Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Call Name Bank DKI Menjadi Bank Jakarta, Gubernur: Representasi Identitas Kota dan Aspirasi Baru
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Call Name Bank DKI Menjadi Bank Jakarta, Gubernur: Representasi Identitas Kota dan Aspirasi Baru

Atti K. Minggu, 22 Juni 2025 | 16:01 WIB Waktu Baca 6 Menit
Bagikan
Photo Credit : Tok! Call Name Bank DKI Menjadi Bank Jakarta/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengubah call name Bank DKI menjadi Bank Jakarta, seiring peluncuran identitas baru lembaga keuangan daerah tersebut dalam rangka HUT ke-498 Kota Jakarta. Pengumuman dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam acara rebranding nama dan logo yang digelar di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan.
Perubahan nama ini disebut sebagai bagian dari transformasi menyeluruh PT Bank DKI, termasuk persiapan menghadapi regulasi baru serta langkah strategis menuju penawaran saham perdana (IPO). “Nama ini bukan hanya singkat dan kuat, tetapi juga membawa aspirasi kolektif warga Jakarta untuk memiliki bank yang mencerminkan identitas kota,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan bahwa pemilihan nama Bank Jakarta didasarkan pada resonansi kuat nama Jakarta di tingkat nasional dan internasional. “Brand Jakarta sudah dikenal luas dan bersifat universal. Ini mencerminkan positioning baru bank daerah yang siap bersaing di level regional,” lanjutnya.
Acara peluncuran turut dihadiri oleh sejumlah pejabat regulator, termasuk Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, serta jajaran BUMD dan mitra strategis lainnya.
Selain nama baru, Bank DKI juga memperkenalkan logo baru bergaya modern. Gubernur Pramono menyebut desain tiga garis diagonal tanpa lingkaran pembatas sebagai “simbol aspirasi tanpa batas”, dengan elemen visual menyerupai api Monas yang menjulang. “Logo ini merepresentasikan semangat pertumbuhan dan keberlanjutan,” ujarnya.
Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa rebranding tidak hanya menyangkut tampilan luar. Ia menyebut perubahan ini sebagai bagian dari transformasi mendalam, mencakup penguatan tata kelola, digitalisasi layanan, peningkatan sistem keamanan siber, dan strategi bisnis yang lebih terintegrasi. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa ini bukan perubahan kosmetik,” tegas Agus.
Peluncuran dilakukan di ruang publik yang dinilai inklusif dan merepresentasikan kedekatan Bank Jakarta dengan masyarakat. “Taman Literasi dipilih karena mencerminkan ruang yang hidup dan membangun,” ujar Agus.
Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa penggunaan call name dan logo baru akan diberlakukan secara bertahap selama masa transisi. “Identitas lama masih digunakan sementara, dan seluruh layanan hukum dengan nasabah tetap berjalan normal,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan perubahan identitas bank. “Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi Bank dan Call Center 1500 351,” ujarnya.
Perubahan call name ini diharapkan menjadi langkah awal bagi institusi keuangan daerah tersebut untuk memperkuat peran dan relevansinya dalam ekosistem ekonomi kota serta menghadirkan tata kelola yang lebih adaptif di era pasca-Ibu Kota Negara.
— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengubah call name Bank DKI menjadi Bank Jakarta, seiring peluncuran identitas baru lembaga keuangan daerah tersebut dalam rangka HUT ke-498 Kota Jakarta. Pengumuman dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam acara rebranding nama dan logo yang digelar di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Mulai Maret 2026 Pertamina Siap Pasok Solar ke SPBU Swasta

Perubahan nama ini disebut sebagai bagian dari transformasi menyeluruh PT Bank DKI, termasuk persiapan menghadapi regulasi baru serta langkah strategis menuju penawaran saham perdana (IPO). “Nama ini bukan hanya singkat dan kuat, tetapi juga membawa aspirasi kolektif warga Jakarta untuk memiliki bank yang mencerminkan identitas kota,” ujar Pramono.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan nama Bank Jakarta didasarkan pada resonansi kuat nama Jakarta di tingkat nasional dan internasional. “Brand Jakarta sudah dikenal luas dan bersifat universal. Ini mencerminkan positioning baru bank daerah yang siap bersaing di level regional,” lanjutnya.

Acara peluncuran turut dihadiri oleh sejumlah pejabat regulator, termasuk Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, serta jajaran BUMD dan mitra strategis lainnya.

Selain nama baru, Bank DKI juga memperkenalkan logo baru bergaya modern. Gubernur Pramono menyebut desain tiga garis diagonal tanpa lingkaran pembatas sebagai “simbol aspirasi tanpa batas”, dengan elemen visual menyerupai api Monas yang menjulang. “Logo ini merepresentasikan semangat pertumbuhan dan keberlanjutan,” ujarnya.

Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menegaskan bahwa rebranding tidak hanya menyangkut tampilan luar. Ia menyebut perubahan ini sebagai bagian dari transformasi mendalam, mencakup penguatan tata kelola, digitalisasi layanan, peningkatan sistem keamanan siber, dan strategi bisnis yang lebih terintegrasi. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa ini bukan perubahan kosmetik,” tegas Agus.

Peluncuran dilakukan di ruang publik yang dinilai inklusif dan merepresentasikan kedekatan Bank Jakarta dengan masyarakat. “Taman Literasi dipilih karena mencerminkan ruang yang hidup dan membangun,” ujar Agus.

Sekretaris Perusahaan PT Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa penggunaan call name dan logo baru akan diberlakukan secara bertahap selama masa transisi. “Identitas lama masih digunakan sementara, dan seluruh layanan hukum dengan nasabah tetap berjalan normal,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan perubahan identitas bank. “Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi Bank dan Call Center 1500 351,” ujarnya.

Perubahan call name ini diharapkan menjadi langkah awal bagi institusi keuangan daerah tersebut untuk memperkuat peran dan relevansinya dalam ekosistem ekonomi kota serta menghadirkan tata kelola yang lebih adaptif di era pasca-Ibu Kota Negara.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Photo Credit: Penjual rokok asongan. REUTERS
Bersiaplah Purbaya Bakal Legalkan Peredaran Rokok Ilegal
Waktu Baca 2 Menit
Armada truk yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Pertamina meninggalkan depo Plumpang di Jakarta Utara. (FILE/JP))
Mulai Maret 2026 Pertamina Siap Pasok Solar ke SPBU Swasta
Waktu Baca 5 Menit
Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Pemerintah dinilai perlu memprioritaskan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam pemulihan ekonomi. Hal ini karena sektor UMKM bisa memberikan efek berganda atau multiplier effect kepada masyarakat, termasuk dalam menciptakan permintaan. VOI/Angga Nugraha
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan Untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO

Waktu Baca 3 Menit

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK Raih Predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Keseimbangan Energi Jadi Kunci Ketahanan Nasional, Migas dan EBT Harus Berjalan Beriringan

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transisi Energi Terkendala Infrastruktur, Pemanfaatan EBT Masih di Bawah Target

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK: Aset Perbankan Syariah Tembus Rekor Tertinggi, Lampaui Rp1.028 Triliun pada Oktober 2025

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK Terapkan Perlakuan Khusus Kredit Untuk Korban Bencana Aceh, Sumut dan Sumbar

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

OJK Resmikan Kantor Provinsi Maluku Utara, Perkuat Pengawasan Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tegaskan Pentingnya Penjaminan Polis untuk Stabilitas Industri Asuransi

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?