Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Sapi Brahman Dari Kementan Untuk Idul Adha 2017
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Sapi Brahman Dari Kementan Untuk Idul Adha 2017

Atti Kurnia Senin, 4 September 2017 | 06:25 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengurbankan dua ekor sapi dalam perayaan Idul Adha di Masjid Nurul Iman yang terletak di komplek Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Untuk Idul Adha kali ini Mentan memberikan 2 sapi jenis Brahman dengan bobot, 766 kilo gram dan 592 kilo gram, salah satu sapi itu dikurbankan atas nama perwakilan wartawan.

“Makna berbagi adalah menahan diri kita untuk tidak serakah kemudian sombong dengan sesama,” ungkapnya usai penyembelehan kurban sabtu (2/9/2017).

Arman menjelaskan makna berbagi dari sector pertanian adalah bagaimana para petani bisa mendapatkan keuntungan dalam hal produksi seperti menghasilkan ternak, perkebunan, dan memberikan ruang gerak kepada mereka serta yang lebih penting tidak ada pihak tertentu mengambil keuntungan sendiri.

Untuk manfaatnya sendiri adalah, “kita menikmati, kita bisa merasakan apa yang dirasakan orang orang kecil,” ujarnya.

Amran juga mengatakan kwalitas hewan hewan kurban untuk tahun 2017 meningkat yang mana sebelum hewan hewan tersebut dikorbankan pihak kementan melakukan cek baik baik, dan ada juga program pemilihan bibit unggul “sapi kita tahun lalu ada kelahiran sapi unggul 1,4 juta tahun ini target 3 juta ekor dan ini bisa di pake untuk berkorban karena lahir di tanah air kita seperti sapi onggol,” imbuhnya.

Untuk pembelian bibit unggul Amran menegaskan, kementan menyediakan dana 20 miliar untuk tahun 2017 dengan membeli embrio pembibitan dari Belgia. Sementara untuk tahun 2018 mentan menargetkan 3 juta ekor dengan penyediaan bibit unggul sebesar 100 miliar dari dana Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital

Saat ditanya keberadaan cacing dalam hewan kurban yang di kurbankan presiden Joko Widodo Amran mengatakan aman. (red)

Photo Credit : Atti Kurnia/telegraf.co.id



 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit
Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?