Harga Rumah Rp500 Juta – 1 Miliar Jadi Top Demand Pasar Properti

"Sementara itu dari segi supply, ketersediaan sejumlah properti telah mencukupi yaitu sebesar 10,48% untuk tanah, 10,89% untuk apartemen, dan 7,26% untuk ruko."

Harga Rumah Rp500 Juta – 1 Miliar Jadi Top Demand Pasar Properti

Telegraf – Tim Analisis 99 Group Indonesia mencatat adanya kenaikan jumlah pencari properti secara online pada kuartal II/2020 dibandingkan kuartal sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama terjadi di Jakarta, Depok, dan Tangerang. Di sisi lain, permintaan untuk seluruh tipe properti yang sempat turun Maret lalu berubah naik saat memasuki Mei dan Juni 2020.

Kenaikan kunjungan pencarian properti dari April (kuartal II/2020) ke akhir kuartal III/2020 juga terlihat dari trafik pencarian di situs Rumah123. Bahkan, rata-rata pencarian properti di situs tersebut lebih besar dibandingkan pasokan yang ada.

Menurut data Tim Analisis 99 Group, Sawangan dan Alam Sutera merupakan area yang memiliki kenaikan demand tertinggi yaitu mencapai 80.83%.

CEO 99 Group Indoensia, Ming Hwee Cong mengemukakan, dari segi supply, Kelapa Gading dan Bintaro tercatat sebagai area dengan supply properti terbanyak.

“Di sisi lain, supply Citraland dan pantai Indah Kapuk tercatat naik paling besar di kuartal III/2020,” ungkapnya lewat keterangan tertulisnya.

Tim Analis 99 Group merekam bahwa properti harga kurang dari Rp300 juta dan rentang Rp500 juta – 1 miliar masih jadi top demand. Sementara itu supply tertinggi terdapat pada rentang harga Rp2 miliar – Rp5 miliar.

Rumah ternyata masih jadi tipe properti utama yang paling dicari masyarakat. Tim Analis 99 Group menemukan bahwa setelah rumah, tanah merupakan tipe properti top demand pada kuartal III/2020 dengan persentase 6,21%, diikuti apartemen (4,29%), ruko (2,99%), dan sisanya gudang, area komersial, serta kantor. Sementara itu dari segi supply, ketersediaan sejumlah properti telah mencukupi yaitu sebesar 10,48% untuk tanah, 10,89% untuk apartemen, dan 7,26% untuk ruko.

Tim Analis 99 Group juga mencatat bahwa pada kuartal III/2020 jumlah kunjungan pada situs Rumah123 mengalami tren kenaikan. Masyarakat dengan rentang usia 25 – 34 tahun masih mendominasi sebesar 28,02%, namun persentase pencari properti dengan rentang usia 45-54, 55-64, dan 65+ tahun ke atas mengalami kenaikan (QoQ).

Di sisi lain, pencarian properti di portal Rumah123 pada kuartal III/2020 dodiminasi oleh masyarakat yang berlokasi di Jakarta, Surabaya, Bandung, Depok, Makassar, Batam, Medan, Tangerang, Bekasi, dan Surakarta. Pada kuartal ini, persentase pencari properti dari Surakarta (Solo) naik pesat 66,58%.


Photo Credit: Pameran properti Real Estat Indonesia (REI). MI/Ramdani

 

Ishwari Kyandra