Masa Pandemi iB Hasanah Card Pada Treveling Menurun Drastis Hingga 90 Persen

"Terkait dengan pandemi yang terjadi sekarang ini treveling drop hingga mencapai 90 persen tetapi bisnis yang lain mengalami kenaikan seperti E-Commerce"

Masa Pandemi iB Hasanah Card Pada Treveling Menurun Drastis Hingga 90 Persen

Telegraf, Jakarta – Masa pandemi virus covid-19 telah memasuki dua bulan di Indonesia, dan membuat perekonomian dalam negeri terganggu, dan akan mengalami penurunan dari berbagai sektor seperti perbankan.

Menurut Division Head-Funding & Transactional Banking BNI Syariah Rima Dwi Permatasari pemakaian iB Hasanah Card pada treveling menurun drastis hingga 90 persen.

“Terkait dengan pandemi yang terjadi sekarang ini treveling drop hingga mencapai 90 persen tetapi bisnis yang lain mengalami kenaikan seperti E-Commerce,” tutur Rima dalam konfrensi pers webinar, di Jakarta, Rabu (10/5).

Rima menjelaskan dari tahun 2018 pemakaian iB Hasanah Card sudah mencapai Rp 1 triliun jumlah transaksi. “Walaupun bentuknya sama dengan cartu credit yang membedakan iB Hasanah Card adalah terdapat perinsip syariah dan riba serta tidak bisa dipakai di marchand marchand non halal, tidak adanya denda keterlambatan dan melalui akad ijarah,” kata Rima.

Di waktu yang sama Adiwarman Karim Wakil ketua Harian DSN-MUI dan sekaligus pendiri Karim Consulting Indonesia menjelaskan dari sekema iB Hasanah Card pembayarannya jauh lebih ringan dibandingkan dengan yang convensional, promo promonya juga canggih canggih.

“Kedepan permintaan akan meningkat serta pemakaianpun meningkat yaitu pada bulan Juni hingga Juli karena sisa Tunjangan Hari Raya sudah menipis begitupula tabungan,” tutur Adiwarman.

Hadirnya iB Hasanah Card ini masing masing bank harus memberikan edukasi kepada customernya, dalam rangka memberikan kebebbasan pengunannya karena jika pengunaaanya tanpa rencana akan bisa memberatkan pengunannya.

Lanjutnya Adiwarman mengatakan iB Hasanah Card seharusnya di gunakan untuk hal hal produktif, seperti para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) “disini para UMKM bisa bernafas dalam dua minggu karena bisa di gunakn untuk membeli bahan baku, dan jangan membayar hanya 10 persen karena akan menambah kesulitan pada nasabahnya dikemudian hari,” kata Adiwarman. (Ak)

Baca Juga :   Kolaborasi dengan Mitra Kerja Strategi BTN Agar Terus Survive di Tengah Pandemi

Credit Photo : Ilustrasi Hasanah Card/twitter BNI Syariah


Tanggapi Artikel