Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Belajar dari India Serta Membangun Pemahaman Masyarakat Dalam Prokes Dapat Menekan Penularan Covid-19
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Humaniora

Belajar dari India Serta Membangun Pemahaman Masyarakat Dalam Prokes Dapat Menekan Penularan Covid-19

Atti K. Rabu, 12 Mei 2021 | 13:33 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Bagikan

Telegraf – Pandemi Covid-19 masih mengalami naik turun penularan. Data Indonesia menunjukan penurunan dari sekitar 176 ribu kasus menjadi 98 ribu kasus aktif saat ini. Bahkan mengalami penurunan dibawah 4000 per hari yang sebelumnya mencapai 13-14 ribu per hari.

Penurunan tersebut tetunya tidak lepas dari kinerja yang sangat baik. Dengan begitu bukan berarti Indonesia sudah aman. Untuk menekan penularan Covid-19 perlu kerjasama dari berbagai pihak. Untuk itu perlu adanya membangun kesadaran seluruh warga negara. Hal itu di ungkapkan oleh Prof. dr. Menaldi Rasmin SP.P (K), FCCP, yang adalah salah satu pakar kedokteran respirasi yang berpraktek di RS Premier Jatinegara.

“Yang terpenting untuk menanggulangi pandemi adalah membangun pemahaman dan kesadaran seluruh warga negara, tokoh masyarakat ( Formal / Informal) untuk turut aktif melakukan KIE yang gencar perihal 5M dan Informasi Covid 19, Strategi 3T ( Telusur , Tes , Terapi ), lokalisasi pusat penularan, melakukan vaksinasi agar terjadi kekebalan komunitas,” ungkap Prof. dr. Menaldi dalam webinar bertajuk “Baru Covid 19 di Indonesia, Siapkah Kita?”, Senin (10/5).

Selain membangun pemahaman dam kesadaran seluruh warga Prof. dr. Menaldi menegaskan harus belajar dari kasus yang terjadi di india. “setelah india melonggarkan mobilitas penduduk, yang akhirnya di ikuti menurunnya kepatuhan Protokol Kesehatan (Prokes) yang akhirnya justru malah terjadi lonjakan kasus,’ kata Prof. dr. Menaldi.

Selain belajar dari India ia menjelasakan,  Presiden selalu mengingatkan bahwa kita juga harus belajar dari tahun lalu yaitu 4 libur panjag yang rata rata kenaikan mencapai diatas 80 persen kasus. Memang saat ini kasus baru menurun dan kesembuhan meningkat, ini yang perlu di waspadai.

Dr. Sonny Harry B Harmadi Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas penanganan Covid -19 juga mengungkapkan melalui uji secara statistik setiap ada peningkatan mobilitas penduduk dan diikuti penurunan kepatuhan protokol kesehatan, akan terdampak pada kasus terkonfirmasi positif, dan hal tersebut akan ada lonjakan kasus.

“Jadi ketika mobilitas penduduk naik diikuti dengan penurunan kepatuhan protokol kesehatan akan di ikuti lonjakan kasus, dan loncakan kasus hampir selalu diikuti oleh kenaikan angka kematian atau lonjakan kematian,” ungkap Dr. Sonny.

Dr. Sonny juga menegaskan kebijakan pemerintah untuk meniadakan mudik semata mata didasarkan pada pengalaman pengalaman yang terjadi sebelumnya yang didasarkan untuk melindungi segenap masyarakat Indonesia, jangan sampai terjadi lonjakan kasus.


Photo Credit: Gunakan Protokol kesehatan melalui 5 M, (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi)/Doc/ist

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Foto : Noormahal, Delhi NCR Karnal, Autograph Collection - Exterior
Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern
Waktu Baca 4 Menit
Dokumen Digital Palsu
Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi
Waktu Baca 3 Menit
Bite Me Sweet
Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia
Waktu Baca 4 Menit
AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat
Waktu Baca 7 Menit
Ketika Pendamai Dituduh Menista Agama
Waktu Baca 9 Menit

KPI Social Media 2026: Strategi Baru Biar Konten Makin Naik

Waktu Baca 6 Menit

Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta dengan Daging Sapi Premium New South Wales dan Kesempatan Terbang ke Sydney

Waktu Baca 6 Menit

SATSET Belanja Aman Tanpa Khawatir, Lazada Ajak Konsumen Lebih Waspada terhadap Penipuan

Waktu Baca 5 Menit

5 Rekomendasi Baju Padel Wanita Terbaik Dengan Harga Di Bawah Rp. 300.000

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Humaniora

Permata Sanny Peduli Gandeng YPJI Salurkan Paket Sembako untuk Jurnalis

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Meneguhkan Kembali Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai Way Of Life

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Jejak Soeharto The Godfather of Orde Baru, Dari Militer, Kudeta Hingga Dilengserkan

Waktu Baca 12 Menit
Heroes and the Meaning of Sacrifice
Humaniora

Bangkitlah Dengan Nurani, Setiap Zaman Butuh Pahlawan Baru

Waktu Baca 2 Menit
Humaniora

Rumuskan Solusi Stunting dan Anemia, Ilmuwan Mesir dan Turki Berkumpul di UNU Yogyakarta

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Merayakan Inisiatif Perdamaian Global, UNU Jogja – Indika Foundation Gelar “2R: Ruang Riung

Waktu Baca 6 Menit
Humaniora

Mayoritas Penyandang Disabilitas Tak Kuliah dan Tak Bekerja

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?