Erick Thohir: Gasifikasi Batubara Hemat Neraca Perdagangan

"Gasifikasi batu bara memiliki nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro. Akan menghemat neraca perdagangan, mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, dan menghemat cadangan devisa,"

Erick Thohir: Gasifikasi Batubara Hemat Neraca Perdagangan

Telegraf – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyatakan proyek gasifikasi batu bara dinilai dapat memangkas impor gas alam cair atau liquid petroleum gas (LPG) yang secara kumulatif bisa menghemat neraca perdagangan.

Menurut Erick, dengan gasifikasi batubara, maka devisa yang dipergunakan dalam impor LPG akan berkurang sehingga cadangannya bisa dihemat untuk meningkatkan perekonomian nasional.

“Gasifikasi batu bara memiliki nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro. Akan menghemat neraca perdagangan, mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, dan menghemat cadangan devisa,” kata Erick dalam keterangan tertulis yang diterima (12/05/2021).

Perjanjian antara perusahaan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang digelar secara virtual ini merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan energi nasional.

Menurut Erick gasifikasi batu bara merupakan salah satu wujud meningkatkan perekonomian nasional dengan cara memaksimalkan potensi yang dimiliki dan menghilangkan ketergantungan impor.

Perjanjian kerja sama multinasional ini diharpkan akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian nasional, khususnya di sektor energi. Dalam hal ini Pertamina dinilai bisa menjadi motor untuk menggerakkan industri energi nasional agar bisa bersaing di pasar internasional.

“Dengan memastikan tersedianya kebutuhan energi yang mandiri, kami berharap sektor makro dan mikro dapat terus tumbuh dan menjadi pilar perekonomian nasional,” terangnya.


Photo Credit: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, nyatakan proyek gasifikasi batu bara dinilai dapat memangkas impor gas alam cair atau liquid petroleum gas (LPG). REUTERS

 

Didik Fitrianto

close