Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca IAS Luncurkan “Context Control” Penayangan Iklan Digital
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

IAS Luncurkan “Context Control” Penayangan Iklan Digital

Rina C. Latuperissa Rabu, 26 Agustus 2020 | 02:05 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
IAS Luncurkan Context Control Penayangan Iklan Digital
Bagikan

Telegraf, Integral Ad Science (IAS), pemimpin global di sektor verifikasi iklan digital, pada hari ini meluncurkan “Context Control”, rangkaian solusi IAS yang terbaru dan modern untuk aspek brand safety & suitability.

Rangkaian solusi Context Control kini dilengkapi teknologi semantik yang canggih untuk verifikasi iklan digital. Dengan demikian, solusi ini memberikan akurasi dan rincian yang luar biasa dalam klasifikasi konten daring. Klasifikasi konten terbaik dapat menghasilkan presisi dan skala pada jenjang yang baru bagi kalangan pemasar yang menginginkan keterkaitan konten dengan kampanye periklanan digital.

Lebih lagi, Context Control melengkapi pengiklan dengan fitur-fitur penyasaran kontekstual (contextual targeting)yang sesuai kebutuhan dan telah dikurasi. Sejumlah fitur ini dibuat berdasarkan sederet aspek kontekstual seperti content sentiment dan klasifikasi emosi yang mendasarinya—fitur-fitur unggulan yang belum banyak ditawarkan solusi lain. Solusi terdepan ini memberikan pemahaman semantik yang tepat hingga pada jenjang laman situs (page-level context). Hasilnya, pengiklan mampu memilah skenario homonim yang sulit dilakukan keyword blocking (hal ini pula yang membedakan konten “gunshot” dan “basketball shot”). Menurut kajian independen yang dilakukan Ozone, teknologi semantik yang dipatenkan IAS terbukti 42% lebih akurat ketimbang solusi lain di industri.

“Pemasar selalu terlibat dalam persaingan ‘menang-kalah’ (zero-sum) dengan kompetitornya dalam menemukan impresi terbaik dan paling efektif untuk kampanye periklanan,” ujar Tony Marlow, CMO, IAS. “Solusi Context Control IAS mengubah seluruh hal bagi pengiklan yang menginginkan daya saing guna mewujudkan kekuatan konteks dalam kampanye periklanan.”

Di sisi lain, teknologi mutakhir ini membantu penerbit media yang ingin menggolongkan dan memaketkan konten secara lebih strategis. Dengan demikian, mereka mampu memonetisasi page impression secara lebih tepat, dan memiliki rangkaian konteks yang lebih lengkap demi memenuhi target kliennya.


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia
Waktu Baca 4 Menit
Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo
Waktu Baca 12 Menit
Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan
Waktu Baca 4 Menit
Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global
Waktu Baca 9 Menit
Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative
Waktu Baca 3 Menit

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026

Waktu Baca 2 Menit

Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung

Waktu Baca 4 Menit

Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik

Waktu Baca 4 Menit

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Technology

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Literasi Digital Adalah Bentuk Nyata Bela Negara di Era Modern

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Komdigi dan DPR RI Tekan Laju Judi Online Melalui Literasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Sinergi Teknologi dan Masyarakat Jadi Kunci Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Indonesia berada dalam fase penting menuju adopsi AI yang lebih matang. Investasi digital meningkat, kebutuhan enterprise berkembang, dan kesadaran akan pentingnya infrastruktur mulai tumbuh.
Technology

Membangun Fondasi AI dari Lapisan Paling Krusial: Pendekatan Panduit untuk Infrastruktur Masa Depan

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?