti K.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Humaniora

Aneka Sampah Plastik Paling Banyak Cemari Laut

Published

on

By

Tak beres dikelola di darat, banyak sampah plastik akhirnya meluncur ke lautan. Sampah-sampah ini tentu saja membahayakan hewan laut dan ekosistem secara keseluruhan. DBS

Telegraf – Seth Van Doorn perwakilan Uni Eropa untuk Indonesia dan sekaligus Project Manager Foreign Policy Instruments European Union mengatakan 60-90% dari sampah yang tercecer di laut adalah sampah plastik, utamanya sedotan plastik, minuman gelas dan kantong plastik.

“Sekitar 60-90% dari sampah yang tercecer di laut adalah sampah plastik, utamanya sedotan plastik, minuman gelas dan kantong plastik,” ungkap Seth Van Doorn dalam sesi Dialog Nasional Pengurangan Sampah oleh Produsen di Jakarta, pekan lalu.

Ia mengungkapkan bahwa banyakya sampah plastik yang mencemari laut ini diakibatkan oleh sistem pengolahan sampah belum cukup efektif sehingga menekan volume sampah plastik di perairan laut.

Ia juga meyebutkan bahwa di Indonesia sampah air minum kemasan gelas dan botol termasuk yang berkontribusi signifikan pada polusi sampah plastik di laut.

Data yang diolah berbagai sumber menunjukkan produksi air minum kemasan gelas mencapai 10,4 miliar kemasan gelas setiap tahunnya dengan timbulan sampah 46 ribu ton, atau hampir sepertiga dari total timbulan sampah industri air kemasan bermerek. Jumlah timbulan sampah itu belum menghitung timbulan sampah sedotan plastik, ‘komplemen’ dalam penjualan air minum gelas, yang notabene lebih mudah tercecer di lingkungan. Pada segmen ini, market leader industri air kemasan berkontribusi pada timbunan 5.300 ton sampah gelas plastik.

Menghadapi ancaman sampah plastik tersebut, pemerintah bergegas meluncurkan strategi pengurangan sampah plastik nasional. Dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen, pemerintah mendorong produsen di bidang manufaktur, jasa makanan dan minuman serta industri ritel untuk menyetor road map pemangkasan 30% volume sampah per Desember 2029.

Baca Juga :   Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana

Sejauh ini tercatat baru 33 perusahaan yang telah mengirimkan dokumen yang memuat data komitmen pengurangan sampah plastik hingga 2029.

Dikesempatan yang sama Kepala Subdirektorat Tata Laksana Produsen, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ujang Solihin Sidik, mengakui berbagai kesulitan yang dihadapi pemerintah terkait adopsi peta jalan pengurangan sampah. Dia juga mengungkap dilema terkait problematic packaging, barang konsumsi yang peredarannya masif, semisal saset, yang sifatnya hanya dipakai sekali dan kurang bernilai ekonomis untuk didaurulang.

“Peraturan itu berlaku untuk semua level produsen, baik besar maupun kecil. Namun dalam implementasinya, target utamanya adalah perusahaan-perusahaan besar karena merekalah kontributor terbesar sampah plastik,” katanya.

Atti K.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Humaniora

Balitbang Hukum dan Ham Lakukan Transformasi Sosialisasi Melalui OPini

Published

on

By

Photo Credit :Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami (depan kanan

Telegraf – pandemi Covid 19 merubah segalannya dari tatanan kehidupan dan juga pla kerja. Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Ham (Balitbang) lakukan transformasi terkait sosialisasi yang sifatnya konvensional/tatap muka, menjadi sosialisasi partisipatif yang memanfaatkan teknologi yaitu melalui daring dengan Obrolan Peneliti (OPini) yang memasuki edisi ke 17.

Hal itu di ungkapkan oleh Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami dalam agenda media gatering di kantornya di Jakarta (31/5).

“Momentum pandemi menjadi dasar balitbang Hukum dan Ham untuk melakukan transformasi dari konvensional menjadi digital. Sejak mei 2020 kita sudah menjalin peserta, yang tidak hanya stakeholder, praktisi ,mahasisa, akademisi dan masyarakat umum bisa melihat apa yang dihasilkan oleh temen temen peneliti sekaligus menghadirkan berbagai narasumber untuk memberikan masukan apakah rekomendasi yang di susun oleh temen temen peeliti ini tepat atau perlu menyempurnaan,” tuturnya.

Sri Puguh mengungkapkan bahwa hingaa saat ini ( akhir Mei) OPini sudah memasuki edisi ke 17 dengan mengangkat tema “Peran Nyata Perempuan dalam Agenda G20: Pembangunan Ekonomi melalui Teknologi”. dengan meghadirkan Nevey Varida A., SH, MH (Peneliti Balitbang Hukum dan HAM), Dr. Femmy Eka Kartika Putri, M.Psi (Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng, M.Eng (Profesor Riset Bidang Teknologi Proses Elektrokimia Badan Riset dan Inovasi Nasional).

Lanjutnya OPini ke 17 mengangkat tema “Peran Nyata Perempuan dalam Agenda G20: Pembangunan Ekonomi melalui Teknologi”. Tema ini digagas untuk merespon salah satu agenda utama Presidensi Indonesia dalam forum G20 yaitu transformasi ekonomi digital. Pemerintah Indonesia mengajak pemimpin negara dalam forum G20 untuk membangun ekonomi yang inklusif dengan cara memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Data dari Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa 64,5% pemilik UMKM adalah perempuan. Ini menjadi potensi yang besar untuk meningkatkan peran nyata perempuan dalam pemulihan ekonomi dunia.

Baca Juga :   Ringankan Beban Korban Gempa Cianjur Tim Permata Sanny Peduli Turun Langsung ke Titik Bencana

Sri Puguh juga menyebutkan bahwa menurut data SurveI Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2019 menyebut kalau akses internet untuk kaum perempuan secara konsisten mengalami kesenjangan selama periode 2016 hingga 2019.

Melaui OPini ia berharap bagaimana pemberdayaan perempuan lewat pemajuan akses terhadap teknologi mampu meningkatkan ketangguhan perempuan di masa pandemi.

Atti K.

Bagikan Artikel
Continue Reading

Lainnya Dari Telegraf

close