Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia: BTN dan Pemerintah Kolaborasi Mewujudkan Rumah Layak Bagi Guru
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
EkonomikaEntertainment

Peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia: BTN dan Pemerintah Kolaborasi Mewujudkan Rumah Layak Bagi Guru

Atti K. Selasa, 25 Maret 2025 | 17:30 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit : Peluncuran Program Rumah untuk Guru Indonesia: BTN dan Pemerintah Kolaborasi Mewujudkan Rumah Layak Bagi Guru/Doc/Ist
Bagikan

Telegraf – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) resmi meluncurkan Program Rumah untuk Guru Indonesia. Program ini merupakan inisiatif lintas sektor untuk membantu para guru di seluruh Indonesia memperoleh rumah yang layak dan terjangkau.

Peluncuran program ini diresmikan dengan akad kredit serentak yang digelar di delapan kota besar, yakni Bogor, Banda Aceh, Medan, Pontianak, Makassar, Bangkalan, Kupang, dan Jayapura. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti, serta Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti hadir dalam acara tersebut. BTN ditunjuk sebagai bank pelaksana tunggal dalam program ini setelah serangkaian pertemuan antara kementerian dan lembaga terkait pada 7 Februari 2025.

Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan, program ini bertujuan memberikan akses rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk para guru. “Kami akan mengalokasikan 20.000 unit untuk guru, serta untuk berbagai profesi lain seperti tenaga kerja Indonesia, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Dengan bantuan BPS, kami dapat memastikan rumah subsidi ini tepat sasaran,” ujar Maruarar.

Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti menambahkan, kualitas sumber daya manusia, khususnya guru, menjadi kunci dalam pembangunan pendidikan. Ia berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan guru. “Kami ingin agar para guru yang belum memiliki rumah dapat memiliki hunian yang layak, sehingga mereka bisa bekerja lebih baik,” kata Abdul.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan peran penting BPS dalam menyediakan data yang akurat untuk kelancaran program ini. “Kami mengumpulkan dan mengolah data guru yang disediakan oleh Dikdasmen, kemudian mencocokkannya dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan program ini mencapai sasaran yang tepat,” jelas Amalia.

Baca Juga :  PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyatakan dukungannya terhadap pemenuhan kebutuhan rumah bagi MBR. “Kami berkomitmen mengawal 20.000 unit kuota untuk guru tahun ini agar hanya mereka yang berhak yang mendapatkan fasilitas KPR Subsidi,” ujar Heru.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan bahwa BTN berkomitmen untuk mendukung program ini agar terus berkembang. “Kami berharap pada tahun depan program ini dapat diperluas untuk mencakup guru-guru dari berbagai organisasi seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan swasta. Program ini sudah banyak diminati oleh para guru yang membutuhkan rumah layak huni,” ujar Nixon.

Nixon menargetkan bahwa pada 2025, BTN dapat menyalurkan 20.000 unit rumah subsidi bagi guru-guru di seluruh Indonesia dengan total pembiayaan sekitar Rp3,4 triliun. Program ini akan menggunakan skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk guru non-PNS dan KPR Tapera untuk guru PNS, dengan bunga tetap 5% dan uang muka minimal 1%.

Sebagai tahap awal, BTN menggelar akad kredit serentak pada 25 Maret 2025 untuk 300 debitur, baik secara onsite maupun online. “Kami bekerja sama dengan Kementerian Dikdasmen untuk verifikasi data guru yang memenuhi syarat. Program ini akan diterapkan secara nasional,” ujar Nixon.

Dengan program ini, BTN berkomitmen terus mendukung sektor pendidikan. Sejak 2021, BTN telah menyalurkan lebih dari 22.000 unit rumah bagi tenaga pendidik. Pada tiga bulan pertama tahun ini, sebanyak 1.507 unit rumah telah disalurkan kepada tenaga pendidik.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Bidik Produksi Hingga 2,105 Juta Ton, Alokasi Kargo Tunggu Arah Pemerintah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DSLNG Raih PROPER Hijau 2026, Dorong Efisiensi dan Nilai Ekonomi Berkelanjutan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Ekspor Perdana STRK ke Singapura, Perusahaan Bidik Diversifikasi Pendapatan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

LPS Tuntaskan 100% Pelaporan SPT dan LHKPN 2025 Tepat Waktu

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Ubah Persepsi Publik, Tak Lagi Sekadar Bank KPR

Waktu Baca 4 Menit
PROPAMI
Ekonomika

PROPAMI Gelar Serial Ramadhan Talkshow 2026 Bahas Profesi Penasehat Investasi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?