Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Gunung Lewotobi di NTT Kembali Erupsi dan Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Gunung Lewotobi di NTT Kembali Erupsi dan Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter

Indra Christianto Senin, 15 Januari 2024 | 19:41 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Gunung Lewotobi Laki-Laki mengeluarkan abu vulkanik terlihat di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, Sabtu (6/1/2024). Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Laki-Laki mencatat Gunung Lewotobi kembali erupsi pada Sabtu 6 Januari pagi dengan asap kawah bertekanan sedang hingga kuat yang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 1.000-1.500 meter di atas puncak kawah (Foto: ANTARA FOTO/Mega Tokan/sgd/nz)
Bagikan

Telegraf – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan telah terjadi awan panas yang meluncur dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Teramati awan panas guguran pukul 13.21 WITA sejauh 1.500 meter ke arah utara,” kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam laporan yang diterima di Jakarta, Senin (15/01/2024).

Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini masih menyandang status Level IV atau Awas yang merupakan status tertinggi gunung api dan mengindikasikan erupsi atau letusan dapat mengancam pemukiman di sekitar gunung api tersebut.

Pada 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA PVMBG mengumumkan peningkatan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dari sebelumnya Level III atau Siaga menjadi Level IV atau Awas.

PVMBG meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi dan perluasan sektor lima kilometer pada arah barat laut hingga utara.

Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, maka masyarakat perlu mewaspadai potensi banjir lahar dingin pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.

Sejak 1 hingga 15 Januari 2024 PVMBG mencatat Gunung Lewotobi Laki-laki telah mengalami letusan sebanyak 25 kali dan menempatkan gunung itu pada posisi pertama sebagai gunung api paling banyak meletus tahun ini.

PVMBG memantau secara visual dan instrumental dari pos pengamatan yang berlokasi di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Diketahui sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT kembali erupsi, Sabtu (06/01/2024) pagi. Gunung mengeluarkan abu vulkanik terlihat di Kecamatan Wulanggitang.

Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Laki-Laki mencatat Gunung Lewotobi kembali erupsi pada Sabtu pagi. Terpantau asap kawah bertekanan sedang hingga kuat.

Baca Juga :  Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Asap teramati berwarna putih dan kelabu. Teramati dengan intensitas tebal dan tinggi 1.000-1.500 meter di atas puncak kawah.

Sebelumnya Gunung Merapi Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi abu vulkanik sejak Sabtu (23/12/2023). Letusan abu vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-Laki menjulang tinggi antara 1.000-1.500 meter dari puncak kawah utama.

Dikutip dari beberapa sumber terpercaya, Gunung Lewotobi adalah gunung berapi kembar yang terletak di bagian tenggara Pulau Flores. Gunung ini terletak di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Gunung ini terdiri dari dua puncak. Yaitu Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.

Gunung Lewotobi Laki-Laki yang memiliki ketinggian 1.584 mdpl, mengalami erupsi terakhir pada 12 Oktober 2002. Status Tingkat Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki berada pada Level I (Waspada) sejak 17 Desember 2023.

Gunung Lewotobi Laki-Laki dipantau secara visual dan instrumental dari pos pengamatan di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) membeberkan, perkembangan terakhir aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki hingga 23 Desember 2023.

Tepatnya, sampai pukul 08.30 WIB, telah terjadi erupsi pada pukul 07.14 WITA. Dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 1.000-1.500 meter di atas puncak (2.584 m di atas permukaan laut).

Kolom erupsi teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di Seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi kurang lebih 24 menit.

Data kegempaan Gunung Lewotobil Laki-Laki menunjukkan peningkatan sebelum terjadi erupsi pada 23 Desember 2023. Tercatat Gempa Vulkanik-Dalam (VA) terekam 38 kali dan Vulkanik Dangkal (VB) terekam lima kali.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

Waktu Baca 4 Menit
Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?