Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Masa Pandemi Winner 2020 Akan Lebih Fokus Pada Penelitian Kesehatan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Masa Pandemi Winner 2020 Akan Lebih Fokus Pada Penelitian Kesehatan

Atti K. Rabu, 25 November 2020 | 17:47 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Menteri Riset dan Teknologi Indonesia / Kepala Koordinator Badan Riset dan Inovasi Bambang Brodjonegoro
Bagikan

Telegraf – Pekan Kerjasama Pendidikan dan Riset Indonesia-Belanda atau Week of Indonesia-Netherlands Education and Research (WINNER) 2020 berlangsung pada 24-26 November 2020. WINNER 2020 dihelat secara daring oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI), Dewan Riset Belanda (NWO), Nuffic Neso Indonesia, dan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta.

Dalam pembukaan hadir Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Koordinator Badan Riset dan Inovasi Bambang Brodjonegoro yang mengatakan dukungannya terhadap komitmen di tingkat tertinggi untuk memfasilitasi dan memperluas akses institusi pendidikan tinggi Indonesia ke penelitian Belanda dan peluang pendidikan serta kerjasama beasiswa.

“Melalui WINNER akan memberikan kesempatan untuk merefleksikan sejarah panjang kolaborasi Belanda-Indonesia, mengidentifikasi prioritas bersama, memperdalam hubungan antara kedua negara dan membentuk kolaborasi baru. Perlunya kolaborasi internasional menjadi prioritas – untuk mempercepat kualitas perguruan tinggi Indonesia melalui kerjasama internasional terutama dengan Belanda,” ungkapnya dalam pembukaan WINNER melaui webinar dengan tema “Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – Dari Pengetahuan ke Praktik”, Selasa (24/11).

Ia menyebutkan dalam kondisi pandemic ini tentunya area kesehatan yang sangat diprioritaskan dibandingkan dengan pendidikan dan penelitian terkait virus Covid-19 juga menjadi prioritas untuk saat ini, ia berharap kerjasama penelitian tersebut dapat di lakukan.

“Namun, kita juga tidak bisa melupakan aspek ekonomi. Masyarakat bisa saja kebal dari virus yang ada, tetapi ada suatu kondisi dimana masyarakat tidak bisa bertahan hidup apabila tidak adanya pemasukan ekonomi. Maka dari itu aspek ekonomi dan sosial harus diperhatikan. “Dalam kondisi yang sedang terjadi ini juga, aspek lingkungan menjadi perhatian. Dengan adanya pembatasan aktivitas perekonomian, kita dapat merasakan lingkungan yang lebih bersih. Dalam kesimpulan, mengkombinasikan 3 aspek yaitu aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan harus seiring sejalan dan Indonesia dapat melihat contoh penerapan keseimbangan dalam ketiga aspek ini. Penelitian dalam penemuan vaksin juga akan menjadi prioritas dalam kerjasama penelitian dan diharapkan Indonesia dan Belanda dapat melakukan hal ini,” kata Bambang.

Hal yang sama juga di katakan Ingrid van Engelshoven Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, hal pertama kerjasama belanda dengan Indonesia saat pandemi adalah akan fokus khusus tentang bagaimana Indonesia dan Belanda dapat belajar dan saling mendukung dalam kolaborasi sains dan pendidikan untuk mengatasi krisis Covid-19.

“Pelaksanaan WINNER yang pertama ini akan memiliki fokus khusus tentang bagaimana Indonesia dan Belanda dapat belajar dan saling mendukung dalam kolaborasi sains dan pendidikan untuk mengatasi krisis Covid-19,” ungkapnya .

Ia meyebutkan bahwa WINNER pertama ini selain di bidang medis juga kualitas hidup harus diprioritaskan untuk saat ini. Namun hal hal lain juga tidak akan dilupakan seperti climate change, biodiversity, law and justice, agriculture, hydrology.

Untuk di ketahui WINNER adalah acara rutin tahunan. WINNER 2020 kali ini merupakan yang pertama diselenggarakan, yang diumumkan oleh Perdana Menteri Belanda Mark Rutte selama kunjungannya ke Indonesia pada bulan Oktober 2019 dan disampaikan oleh Ketua NWO Wim van den Doel kepada Raja dan Ratu Belanda serta Menteri Luar Negeri Indonesia, selama kunjungan kenegaraan Belanda ke Indonesia pada bulan Maret 2020.

Fokus dalam kolaborasi tersebut adalah mendorong peneliti ilmiah dan terapan Indonesia dan Belanda untuk bekerja sama dalam masalah global yang relevan bagi masyarakat dan pembuat kebijakan di kedua negara, terutama terkait pencapaian SDGs. Dalam hal ini, memungkinkan Indonesia untuk belajar dari pendekatan Belanda untuk membangun sistem pendidikan tinggi dan inovasi sains.

Selain itu juga mempromosikan kolaborasi Litbang, kemitraan publik-swasta serta penelitian terapan di Living Labs di mana institusi pendidikan tinggi Indonesia dan Belanda berkolaborasi dengan sektor swasta Indonesia dan Belanda. (AK)


Photo Credit : Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Koordinator Badan Riset dan Inovasi Bambang Brodjonegoro dalam webinar  WINNER 2020 dengan tema “Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan – Dari Pengetahuan ke Praktik”, Selasa (24/11)


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bersama DPR, Komdigi Dorong Partisipasi Rakyat Dalam Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan
Waktu Baca 2 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit

Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat

Waktu Baca 2 Menit

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?