Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Naikan Suku Bunga, BI Dongkrak Bunga Acuan Jadi 4,75 Persen
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Naikan Suku Bunga, BI Dongkrak Bunga Acuan Jadi 4,75 Persen

Telegrafi Kamis, 31 Mei 2018 | 11:57 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Petugas memeriksa uang di Bank Indonesia dan mencatat adanya aliran modal asing masuk ke RI hingga Rp36,24 triliun. REUTERS
Photo Credit: Petugas memeriksa uang di Bank Indonesia dan mencatat adanya aliran modal asing masuk ke RI hingga Rp36,24 triliun. REUTERS
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur tambahan, untuk mengantisipasi risiko eksternal terutama kenaikan suku bunga acuan kedua The Federal Reserve pada 13 Juni 2018.

“Ini merupakan kebijakan pre-emptive (antisipatif), dan ahead of the curve (selangkah lebih maju) dan frontloading untuk meresponS risiko dan tekanan eksternal,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (30/05/18).

Perry juga menegaskan arah (stance) kebijakan moneter BI saat ini telah berubah menjadi “bias ketat” dari sebelumnya “normal”.

“Stance kami dari yang sebelumnya netral kini menjadi `bias ketat`, namun belum sampai ke arah `ketat`,” ujar Perry.

Dengan kenaikan suku bunga “7-Day Reverse Repo Rate” pada RDG tambahan ini, maka suku bunga penyimpanan dana perbankan di BI (Deposit Facility) juga dinaikkan menjadi empat persen, sedangkan suku bunga penyediaan dana dari BI ke perbankan (Lending Facility) sebesar 5,5 persen.

Perry menegaskan kenaikan suku bunga acuan, yang hanya berselang dua pekan dari kenaikan pertama kali, sejak sembilan bulan lalu ditempuh untuk menstabilisasi nilai tukar rupiah dan mengantisipasi kenaikan kedua suku bunga acuan The Federal Reserve menjadi 1,75-2 persen pada 13 Juni 2018.

Pada 17 Mei lalu, Bank Sentral sudah menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps ke 4,5 persen pada RDG 17 Mei lalu. Namun, kenaikan tersebut sepertinya kurang berdampak karena rupiah masih melanjutkan tren depresiatif.

Baca Juga :  Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026

Setelah Perry dilantik dan dua hari selanjutnya mengumumkan akan menggelar RDG tambahan, rupiah bergerak menguat, dengan level apresiasi yang mendekati satu persen. Namun sepanjang 2018, rupiah masih melemah di kisaran 3-4 persen (year to date/ytd) terhadap dolar Amerika Serikat.

Bank Sentral pada Rabu ini juga mengatakan sedang menyiapkan relaksasi kebijakan makroprudnesial di bidang pembiayaan perumahan dan juga pendalaman pasar keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pendalaman pasar keuangan terutama di bidang infrastruktur,” ujarnya.

Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto mengatakan kenaikan suku bunga acuan ini memang akan memberi pengaruh kepada suku bunga kredit perbankan. Namun, dia meyakini kenaikan suku bunga kredit tidak akan terjadi secara serta-merta dan dalam waktu cepat. BI masih meyakini pertumbuhan kredit perbankan tahun ini di 10-12 persen (yoy).

“Kenaikan ini tidak serta merta diikuti dengan jumlah yang sama. Bagaiamana perkiraan pertumbuhan kredit ini? Kalau kita melihat pertumbuhan kredit ini, kita belum memberikan perubahan untuk target pertumbuhan kredit,” ujar dia. (Red)


Photo Credit : Bank Indonesia kembali naikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur tambahan, untuk antisipasi kenaikan suku bunga acuan kedua The Federal Reserve pada 13 Juni 2018. REUTERS

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit
Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?