Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ant International Rilis Laporan Keberlanjutan, Dorong Inklusi UMKM dan Globalisasi Baru
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Technology

Ant International Rilis Laporan Keberlanjutan, Dorong Inklusi UMKM dan Globalisasi Baru

Idris Daulat Selasa, 17 Juni 2025 | 16:41 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Ant International
Bagikan

TELEGRAF – Ant International, perusahaan global penyedia solusi pembayaran digital dan teknologi keuangan, resmi meluncurkan Laporan Keberlanjutan perdana mereka yang menekankan pentingnya pertumbuhan inklusif dan pembangunan ekosistem digital yang tangguh.

Peluncuran laporan ini digelar dalam forum internasional Point Zero Forum di Zurich, dan menandai komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan, UMKM, dan inklusi ekonomi berbasis teknologi. (16/06/25)

Dengan identitas baru sebagai entitas independen pasca restrukturisasi dari Ant Group, Ant International kini beroperasi di lebih dari 30 negara dan bermarkas di Singapura.

Perusahaan ini memiliki empat lini bisnis utama: Alipay+ (dompet digital global), Antom (layanan pembayaran merchant), WorldFirst (akun bisnis lintas negara), dan Bettr (layanan keuangan terintegrasi).

Pilar Strategis untuk Pertumbuhan dan Globalisasi Baru

Laporan keberlanjutan Ant International dibangun di atas kerangka 6T: Travel, Trade, Thrive, Technology, Talent, dan Trust.
Kerangka ini menunjukkan integrasi antara penciptaan nilai sosial dan nilai bisnis yang berkelanjutan.

  • Travel: Melalui Alipay+, perusahaan telah menghubungkan lebih dari 1,7 miliar akun pengguna lewat 36 dompet digital dan 6 skema QR nasional—90% merchant-nya adalah UMKM.

  • Trade: WorldFirst memfasilitasi lebih dari 1,2 juta UMKM menjual produk di 200 pasar, dengan nilai transaksi mencapai USD 100 miliar dalam 100+ mata uang.

  • Thrive: ANEXT Bank dan Ant Bank membantu 15 juta pengguna di negara berkembang mendapatkan akses kredit, terutama pelaku UMKM.

  • Technology: Antom Copilot dan Falcon AI mempercepat integrasi sistem pembayaran dan prediksi pasar lintas negara.

  • Talent: Program 10×1000 Tech for Inclusion telah melatih 7.157 talenta digital dari 110 negara.

  • Trust: Investasi Ant International pada teknologi keamanan AI termasuk fitur anti-deepfake dan penguatan struktur kepatuhan global.

Baca Juga :  vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Dorongan Etis dan Teknologis di Tengah Gejolak Global

Eric Jing, Chairman Ant International, menekankan bahwa teknologi digital tidak boleh memperdalam kesenjangan sosial.

“Komunitas teknologi harus mengambil langkah nyata agar inovasi membawa manfaat bagi semua, bukan hanya segelintir pihak,” ujarnya.

CEO Yang Peng dan Presiden Douglas Feagin menambahkan bahwa perusahaan percaya pada bisnis yang dibangun di atas fondasi keberlanjutan dan inovasi praktis.

Sementara itu, Chief Sustainability Officer Chen Leiming menyoroti bahwa keberlanjutan harus bersifat inklusif agar berdampak.

“Setiap hasil bisnis harus menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat jangka panjang,” ungkapnya.

Dukungan Komunitas Global: Tantangan dan Kolaborasi

Peluncuran laporan turut dihadiri tokoh-tokoh global seperti Mr. Sing Chiong Leong (Monetary Authority of Singapore) dan Ms. Nan Li Collins (United Nations Sustainable Stock Exchange Initiative).

Mereka mendukung misi Ant International untuk mendorong pertumbuhan inklusif melalui kolaborasi dengan regulator, komunitas UMKM, dan lembaga keuangan.

Collins menyatakan, “Negara-negara berkembang masih menghadapi kesenjangan infrastruktur digital. Kita harus memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi ini.”

Ant International mengaku siap memperluas kolaborasi lintas sektor, termasuk sertifikasi keberlanjutan untuk UMKM, pembiayaan mikro, dan riset teknologi berbasis privasi.

Teknologi, Transparansi, dan Tanggung Jawab Sosial

Dengan laporan keberlanjutan ini, Ant International tidak hanya menunjukkan kinerja, tetapi juga menyampaikan pesan: bisnis digital masa depan harus adil, inklusif, dan bertanggung jawab.

Inovasi teknologi hanya akan berdampak positif jika dirancang untuk menyertakan semua pihak, terutama UMKM yang selama ini sering terpinggirkan.

Langkah ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi pelaku industri keuangan digital lain dalam membangun pertumbuhan yang berkelanjutan dan berakar pada kepercayaan serta kemitraan.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit
Kupeluk Kamu Selamanya
Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop
Waktu Baca 2 Menit
Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit

Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Fina Asriani
Technology

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit
vivo Y31d Pro
Technology

vivo Y31d Pro Resmi Masuk Indonesia, Andalkan Baterai 7000mAh dan Fast Charging 90W

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Technology

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Illustration pencurian data pribadi oleh pihak yang tak bertanggung jawab bisa terjadi kapanpun. GETTY IMAGES/Thomas Trutschel
Technology

Hadapi Ancaman Siber, Elemen Bangsa Didorong Perkuat Pertahanan Semesta di Era Digital

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Bijak Memanfaatkan Ruang Digital Tanpa Judi Online

Waktu Baca 3 Menit
Technology

Atitude Bijak di Dunia Digital Online dan Menjauhi Judi

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?