Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ada Apa Di Balik Upaya Mozilla Rebranding Firefox?
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Ada Apa Di Balik Upaya Mozilla Rebranding Firefox?

Telegrafi Sabtu, 3 November 2018 | 19:00 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Rebranding merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh merek. Ada banyak alasan merek ini melakukan rebranding. Salah satunya untuk mempertegas positioning-nya lagi di pasar. Hal yang sama dilakukan Mozilla. Perusahaan ini meluncurkan Firefox Rocket November lalu di Jakarta. Peramban yang dirancang secara spesifik untuk melayani pengguna smartphone di Indonesia, sudah semakin dikenal dalam hal kecepatan, ukuran aplikasi yang kecil dan kemampuannya untuk memberikan pengalaman peramban yang hemat data.

Untuk merayakan ulang tahun pertamanya, Kamis (01/11/2018) lalu, Mozilla mengumumkan bahwa Firefox Rocket resmi berubah nama menjadi Firefox Lite. Perusahaan juga akan menjalin kerja sama dengan ExpressVPN, pemimpin global dalam layanan VPN (virtual private network), untuk menyediakan pengalaman berselancar yang lebih aman bagi para pengguna di Asia.

“Dengan lebih dari 130 juta pengguna smartphone, Indonesia tentunya merupakan salah satu pasar penting untuk mewujudkan misi Mozilla,” kata Joe Cheng, Head of Product Mozilla Asia.

“Kami sudah melakukan beberapa penelitian untuk lebih memahami kebutuhan dan keinginan dari pengguna smartphone di Indonesia, dan kami juga merancang Firefox Lite berdasarkan hasil penelitian tersebut. Tentunya kami semua di Mozilla sangat gembira untuk bisa menyaksikan bagaimana peramban ini mendapatkan sambutan dan reaksi yang sangat positif dari para pengguna selama setahun terakhir,” katanya.

Berdasarkan data internal Mozilla, Firefox Lite telah menghemat lebih dari 4,000 jam (kurang lebih 166 hari/5 bulan) waktu pengguna sejak Firefox Lite diluncurkan. Mozilla juga memberikan estimasi bahwa mode Turbo dari Firefox Lite, yang dapat digunakan untuk memblokir konten pihak ketiga seperti iklan di halaman web, telah menghemat lebih dari 25,000 jam (lebih dari tiga tahun) waktu pengguna selama satu tahun terakhir. Tidak heran jika Firefox Lite adalah salah satu peramban dengan nilai rating tertinggi (4.6 bintang) di Google Play Store, bahkan lebih tinggi dari peramban lain yang cukup populer di Indonesia.

Baca Juga :  Komdigi dan DPR RI Kembali Perkuat Sistem Pertahanan Semesta Digital

Ukuran dari Firefox Lite kurang dari 3,5MB, atau hanya 10% dari ukuran sebagian besar peramban yang ada di pasaran. Karena ukuran aplikasi yang ringan, pengguna dapat terus menggunakan update terbaru dari Firefox Lite tanpa harus khawatir akan penggunaan data yang besar. Hal ini juga sangat penting untuk pasar seperti Indonesia, mengingat hampir setengah (46%) dari pengguna internet seluler di negara ini tidak menggunakan layanan broadband (3G/4G) seperti yang tertera di laporan We Are Social versi tahun ini.

Untuk mempermudah semakin banyak pengguna smartphone menjelajahi dunia web, Mozilla terus melakukan investasi untuk memperkuat lini produk sekaligus membangun kemitraan strategis di Asia. Hari ini, Mozilla juga mengumumkan kerjasama dengan ExpressVPN di wilayah Asia.

“Kami bangga dapat melihat pesatnya tingkat pengadopsian Firefox Lite dan juga untuk bisa memberikan pengalaman berselancar aman menggunakan ExpressVPN. Kami melihat VPN sebagai alat penting untuk mewujudkan keamanan dan privasi berinternet. Melalui kemitraan ini, kami dapat mewujudkan pengalaman penggunaan smartphone yang lebih baik lagi,” ujar Charles P.C Chen, Head of Business Development, Mozilla Asia.

Mozilla bertujuan untuk membentuk internet sebagai sumber daya masyarakat dunia, dan juga terbuka dan aman untuk masyarakat Indonesia. Kini, para pengguna di Indonesia dapat menikmati masa uji coba di ExpressVPN secara eksklusif selama tujuh hari dengan gratis di smartphone Android mereka. (Red)


Photo Credit : Getty Images

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Hacking Hackers
Komdigi dan DPR RI Kembali Perkuat Sistem Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Pemerintah Dorong Ruang Digital Aman Demi Cetak Generasi Emas 2045
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Literasi Digital, DPR Bareng Komdigi Bahas Bahaya Judi Online
Waktu Baca 2 Menit
Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia
Waktu Baca 4 Menit
Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo
Waktu Baca 12 Menit

Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan

Waktu Baca 4 Menit

Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global

Waktu Baca 9 Menit

Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative

Waktu Baca 3 Menit

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Technology

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Literasi Digital Adalah Bentuk Nyata Bela Negara di Era Modern

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Technology

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?