Mainan Untuk Anak Dibawah 14 Tahun Wajib Ber SNI

Mainan Untuk Anak Dibawah 14 Tahun Wajib Ber SNI

  "SNI yang ditetapkan oleh BSN pada dasarnya bersifat sukarela. Perumusan SNI sendiri melibatkan 4 stakeholder (produsen, konsumen, ahli, dan pemerintah). Namun apabila menyangkut Keamanan, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan Hidup atau K3L, instansi teknis bisa memberlakukan SNI secara wajib”

Mainan  Untuk Anak Dibawah 14 Tahun Wajib Ber SNI


Telegraf, Jakarta – Kepala Pusat Sistem Penerapan Standar BSN, Wahyu Purbowasito menjelaskan mainan yang wajib ber SNI adalah maian yang di peruntukan untuk umur dibawah 14 tahun, dimana SNI tersebut dalam rangka keamanan.

“SNI yang ditetapkan oleh BSN pada dasarnya bersifat sukarela. Perumusan SNI sendiri melibatkan 4 stakeholder (produsen, konsumen, ahli, dan pemerintah). Namun apabila menyangkut Keamanan, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan Hidup atau K3L, instansi teknis bisa memberlakukan SNI secara wajib,” ungkap Wahyu.

Wahyu mengatakan mainan yang secara wajib harus ber SNI diberlakukan oleh Kementrian Perindustrian meliputi keamanan mainan seperti keamanan yang berhubungan dengan sifat fisis dan mekanis, yang sifat mudah terbakar, mainan baik yang diperuntukan di dalam ruangan maupun di luar ruangan, serta kandungan zat pewarna pada mainan.

”Kita tidak bisa membayangkan buah hati kita mengalami kecelakaan karena penggunaan mainan yang tidak aman,” kata Wahyu.

Wahyu menjelaskan lebih lanjut SNI ini di keluarkan dalam rangka meminimalisir resiko penguna mainan yang tidak aman contohnya mainan yang mengunakan aksesories yang menempel dibagian mainan tersebut yang mana aksesories itu bisa lepas dan tertelan pada anak anak seperti pada boneka, bahaya yang diakibatkan oleh suara bising sirine mobil mobilan, yang bisa mengakibatkan kerusakan pada pendengaran.

“Bahaya terjepit, tersetrum, terpapar zat kimia berbahaya, serta terbakar adalah resiko bahaya yang bisa saja menimpa buah hati kita,”ujar Wahyu menegaskan.

Baca Juga :   Milad Ke 7 Jamsyar terus Secure, Survive, Sustain dan Catat Aset 1,9 Triliun

Pengaturan wajib SNI ini berlaku untuk pelaku usaha terhadap mainan anak dibawah 14 tahun, “semua mainan anak wajib mengunakan tanda SNI, kalau di luar kategori iu yah tidak kena wajib, serta yang dikenakan adalah para pelaku usaha,” ujarnya.

Wahyu menghimbau kepada seluruh masyarakat dan semua pihak untuk mendukung kebijakan yang di keluarkan pemerintah dalam rangka pemberlakuan SNI “Tidak ada niatan apapun dari pemerintah selain ingin melindungi anak-anak Indonesia harapan bangsa dari bahaya mainan terutama yang berasal dari impor yang belum tentu ada jaminan kualitasnya,” kata Wahyu.

Disisi lain hal ini bisa menjadi peluang usaha untuk pengerak usaha mikro dan kecil menengah untuk mendongkrak usahannya, mengingat banyaknya produk produk impor yang membanjiri pasar Indonesia. (Red)

Photo Credit : Telegraf/Atti Kurnia


Atti K.

close