Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kepergian Artidjo Alkostar Tinggalkan Banyak Kenangan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Kepergian Artidjo Alkostar Tinggalkan Banyak Kenangan

Edo W. Senin, 1 Maret 2021 | 08:42 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Anggota Dewan Pengawas KPK, Artidjo Alkostar (tengah). ANTARA/Risyal Hidayat
Photo Credit: Anggota Dewan Pengawas KPK, Artidjo Alkostar (tengah). ANTARA/Risyal Hidayat
Bagikan

Telegraf – Kemarin, anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Artidjo Alkostar tutup usia, pada Minggu (28/02/2021). Mantan Hakim Agung ini meninggal dalam usia 72 tahun.

Ungkapan Duka Mahfud MD

Kabar wafatnya Artidjo Alkostar disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud Md lewat akun Twitter pribadinya.

“Kita ditinggalkan lagi oleh seorang tokoh penegak hukum yang penuh integritas. Mantan hakim agung Artidjo Alkostar yang kini menjabat sebagai salah seorang anggota Dewan Pengawas KPK telah wafat siang ini,” tulisnya.

“Inna lillah wainna ilaihi raji’un. Allahumma ighfir lahu,” sambungnya.

Artidjo Alkostar lahir di Situbondo, Jawa Timur pada 22 Mei 1948 silam. Setelah mendapatkan gelar sarjana dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) pada 1976, Artidjo menekuni profesi sebagai dosen dan advokat di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta sejak 1976-2000 hingga akhirnya ia dipilih menjadi Direktur LBH Yogyakarta pada 1989.

Guna memperdalam ilmu di bidang hukum, Artidjo pun berangkat ke Amerika Serikat. Usai lulus dari pendidikan pasca sarjana di Fakultas Hukum Nortwestern University Chicago pada 2002, ia melanjutkan studi S3 di Universitas Diponegoro Semarang dan mendapatkan gelar Doktor Ilmu Hukum pada 2007.

Sepulang dari Amerika Serikat, Artidjo diminta menjadi Hakim Agung di Mahkamah Agung RI. Artidjo 14 tahun menjadi Hakim Agung. Pada Desember 2019, Artidjo diangkat menjadi anggota Dewan Pengawas KPK.

Ungkapan Dari Syafi’i Ma’arif

“Saya mau menangis, tapi saya tahan. Gambaran Artidjo oleh Bung Hamid Basyaib hampir sempurna. Dari 270 juta rakyat Indonesia, manusia Artidjo mungkin hanya dia sendiri. Baharuddin Lopa masih di bawah dia. Tenanglah di sana, wahai petarung keadilan, petarung kebenaran. Hidupmu amat indah, dan kematianmu Insya Allah lebih indah lagi,” kenang Ahmad Syafi’i Ma’arif dalam keterangannya, Senin (01/03/2021).

“30 % saja bangsa ini mewarisi asketisme Artidjo, Insya Allah, sila kelima Pancasila akan bisa segera dibawa turun ke bumi Nusantara,” ungkapnya.

Ungkapan Duka Dari PBNU

Ketua PBNU Robikin Emhas menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK Artidjo Alkostar. Ia mengaku sangat kehilangan sosok mantan Hakim Agung MA itu.

“Saya dan para pencinta keadilan lainnya betul-betul kehilangan atas wafatnya Pak Artidjo. Saya mengenal beliau dengan baik sewaktu sama-sama masih menjadi praktisi hukum sebagai advokat dan pembela umum. Tanpa mengurangi keikhlasan hati terhadap takdir, saya sangat berduka atas wafatnya beliau,” katanya, Minggu (28/02/2021).

Bagi Robikin, sosok almarhum Artidjo Alkostar adalah pembela keadilan yang sangat disegani masyarakat.

“Di mata saya beliau bukan saja pembela hukum, namun sekaligus keadilan. Dan bukan saja keadilan hukum dalam arti sempit sebagaimana termaktub dalam peraturan perundang-undangan atau hukum tertulis. Tapi pembela dan penegak hukum dan keadilan yang hidup dan berkembang di hati sanubari masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, almarhum Artidjo Alkostar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga kami dan anak bangsa lainnya bersedia dan sanggup mengikuti jejakmu, menegakkan hukum dan keadilan tanpa pandang bulu,” imbuhnya.


Photo Credit: Anggota Dewan Pengawas KPK, Artidjo Alkostar (tengah). ANTARA/Risyal Hidayat

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Photo Credit: Penjual rokok asongan. REUTERS
Bersiaplah Purbaya Bakal Legalkan Peredaran Rokok Ilegal
Waktu Baca 2 Menit
Armada truk yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara Pertamina meninggalkan depo Plumpang di Jakarta Utara. (FILE/JP))
Mulai Maret 2026 Pertamina Siap Pasok Solar ke SPBU Swasta
Waktu Baca 5 Menit
Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Pemerintah dinilai perlu memprioritaskan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam pemulihan ekonomi. Hal ini karena sektor UMKM bisa memberikan efek berganda atau multiplier effect kepada masyarakat, termasuk dalam menciptakan permintaan. VOI/Angga Nugraha
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan Untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit

Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO

Waktu Baca 3 Menit

Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air

Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Perbaikan Akibat Bencana, Prabowo: Kita Punya Anggarannya

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Korban Akibat Bencana di Sumut dan Sumbar Jadi 442 Jiwa

Waktu Baca 8 Menit
Nasional

Prabowo Kunjungi Korban Banjir Sumatra, Pastikan Langkah Darurat Dilakukan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

BNPB Sebut Jumlah Korban Meninggal Dunia di Sumut, Sumbar dan Aceh Jadi 303 Jiwa

Waktu Baca 7 Menit
Nasional

Penanganan Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar Difokuskan Pada Titik Prioritas

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Minta Penanganan Pengiriman Bantuan Bencana di Sumbar Dipercepat

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Aceh Tengah Minta Percepatan Bantuan

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?