Kredit BTN Tumbuh 19.57 Persen

“Capaian penyaluran kredit kami pada kuartal I/2019 ini akan terus kami pacu hingga akhir tahun nanti, tentunya dengan tetap selektif dan fokus menjaga kualitas kredit"

Kredit BTN Tumbuh 19.57 Persen

Telegraf, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) dalam kinerja kuartal 1 mencatat kredit dan pembiayaan naik sebesar 19.57 persen setara dengan Rp242.13 triliun year on year (yoy) dari Rp 202.5 triliun.

Pertumbuhan ini ditopang oleh pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi yang cukup tinggi yaitu naik  sebesar 28.87 persen yoy dari Rp79,14 triliun menjadi Rp101,99 triliun.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Bank BTN Maryono dalam konfrensi pers kinerja triwulan pertama 2019 di kantornya Jakarta Pusat.

“Capaian penyaluran kredit kami pada kuartal I/2019 ini akan terus kami pacu hingga akhir tahun nanti, tentunya dengan tetap selektif dan fokus menjaga kualitas kredit,” ungkapnya Selasa (23/4).

Maryono menerangkan KPR Subsidi yang masih tinggi menjadi pendorong kuat kenaikan total kredit di segmen ini dengan kenaikan KPR Subsidi naik 28,87% yoy dari Rp79,14 triliun per 31 Maret 2018 menjadi Rp101,99 triliun diperiode yang sama tahun ini.

Lanjut Maryono pertumbuhan kredit di Bank BTN tersebut bersumber dari lini sektor perumahan dan non-perumahan. Disektor perumahan, kredit tercatat tumbuh 19,11% yoy dari Rp184,46 triliun pada akhir Maret 2018 menjadi Rp219,72 triliun di akhir Maret 2019.

Sementara itu KPR non subsidi pada kuartal 1 juga mengalami kenaikan sebesar 14,37% yoy menjadi Rp79,83 triliun. Dengan capaian tersebut, KPR emiten bersandi saham BTN ini tumbuh sekitar 22,07% yoy menjadi Rp181,83 triliun pada 31 Maret 2019.

Maryono menambahkan, bukan saja kredit perumahan yang mengalami kenaikan tetapi kredit kontruksi juga mampu memperoleh kenaikan sebesar 8,96% yoy menjadi Rp29,45 triliun pada akhir Maret 2019.

“Kami akan terus berfokus menghimpun dana masyarakat untuk menopang ekspansi kredit. Penghimpunan dana tersebut juga difokuskan pada peningkatan berbagai produk tabungan dengan cost of fund yang rendah,” tegasnya. (Red)

Baca Juga  Tumbuh 2,7 Persen Laba Bersih Bank BNI Pada Semester 1 Belum Maksimal

Credit Photo : Direktur Utama Bank BTN Maryono beserta jajarannya sebelum melakukan Konfrensi pers di Jakarta/ telegraf


Share



Komentar Anda