Siapa Mau, Risma Akan Lelang Roll Royce dan Mercy Kemensos

“Mobil-mobil itu akan kami lelang. Hasilnya akan dipakai untuk bantuan bagi korban bencana alam dan nelayan,”

Siapa Mau, Risma Akan Lelang Roll Royce dan Mercy Kemensos


Telegraf – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini akan melelang mobil Rolls-Royce milik Kementerian Sosial (Kemensos).

Kendaraan mewah itu merupakan hadiah program “Pergi dengan Batik Air, Pulang Bawa Rolls-Royce” pada 2016 lalu, yang tak mendapatkan pemenang hingga promosi berakhir.

Risma mengetahui informasi keberadaan mobil itu dan dua mobil Mercedes Benz dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial Hartono Laras dalam rapat, Kamis (11/02/2021) lalu.

“Mobil-mobil itu akan kami lelang. Hasilnya akan dipakai untuk bantuan bagi korban bencana alam dan nelayan,” kata Risma, Sabtu (13/02/2021).

Segera setelah mengetahui ada aset mobil mewah itu, Risma melaporkannya kepada Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung. Namun, Pramono ternyata sudah mendapat informasi dari Juliari Batubara, Mensos sebelumnya yang ditangkap oleh KPK karena melakukan korupsi bantuan sosial.

Batik Air yang berada di bawah naungan Lion Air Group mengundi hadiah utama berupa mobil mewah Rolls-Royce pada 2015. Namun, program itu tak menghasilkan pemenang, sehingga Batik Air menyerahkan hadiah Rolls-Royce ke Kementerian Sosial pada 9 Desember 2016.

Program “Pergi dengan Batik Air, Pulang Bawa Rolls-Royce” berlangsung dari Agustus 2015 hingga Januari 2016 dengan hadiah bulanan 2 unit Honda Jazz dan 1 unit Mercedes Benz.

“Pada saat penarikan undian grand prize yang diadakan pada Januari 2016, kami telah menghubungi tiga pemenang dan tidak ada yang berhasil menjawab panggilan telepon kami sehingga status dari Rolls-Royce menjadi Hadiah Tidak Tertebak (HTT) dan wajib diserahkan ke Kementerian Sosial,” kata Direktur Utama Batik Air Capt. Achmad Luthfie pada saat itu.

Baca Juga :   Mau Lakukan Perjalanan Pada 21-25 Juli, Ini Syaratnya

Penyerahan Rolls-Royce ke Kementerian Sosial sebagai Hadiah Tidak Tertebak sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial No. 13 tahun 2005 tentang izin undian. Pasal 25 peraturan itu mewajibkan penyelenggara undian wajib menyerahkan hadiah yang tidak tertebak ke Kementerian Sosial.


Photo Credit: Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. ANTARA/Yudhi Mahatma

 

Ishwari Kyandra

close