Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Gandeng BTN, Kemenpar Percepat Target Pembangunan Homestay 2019
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Properti

Gandeng BTN, Kemenpar Percepat Target Pembangunan Homestay 2019

Telegrafi Senin, 28 Mei 2018 | 17:07 WIB Waktu Baca 5 Menit
Bagikan
Kailash Homestay
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Pengembangan dan ketersediaan homestay untuk meningkatkan jumlah wisatawan, terus menjadi fokus Kementerian Pariwisata. Salah satunya melalui kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN). Melalui Program Renovasi Arsitektur Nusantara dengan kredit Kemitraan BUMN, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pengembangan dan pembangunan 10 ribu unit kamar homestay desa wisata tercapai pada 2019.

“Program tersebut merupakan bagian dari Top-3 Quick Wins Homestay Desa Wisata. Program ini menjadi prioritas Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kemenpar tahun 2018,” kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kementerian Pariwisata, Anneke Prasyanti seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenpar.

Menurutnya, biaya untuk merenovasi rumah yang akan dijadikan homestay tidaklah murah, sehingga seringkali menjadi kendala bagi masyarakat. Nantinya, lewat program bersama BTN, masyarakat yang ingin mendapatkan kredit dari program Kemitraan BUMN, dapat mengajukannya ke kantor cabang BTN terdekat.

“Pembiayaan renovasi homestay dilakukan dengan penyaluran kredit bunga rendah. Lebih tepatnya melalui program Kemitraan BUMN (non-bankable),” lanjutnya menjelaskan.

Program tersebut sudah dijalankan, salah satunya di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi. BTN telah menyalurkan kredit Program Kemitraan BUMN sebesar Rp 399 juta kepada 12 pemilik homestay untuk melakukan renovasi,” terang Anneke.

Anneke menambahkan, keberhasilan pengajuan kredit kemitraan BUMN di Desa Kemiren, diikuti oleh desa-desa wisata lainnya. Seperti Desa Dieng Kulon Banjarnegara dengan 26 unit homestay, Desa Tabanan, Bali, sebanyak 10 unit homestay, dan Desa Samiran, Boyolali, sebanyak 5 unit homestay.

Performa positif juga dicapai Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kemenpar. Tercatat 1.504 kamar homestay di seluruh Indonesia telah tersedia. Terdiri dari 1.315 kamar hasil program konversi, 178 kamar hasil dari program renovasi, serta 11 kamar hasil program bangunan baru.

“Tugas kami tidak hanya membangun tapi juga merenovasi dan mengembangkan. Pada 2017 kami telah mendampingi pembenahan dan pembangunan 1.504 kamar homestay. Tahun ini kami ingin agar Kredit Kemitraan juga bisa dinikmati oleh pelaku homestay di seluruh desa wisata khususnya di 10 destinasi pariwisata prioritas,” jelas Anneke.

Tim Percepatan Pembangunan Homestay sendiri optimis target ketersediaan 10 ribu kamar di desa wisata pada 2019 bisa terealisasi. Pembagiannya, pada 2017 target ketersediaan kamar sebanyak 2.000 unit, pada 2018 sebanyak 3.000 kamar, dan 2019 dengan 5.000 kamar. Karena itulah, pihaknya terus membuka komunikasi intensif dengan stakeholder terkait.

Tren Homestay Zaman Now

Ketertarikan wisatawan terhadap homestay mengalami kenaikan karena adanya pergeseran minat wisatawan yang lebih terbuka. Menurut Ketua Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kementerian Pariwisata, Anneke Prasyanti, wisatawan masa kini lebih menyukai interaksi langsung dengan masyarakat setempat.

“Homestay desa wisata berkonsep low cost tourism dan pembangunan arsitekturnya bergaya Nusantara. Ini yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. “Dan saat ini sebenarnya sudah berlangsung di banyak desa wisata Indonesia, dan akan kami dorong terus agar menghidupkan kembali suasana arsitektur nusantara dan kearifan lokal,” ujarnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pembangunan homestay merupakan salah satu cara realistis untuk memenuhi kebutuhan amenitas di Indonesia. Karena skalanya kecil, membangun homestay akan lebih mudah dan lebih fleksibel dibandingkan membangun hotel. Selain itu pembangunan homestay juga bisa tersebar di berbagai destinasi wisata di seluruh pelosok Tanah Air karena homestay tersebut dimiliki oleh masyarakat di sekitar destinasi wisata.

“Kita menargetkan 10 ribu kamar di berbagai destinasi wisata utama dalam rangka mewujudkan visi mendatangkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Homestay adalah solusinya. Ingat, hasil yang luar biasa hanya bisa diperoleh dengan cara yang tidak biasa. Maka dari itu Saya harapkan seluruh stakeholder bisa saling bersinergi sehingga percepatan bisa dilakukan,” ujar Arief Yahya.

Sementara itu, Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan pihaknya mendukung penuh renovasi dan pengembangan homestay Kemenpar. Program strategis tersebut juga masuk sebagai program nasional BTN.

“Akan kami sosialisasikan kembali ke seluruh cabang BTN, sehingga program ini akan berjalan lebih optimal karena ini merupakan salah satu program nasional BTN. Dengan begitu, hambatan yang ada di lapangan dapat terselesaikan. Perbaikan sistem program tentunya juga akan kami lakukan,” ujar Maryono. (Red)


Photo Credit : Kailash Homestay

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Gebrakan Generasi Z dan Milenial: 54 Persen Kekuatan Pasar Modal Indonesia Kini di Tangan Anak Muda
Waktu Baca 3 Menit
Hacking Hackers
Komdigi dan DPR RI Kembali Perkuat Sistem Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Pemerintah Dorong Ruang Digital Aman Demi Cetak Generasi Emas 2045
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Literasi Digital, DPR Bareng Komdigi Bahas Bahaya Judi Online
Waktu Baca 2 Menit
Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia
Waktu Baca 4 Menit

Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo

Waktu Baca 12 Menit

Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan

Waktu Baca 4 Menit

Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global

Waktu Baca 9 Menit

Gerindra Hanya Tegur Anggotanya Yang Kedapatan Merokok Saat Rapat Legislative

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Bangun Loan Factory, Dorong Efisiensi dan Kendali Risiko Kredit

Waktu Baca 2 Menit
Corporate

BTN Salurkan Bantuan Rp8 Miliar untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Queen Máxima Apresiasi BTN, Kurangi Cicilan KPR Dengan Penukaran Sampah Rumah Tangga

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

BSN Kini Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Permudah Kepemilikan Rumah Bagi Hakim, BTN Gandeng IKAHI Hadirkan Program “Graha Hakim”

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Luncurkan Housingpreneur 2025, BTN Dorong Inovasi di Sektor Perumahan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?