Jasa Hotel dan Tingkat Hunian Kamar Libur Akhir Tahun Capai 75 Persen

“Salah satu yang juga mendukung hunian hotel yaitu kegiatan yang diselenggarakan pemerintah di daerah sehingga kami tentu sangat mendukung rangkaian acara yang dilaksanakan,”

Jasa Hotel dan Tingkat Hunian Kamar Libur Akhir Tahun Capai 75 Persen


Telegraf, Padang – Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat tingkat pemesanan kamar hotel untuk libur akhir tahun 2016 di daerah itu sudah mencapai 75 persen.

Ketua PHRI setempat, Vina Kumala di Bukittinggi, Sabtu (17/12), mengatakan perkiraan tersebut hingga minggu ini di 34 hotel yang tercatat aktif sebagai anggota PHRI Bukittinggi.

Ia menyebutkan untuk pemesanan kamar dari luar daerah masih didominasi oleh wisatawan dari provinsi Riau, Jambi dan Sumatera Utara.

“Sebenarnya ini masih di bawah perkiraan kami karena biasanya minggu ke dua Desember pemesanan kamar untuk libur Natal dan Tahun Baru sudah sampai 90 persen,” katanya.

Menurutnya hal itu disebabkan karena dua hari libur itu jatuh bertepatan dengan hari Minggu sehingga mempengaruhi kunjungan wisatawan.

“Namun kami berharap jelang akhir tahun nanti tingkat hunian hotel meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya hingga 100 persen. Ditambah sejumlah kegiatan memperingati Hari Jadi Kota (HJK) yang diselenggarakan pemkot setempat diharapkan meningkatkan kunjungan ke Bukittinggi. PHRI juga terlibat aktif dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menerangkan PHRI selain ikut memeriahkan juga memberikan dukungan dalam sosialisasi sejumlah kegiatan yang diselenggarakan kepada tamu-tamu hotel dan bantuan makanan dalam acara Bukittinggi “Marandang”.

“Salah satu yang juga mendukung hunian hotel yaitu kegiatan yang diselenggarakan pemerintah di daerah sehingga kami tentu sangat mendukung rangkaian acara yang dilaksanakan,” kata dia.

Sementara pemerintah daerah setempat menggelar sejumlah kegiatan yang telah dimulai sejak akhir November hingga 26 Desember 2016 untuk memeriahkan peringatan ke-232 HJK.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) setempat, Emil Anwar menyebutkan kegiatan itu di antaranya Makan “Bajamba”, Bukittinggi Berhijab, Bukittinggi “Marandang”, Lomba Burung Berkicau, Pacu Kuda dan lainnya.

“Ada banyak kegiatan bidang seni dan budaya hingga kuliner yang dilaksanakan. Melalui promosi yang dilakukan dengan memasang informasi kegiatan di lokasi-lokasi strategis dan media sosial, kami harap akan mengundang wisatawan datang dan bermalam di Bukittinggi,” katanya. (Red)

Photo credit : Shutterstock


KBI Telegraf

close