Sub Penyalur Asmat Dibuka

"Kehadiran Kepala BPH Migas kita akan sama sama menyaksikan peresmiann tanda dimulainnya penyaluran bbm satu harga untuk masyarakat di lingkungan ini"

Sub Penyalur Asmat Dibuka


Telegraf, Asmat – Bentuk komitmen pemerintah dalam program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga khusunya di wilayah 3 T yaitu terluar, terdepan dan terpencil, melalui Badan Pengaturan Hilir Minyak dan Gas (BPH) Migas sebagai pelaksana hari ini resmikan dua sub penyalur di Asmat Papua sebagai perwakilan dari 3 sub penyalur yang sudah melayani masyarakat.

“Dari 23 distrik yang ada di Kabupaten asmat ini yang pertama kali yang di resmikan, dan sudah ada 3 sub penyalur yang sudah beroperasi dari rencana 16 titik yang akan di perjuangkan dan di buat oleh Bapak Bupati,” ungkap Kepala BPH Migas Fanshurullah Assa dalam sambutan peresmian sub penyalur di Distrik Safan Bayun Asmat Papua, Kamis (31/1/17).

Elisa Kumbu Bupati Asmat menjelaskan program yang digagas pemerintah beberapa waktu lalu hari ini di realisasikan, karena dari beberapa yang di usulkan baru 3 yang sudah beroperasi salah satunya adalah sub penyalur di Safan Bayun.

“Kehadiran Kepala BPH Migas kita akan sama sama menyaksikan peresmiann tanda dimulainnya penyaluran bbm satu harga untuk masyarakat di lingkungan ini,” tutur Elisa Kumbu.

Elisa Kumbu juga berpesaan kepada masyarakat agar masyarakat benar benar memanfaatkan sub penyalur ini dalam menikmati BBM satu harga, dengan tidak menyalahi aturan yang di tetapkan, tidak membeli dengan jerigen yang di susun di kapal dan tidak boleh membeli berlebih, ini di harapkan benar benar untuk kebutuhan masyarakat yang membutuhkan.

Elisa juga menghimbau kepada masyarakat untuk memastikan di sub penyalur aman dari proses penyaluran hingga masyarakat memperoleh BBM yang di butuhkan karena jika ada yang di ketahui membeli BBM dengan melanggar aturan maka sub penyalur akan di tutup.

“Saya minta pengawasan dari pihak keamanan teman teman TNI kepala kampung masyarakat untuk memastikan bahwa ini benar benar hanya untuk rakyat tidak bleh dimanfaatkan untuk kepentingan kepentingan yang lain kalau itu anti saya dapatkan saya akan tutup sub penyalur ini,” Elisa menjelaskan.

Baca Juga :   Ini Syarat Penerima BSU 2021 Bagi Para Pekerja

Untuk lokasi yang kedua berada di Distrik Kamur Pantai Kaswari, serta satu lagi berada di Tomor, selain 3 ini ada beberapa yang sudah di bangun tetapi belum bisa beroperasi seperti di Cemoro yaitu di distrik Ayib dan distrik Segara dan selebihnya asih dalam proses.

Obet Kamur Kepala kampung Buwar mengatakan banyak banyak berterimakasi pemerintah sudah memperhatikan kami masyarakat papua khususnya di Asmat, yang dulu membeli BBM dengan harga di kisaran 20-30 ribu itupun di penjual eceran, adanya Sub penyalur ini bisa mendapatkan BBM dengan harga jauh lebih murah yaitu Rp8000.

“Kami berterimakasih kepad Presiden Joko Widodo yang sudah memperjuangkan kami dengan di bukannya Sub Penyalur harga BBM lebih murah,” kata Obet. (Red)


Photo Credit : Kepala BPH Migas Fanshurullah Assa didampingi Bupati Asmat Elisa Kumbu  melayani pembeli pertama dalam pembukaan Sub penyalur di Distrik Kamuar.  Atti Kurnia


KBI Telegraf

close