Wakil Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Diperiksa Polisi

Date:



Telegraf, Jakarta – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, telah rampung memeriksa Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang, sebagai saksi kasus penyebaran berita bohong atau hoax tersangka Ratna Sarumpaet, dini hari tadi. Usai diperiksa, Nanik enggan berkomentar.

Diketahui, Nanik memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (16/10/18) kemarin. Dia selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 01.40 WIB, dini hari tadi.

Usai diperiksa kurang lebih selama 12 jam, Nanik memilih menghindari wartawan, bahkan hampir terjatuh di tangga Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Marthadinata, selaku kuasa hukum Nanik mengatakan, alasan kliennya enggan berkomentar karena lelah.

“Karena ibu nggak siap hari ini, karena capek sekali. Karena menjalani puasa capek sekali. Sama kebanyakan ketawa (saat diperiksa). Selain banyak ngomong, ibu juga banyak ketawa hari ini karena memang penyidik juga kooperatif sekali dan nggak ada tekanan,” ujar Marthadinata, Selasa (16/10/18).

Dikatakan, kliennya diperiksa dalam rangka untuk memberikan keterangan terkait perkara hoax Ratna Sarumpaet.

“Ada 30 pertanyaan yang disampaikan hari ini. Kita harus garis bawahi, ibu Nanik diperiksa dalam rangka untuk memberikan keterangan terhadap Ratna Sarumpaet. Apa yang ibu dengar, apa yang ibu alami, mengenai Ratna Sarumpaet mulai dari bercerita tentang penganiayaan sampai kepada dia akhirnya mengakui berbohong, seputar itu. Hanya meluruskan, juga menguatkan hasil penyelidikan terhadap Ratna Sarumpaet,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, pemeriksaan berjalan dengan santai dan tanpa tekanan. “Memang pemeriksaan hari ini pun berjalan cukup santai. Tidak ada yang sesuatu yang cukup memberikan tekanan terhadap bu Nanik. Ibu santai hari ini, Alhamdulillah. Cuman agak sedikit lelah hari ini karena puasa,” katanya.

Ia menegaskan, Nanik merasa dibohongi oleh Ratna Sarumpaet terkait kasus ini. “Pasti. Saya garisbawahi semuanya merasa dibohongi tetapi mengenai detailnya seperti apa, kalau sudah pokok, saya nggak bisa bicarakan sekarang,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Usai pemeriksaan Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang. | Irfan Ma’ruf

 

Artikel Lainnya

Lainnya Dari Telegraf
Telegraf

BTN Bersama REI Wujudkan Rumah Rakyat Berkualitas

Telegraf - Bersama REI PT Bank Tabungan Negara (Persero)...

SKK Bantah Terkait Under Invois Ini Keterangannya

Telegraf – Menyikapi keterangan Fungsional Peneliti Dokumen Tingkat Terampil...

Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Kongres IPA 2022

Telegraf - DKI Jakarta sebagai salah satu UNESCO City...

Terkait Perlindungan Konsumen OJK Terbitkan POJK Baru Berikut Isinya

Telegaf –Dalam rangka memperkuat upaya perlindungan konsumen Otoritas Jasa...