Ground Breaking, Pertaruhan Baru Invasi Hongkong Kingland di Indonesia

Ground Breaking, Pertaruhan Baru Invasi Hongkong Kingland di Indonesia

“Penjualan unit baru akan dilakukan akhir tahun ini,”

Ground Breaking, Pertaruhan Baru Invasi Hongkong Kingland di Indonesia


Telegraf, Jakarta – Tingginya minat pengembang asing di Indonesia sebagai indikator bisnis properti masih sangat menjanjikan. Hal ini ditandai dengan masuknya Kingland Group menggandeng Alfaland Group dalam mengembangkan Kingland Avenue. Hal ini ditandai dengan ground breaking tower pertama The Venetian.

Menurut Bambang Sumargono, Direktur Marketing Kingland Avenue, ground breaking ini merupakan awal pembangunan Kingland Avenue dengan tower pertamanya, The Venetian. Hal ini  sebagai wujud  komitmen agar dapat mendeliver unit ke seluruh konsumen tepat waktu.

Dengan dimulainya pembangunan apatermen 24 lantai (600 unit) ini diharapkan serah terima dapat dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2020.  Saat ini, penjualan tower The Venetian mendapatkan respons pasar yang sangat baik. Terbukti, unit-unitnya kini sudah terjuaI Iebih dari 70 persen.

Kingland Avenue merupakan kawasan berkonsep mixed-use integrated development yang terletak di Jl. Raya Serpong Km. 8 Tangerang. Banten. Lokasinya sangat strategis karena diapit oleh Alam Sutera, BSD, Gading Serpong. dan Tangerang Kota.

Proyek seniiai Rp 5 triliun yang dibangun diatas Iahan seluas 2,2 hektar ini, memiliki konsep 5 in 1 mixed use development yang terdiri dari apartemen, gedung perkantoran, condotel, commercial retail dengan landscape green lush garden yang berbeda dan dengan fasilitas bertaraf internasional.

Setelah The Venetian, The Fritz, yang merupakan tower kedua, juga akan segera dipasarkan. Rencananya dengan uang muka atau down payment (DP) 0 persen. The Fritz dijual denga harga mulai dari Rp 350 juta dan diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah. Apartemen 30 lantai ini diharapkan selesai 2021. “Penjualan unit baru akan dilakukan akhir tahun ini,” kata Bambang.

Bambang memperkirakan penjualan dari tower pertama sekitar Rp 600 miliar, tentunya untuk tower lain akan lebih besar mengingat jumlah unit dan waktu penjualan akan berbeda. Untuk tower kedua saja, jumlahnya sekitar 1.000 unit, dengan harga sekitar Rp 17 juta/m2. (Red)

Photo Credit : Kingland Group


KBI Telegraf

close