Revolusi Digital, Ormas Tantra Luncurkan Aplikasi Mobile

Revolusi Digital, Ormas Tantra Luncurkan Aplikasi Mobile

"kita mendesain organisasi atau kegiatan e-commerce dengan menjual produk, melalui aplikasi Tantra secara digital,"

Revolusi Digital, Ormas Tantra Luncurkan Aplikasi Mobile

Telegraf, Jakarta –Tren di era digital sedang terjadi tidak hanya di dunia namun juga Indonesia. Pengguna smartphone dan berkembangnya teknologi telah mengubah perilaku masyarakat dalam mengkonsumsi informasi dan pelayanan. Organisasi Masyarakat Tenaga Anti Radikalisasi (Tantra) yang diinisiasi oleh para pemuda Indonesia memahami hal tersebut dan meluncurkan aplikasi digital bernama Tantra Indonesia.

Ir. H. Laksamana Sukardi selaku Ketua Dewan Pengawas Ormas Tantra Indonesia menjelaskan, dengan kehadiran aplikasi Tantra Indonesia maka pendaftaran anggota juga akan menjadi sangat efisien.

“Anak muda di Tantra wajib memahami teknologi. Nanti dalam aplikasi ini bisa mengakes mendaftarkan diri melalui aplikasi di seluruh Indonesia.” Jelasnya,  usai peluncuran aplikasi Tantra Indonesia serta penandatanganan akte notaris pendirian Tantra Indonesia, di Jakarta, Senin (5/2).

Sukardi juga mengatakan bahwa Aplikasi ini sangatlah friendly user sehingga memudahkan komunikasi serta koordinasi antar anggota yang mencakup Grass Root Community se-Indonesia dan kedepannya terus melakukan penyesuaian  guna menghadirkan beragam fitur yang diperlukan.

“Dan bahkan kita (juga) mendesain organisasi atau kegiatan e-commerce (Perdagangan elektronik) dengan menjual produk, melalui aplikasi Tantra secara digital,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua DPP Tantra A Yaman Muharam menuturkan bahwa belakangan e-commerce memang  terus bertumbuh, bahkan bisa dibilang lebih unggul dari jualan konvensional. Hanya saja, produk lokal yang dijual lewat e-commerce masih sangat kecil.

Ir. H. Laksamana Sukardi memaparkan bahwa Ormas Tantra Indonesia yang diinisiasi oleh para aktivis muda ini meluncurkan aplikasi digital bernama Tantra Indonesia. Yang kedepannya akan terus melakukan penyesuaian  guna menghadirkan beragam fitur yang diperlukan masyarakat.

Karena itu, diharapkan dengan kehadiran aplikasi e-commerce tantra Indonesia ini dapat menjadi angin segar yang tidak dilewatkan oleh para UKM, dimana marketplace untuk ukm ini mesti dimanfaatkan oleh pemilik usaha kecil menengah. Pasalnya selama ini kendala yang selalu dihadapi oleh UKM adalah masalah pemasaran, apalagi untuk UKM di daerah.

Baca Juga :   Perkuat Literasi Digital, Kominfo Ajak Bijak Gunakan Medsos di Era Digital

“Dengan adanya e-commerce bak angin segar bagi mereka karena dengan menggunakan marketplace kemungkinan pasar mereka akan lebih luas dan promosi pun jauh lebih murah. Dan tentunya juga dapat meningkatkan perekonomian” Ujarnya.

Seperti yang diketahui, Tantra Indonesia lahir sebagai sebuah panggilan untuk mencegah tumbuhnya aliran radikalisasi dengan merawat dan melestarikan Panacasila demi keutuhan NKRI. Tantra lahir sebagai sebuah aksi dan gerakan bersama yang bersifat sosial kemasyarakatan serta berasas gotong royong.

“Kerja dan programnya kedepan akan menghilangkan sekat ideologis agama dan menyesuaikan dengan karifan setempat.” Tandas Yaman.(Red)

Photo Credit : Tantra meluncurkan aplikasi digital bernama Tantra Indonesia yang kini tersedia di Google Playstore. | File/Dok/Ist. Photo Archan

 

A. Chandra S.

close