Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kemenag Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru PAI, Pemerintah Siapkan Skema Baru Sertifikasi Guru
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Kemenag Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru PAI, Pemerintah Siapkan Skema Baru Sertifikasi Guru

MSN Minggu, 3 November 2024 | 05:09 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

SEMARANG, TELEGRAF.CO.ID  — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, menegaskan pentingnya kesejahteraan dan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Saat memantau pelaksanaan Ujian Pengetahuan (Upeng) Pendidikan Profesi Guru (PPG) di UIN Walisongo Semarang, ia menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperluas akses PPG bagi guru PAI, khususnya yang mengajar di sekolah umum. Langkah ini sejalan dengan kolaborasi bersama pemerintah daerah untuk mempermudah proses sertifikasi.

“Kami berupaya agar sertifikasi ini tidak hanya menjadi pengakuan profesionalisme, tetapi juga sebagai motivasi bagi guru untuk terus berinovasi dalam mendidik generasi muda dengan nilai-nilai agama yang kuat,”ujar Abu di Semarang pada Sabtu (2/11/2024). Ia menambahkan bahwa pemerintah juga telah mengembangkan skema PPG baru yang lebih efisien namun tetap menjaga kualitas pelatihan.

Ia menyampaikan pelaksanaan Upeng PPG guru PAI kali ini mencatatkan angka partisipasi yang sangat tinggi, yaitu 15.247 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta mengikuti ujian untuk 15 mata pelajaran PAI yang berbeda. Proses pengawasan ujian melibatkan 10 Lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan (LPTK) yang mengerahkan sebanyak 771 orang pengawas.

Sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas, Abu menyampaikan bahwa panitia penyelenggara juga memberikan perhatian khusus kepada peserta difabel. Tercatat ada 6 peserta tunanetra yang mengikuti Upeng dan masing-masing didampingi oleh seorang pengawas. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga negara untuk mengembangkan potensi mereka.

Baca Juga :  Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Menurut Dirjen, PPG bukan hanya sekedar sertifikasi, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme guru. Dengan mengikuti PPG, diharapkan guru PAI dapat mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif, menguasai materi pelajaran dengan baik, serta mampu menghadapi tantangan pendidikan di era modern.

“Kami ingin memastikan bahwa guru yang terlibat adalah mereka yang benar-benar berdedikasi dan memahami pentingnya peran mereka dalam pendidikan,” ungkap Abu. Dengan sertifikasi dan kesejahteraan yang lebih baik, kata Dirjen, para guru PAI diharapkan mampu memberikan dampak besar pada peningkatan mutu pendidikan agama di Indonesia.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?