Masih Banyak Bali Bali Lain Di Indonesia

Masih Banyak Bali Bali Lain Di Indonesia

"Pernah ngobrol ngobrol dengan orang orang yang mengelola wisata di Bali, memang sejak kecil mereka sudah dididik untuk welcome sama wisatawan, punya kualitas apa yang ada dalam dirinya harus dikelola dengan baik kalau nanti ada wisatawan yang dateng kita sudah siap menerima, dari bahasa, at least senyum, sapa, salam, memang semua orang indonesia diajarin untuk itu tetapi tidak semua menerapkan"

Masih Banyak Bali Bali Lain Di Indonesia


Telegraf, Jakarta – Bali yah Indonesia, Indonesya yah Bali, kata itu akan dirubah perlahan lahan dimana pariwisata di Indonesia yang sebagus Bali, potensinya masih banyak, ada Pulau Bira di Sulawesi Selatan, dan ada Toraja, ada Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Danau toba di Sumatra Utara, dan masih banyak lagi, bias jadi keindaham alam Indonesia  malah mempunyai daya tarik wisatawan yang lebih dari wisata di Luar Negeri.

Ini akan terjadi jika pengelolaan Wisata disamaratakan, dari seluruh Indonesia, potensi alamnya sudah sangat mendukung, akan lebih sempurna jika Sumber daya Alamnya (SDM) juga bagus, akomodasinya juga tidak membuat lelah wisatawan, serta penginapan, tersedia.

Hal itu diungkapkan Reinita Arlin mantan Putri Pariwisata 2012 sekaligus mantan Putri Bahari di tahun 2008 di Jakarta.

“Pernah ngobrol ngobrol dengan orang orang yang mengelola wisata di Bali, memang sejak kecil mereka sudah dididik untuk welcome sama wisatawan, punya kualitas apa yang ada dalam dirinya harus dikelola dengan baik kalau nanti ada wisatawan yang dateng kita sudah siap menerima, dari bahasa, at least senyum, sapa, salam, memang semua orang indonesia diajarikan untuk itu tetapi tidak semua menerapkan,” tutur Arlin Senin (16/7)

Pembawa acara “Ayo Hidup Sehat” disalah satu TV swasta ini menjelaskan pariwisata di Indonesia terbilang komplit, Pariwisata Konservasi, Pariwisata Religi, Pariwisata Pantai dan Gunung, bahkan wisata belanja. Industri MICE (meeting, Convencion Exhibition) dimana sektor pariwisata akan bisa menyumbang Devisa lebih tinggi dari tahun tahun sebelumnya.

Wanita lulusan kedokteran ini mengatakan untuk memajukan suatu daerah harus melibatkan semua stake holdel agar suatu wisata menjadi sustainable turism, dimana Stake holder harus bekerja sama dengan baik dan sesuai porsi.

Prinsipnya Arlin pangilan akrabnya melanjutkan yang menjadi probem suatu destinasi wisata itu lebih bagus jika ada atraksi yang menjadi ciri khas suatu daerah yang di pertontonkan. Arlin mencontohkan misalkan wisatawan datang ke suatu daerah laut, mereka tidak hanya bisa menikmati lautnya saja tetapi ada hal lain yang bisa dinikmati ya atraksi itu, dan lain lain. (Red)


Credit photo: Reinita Arlin mantan Putri Pariwisata 2012 sekaligus mantan Putri Bahari di tahun 2008/Istimewa


Atti K.

close