Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Prioritaskan Alur Kerja Bisnis Bernilai Tinggi Percepat Transformasi Digital
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Prioritaskan Alur Kerja Bisnis Bernilai Tinggi Percepat Transformasi Digital

Yuliana Senin, 25 Januari 2021 | 23:15 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Transformasi Digital
Bagikan

Telegraf – Kofax®, pemasok perangkat lunak Automasi Cerdas terkemuka untuk transformasi alur kerja secara digital, hari ini mengumumkan Bagian 3 dari Intelligent Automation Benchmark Study (Penelitian Tolok Ukur Automasi Cerdas) berupa makalah kepemimpinan pemikiran yang disusun Forrester Consulting berdasarkan penugasan Kofax. Seiring percepatan inisiatif transformasi digital yang dilakukan berbagai perusahaan akibat pandemi global, para pimpinan bisnis harus semakin selektif memutuskan proyek automasi mana yang akan didanai. Menurut penelitian tersebut, kesimpulannya jelas: automasi alur kerja yang memiliki “DNA” inteligensi dokumen, orkestrasi proses, dan sistem terkoneksi akan menghasilkan imbal hasil (ROI) paling maksimal.

“Perusahaan yang ingin tetap relevan dan kompetitif di era ekonomi digital gencar berinvestasi pada platform automasi kode rendah untuk mentransformasi operasional internal dan interaksi dengan pelanggan secara digital,” ungkap Chris Huff, Chief Strategy Officer Kofax. “Industri yang sukses akan memanfaatkan automasi dengan berfokus pada hasil dan pengalaman yang mampu menambah kapasitas perusahaan, mendorong efisiensi operasional, memberdayakan karyawan, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.”

Ketika diminta mengurutkan use case teknologi automasi dari yang paling penting, jawaban teratas responden adalah yang melibatkan inteligensi dokumen. Use case ini meliputi alur kerja yang dapat menyerap, mengklasifikasi, dan mengekstrak konten tidak berstruktur dari dokumen dan sumber lain, lalu mengubahnya menjadi wawasan data yang dapat ditindaklanjuti untuk pemrosesan lebih lanjut. Use case yang dimaksud adalah:

  • Automasi Proses Robotik (RPA) – 61%
  • Kecerdasan Buatan (AI)/pembelajaran mesin – 43%
  • Automasi Proses Digital (DPA) – 40%

Responden juga menyatakan mereka memprioritaskan kapabilitas automasi yang difokuskan pada orkestrasi proses untuk memastikan keberhasilan manajemen tenaga kerja digital secara berkelanjutan pada skala yang dibutuhkan. Dikutip dari penelitian tersebut, orkestrasi proses yang paling banyak dibutuhkan adalah kemampuan untuk:

  • Memitigasi gangguan proses automasi akibat perubahan pada sistem dan aplikasi terkoneksi yang mendasarinya – 35%
  • Memusatkan analitik terkait produktivitas tenaga kerja digital dan seluruh teknologi automasi yang digunakan, termasuk pemanfaatannya dalam perusahaan – 28%
  • Mengorkestrasi solusi dari berbagai vendor secara terpusat – 20%
Baca Juga :  Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Responden penelitian juga memprioritaskan alur kerja yang bergantung pada sistem terkoneksi —yaitu kemampuan untuk menghubungkan pekerja manusia, pekerja digital, sistem, data, dan aplikasi. Secara khusus:

  • 54% responden lebih memilih platform automasi dengan solusi pelengkap yang sudah terintegrasi satu sama lain dan/atau solusi eksternal
  • 61% responden menginginkan vendor automasi memiliki ekosistem yang kuat termasuk lokapasar dan/atau komunitas.

Ketika ditanya mengenai jenis alur kerja spesifik yang diautomasi, jawaban responden terbagi menjadi tiga kategori use case utama, yaitu keterlibatan pelanggan, keuangan, dan operasional. Contoh alur kerja dalam tiga kategori ini adalah:

  • Automasi Tagihan
  • Automasi Utang Dagang
  • Pemprosesan Rekening Koran
  • Pendaftaran Pelanggan Baru 
  • Pemprosesan Pinjaman
  • Pemprosesan Klaim
  • Ruang Surat Digital
  • Pengelolaan Keamanan Dokumen
  • Pemrosesan Transaksi

Penelitian Tolok Ukur Automasi Cerdas Kofax disusun berdasarkan survei tahun 2020 atas 450 pengambil keputusan di bidang AI dan automasi, serta 450 kontributor perorangan di Amerika Utara, Australia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Jepang, Singapura, Swedia, dan Inggris. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai kondisi automasi perusahaan saat ini.


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit
Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber
Waktu Baca 2 Menit
Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba
Waktu Baca 2 Menit
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit
Waktu Baca 2 Menit

‘Lihatlah Sedalam-Dalamnya’ Dalam Perjalanan Hidup R.B. Setiawanta

Waktu Baca 4 Menit

Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Waktu Baca 5 Menit

Bareng DPR, Komdigi Perkuat Kolaborasi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Technology

Literasi Digital Adalah Bentuk Nyata Bela Negara di Era Modern

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Technology

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit
Dokumen Digital Palsu
Technology

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit
Fina Asriani
Technology

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?