Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Saat Mudik dan Transformasi Konsumsi Menjadi Produktif
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Saat Mudik dan Transformasi Konsumsi Menjadi Produktif

Telegrafi Rabu, 13 Juni 2018 | 06:38 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Kendaraan pemudik melintas di jalur pantura, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (30/6) malam. Pada H-6 Lebaran jalur pantura ramai lancar, dan diprediksi puncak arus mudik pada H-3 dan H-4 Lebaran. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww/16.
Bagikan

Telegraf, Banten – Selama beberapa hari terakhir di masa arus mudik perayaan Hari Idul Fitri tahun 2018 ini, banyak masyarakat yang melihat dan merasakan langsung adanya “Revolusi Mudik”.

Hal itu disampaikan oleh Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (Dismed FMB9) dengan tema “Puncak Mudik 2018 Guyub, Aman, dan Nyaman” di Kantor ASDP Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (12/06/18).

“Pada awalnya kita harap-harap cemas mengenai kelancaran arus mudik ini. Terlebih, kalau kita teringat adanya Brexit (Brebes Exit) di tahun 2016 lalu. Saat itu, dari Jakarta ke Semarang bisa memakan waktu lebih dari 25 jam,” ungkap Dharmo, sapaan akrab Dharmawan Prasodjo.

Tapi kali ini, lanjut Deputi I KSP, dari Jakarta ke Semarang jika berangkat saat ini, ternyata hanya butuh waktu 5,5 jam. “Hari ini saja, dalam perjalanan dari Jakarta ke Merak saya iseng-iseng ngecek, hanya kurang dari dua jam,” jelas Dharmo.

Jika di waktu yang sama, menurut Deputi I KSP, juga melakukan perjalanan dari Jakarta ke Semarang hanya 5 jam 51 menit. Jakarta-Jogja hanya 9 jam.

“Melihat kondisi Revolusi Mudik ini, banyak testimoni yang mengalir. Mereka kaget semua. Bahkan sampai ada yang mengatakan, Rasanya bukan (sedang) hidup di Indonesia,” jelasnya.

Sehingga, Deputi I KSP menegaskan, tujuan Presiden melakukan percepatan pembangunan infrastruktur adalah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Apakah hanya ini saja? Kalau kita lihat jalan tol yang telah beroperasi itu sepanjang 760 km. Dari merak sampai ke Palimanan, dari Palimanan sampai ke Pemalang, Pejagan sampai ke Pemalang. Dari Merak sampai ke pejagan itu operasional,” paparnya.

Deputi I KSP menjelaskan, dari Pejagan ke Pemalang juga sudah. Batang ke semarang itu masih tol fungsional. Dan Besok malam mudah-mudahan jembatan Kali Kuto, Kendal, Jawa Tengah, sudah tersambung.

“Dari Semarang turun ke Salatiga sudah tol operasional. Kita perlu membangun aset nasional, yaitu konektivitas. Di saat bersamaan kita juga membangun tol Trans Sumatera yang dimulai dari Bakehueni, Lampung. Juga ada tol Indralaya, Palembang. Ke depan, akan terbangun tol dari Bakahueni sampai Aceh sepanjang 2.885 km,” ungkap Dharmo.

Baca Juga :  Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026

Menurut Deputi I KSP, kalau mau memakmurkan rakyatnya perlu ada pembangunan industri sehingga perlu ada investasi. Tapi kalau tidak ada akses jalan yang baik, mau bangun investasi tidak ada pelabuhan laut, bisa menjadi permasalahan sendiri.

“Impian Presiden memajukan bangsa ini adalah membuka ruang-ruang yang tadinya terisolasi bisa menjadi berkembang. Selain itu, saat ini kita sudah membuka tol Bocimi, yakni Bogor, Ciawi, sukabumi,” jelas Dharmo.

Deputi I KSP juga mengungkapkan, pihaknya sudah mengecek dari ruas ke ruas, ternyata dari Kementerian PUPR sudah bekerja keras, juga Kementerian BUMN sudah bekerja keras. “Targetnya yang dari 1.000 KM, pada 2019 akan terbangun 1.851 Km. Jadi hampir dua kali lipat,” ujarnya.

Menariknya, Deputi I KSP sempat melayangkan pertanyaan, apa visi misi dari Presiden? “Presiden ingin membangun pondasi agar bagsa Indonesia lebih produktif. Transformasi ekonomi berbasis konsumsi menjadi produktivitas,” ulasnya.

Produktivitas bangsa itu, lanjut Deputi I KSP, dipengaruhi oleh aset bangsa yang bisa meningkatkan produktivitas, yakni aset konektivitas transportasi, energi daya listrik, dan saluran air yang baik.

“Kalau kita lihat data dari BPS, ukur aset pertumbuhan aset bangsa, konsumsi stabil sekitar 5%, dari PMTB di kuartar 1 tahun 2017, 4,77 persen. Kuartar 3 pada 2017 meningkat jadi 7%. Kuarter 018 hampir 8%. Terbukti bahwa di masa mendatang dengan peningkatan aset bangsa untuk produktivitas akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi,” pungkasnya. (Red)


Photo Credit : Kendaraan pemudik melintas di jalur pantura, Tegal arah Pemalang, Jawa Tengah. Pada H-6 Lebaran jalur pantura ramai lancar, dan diprediksi puncak arus mudik pada H-3 dan H-4 Lebaran. ANTARA/Oky Lukmansyah

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit
Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?