Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Danone Investasi US$3,5 Juta, Produksi Air Susu Ibu Buatan di Israel 
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Telerasi

Danone Investasi US$3,5 Juta, Produksi Air Susu Ibu Buatan di Israel 

Indra Christianto Rabu, 26 Juni 2024 | 15:21 WIB Waktu Baca 6 Menit
Bagikan
Strauss Group building, July 2022 (Image credit: Igal Vaisman/Shutterstock.com)
Bagikan

Telegraf – Media Israel ramai memberitakan dengan antusias investasi terbaru perusahaan multinasional asal Prancis, Danone, di negara tersebut.

Tak bisa dimungkiri, Danone memang dikenal sejak lama aktif menanamkan investasi di Israel, serta ikut memperkuat ekonomi negara Zionis yang menjajah Palestina dengan cara pembersihan etnis pada 1948 dan berlanjut hingga kini.

“Perusahaan susu raksasa asal Prancis, Danone, memimpin investasi sebesar 3,5 juta dolar AS ke perusahaan startup Israel.

Investasi strategis ini melibatkan kemitraan potensial dalam pengembangan produk pengembangan komponen air susu ibu (ASI untuk susu formula dengan teknologi sel); investor lain termasuk Steakholder Foods dan Coca-Cola Israel,” papar jurnalis Sharon Wroble di media Times of Israel (4/4/2023).

Danone Manifesto Ventures (DMV), lengan investasi korporat yang didirikan oleh raksasa makanan berbasis di Paris itu, memimpin putaran pendanaan sebesar 3,5 juta dolar AS yang diumumkan oleh perusahaan start-up Wilk, dalam pengajuan kepada Bursa Efek Tel Aviv.

Setelah investasi ini, Danone yang memproduksi yogurt Activia, formula bayi Aptamil, dan Evian, serta air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua dan Vit di Indonesia, akan memegang setidaknya 2% dari modal saham Wilk.

“Investasi ini bukan hal yang luar biasa, tapi nama (Danone) itu yang paling menarik. Jadi investasi untuk perusahaan food-tech Wilk ini bisa disebut sebagai terobosan bisnis,” tulis harian Jerusalem Post (22/5), tentang makna penting kehadiran nama besar Danone di Israel.

Harian The Times of Israel dan The Jerusalem Post pada April dan Mei 2023 itu, tampak bersemangat memberitakan secara positif investasi yang dibenamkan Danone di perusahaan start-up Israel Wilk tersebut sebesar 3,5 juta USD (Rp50 miliar).

Selain investasi terbarunya itu, Danone juga dikenal sudah lama membangun bisnis di Israel, dan pastinya paham bahwa negeri Zionis itu dibangun di atas tanah pendudukan dan dijalankan dengan sistem apartheid brutal terhadap bangsa Palestina.

Bukan rahasia lagi, Danone menguasai 20 persen saham di perusahaan konglomerat makanan top di Israel bernama, Strauss Group.

Strauss Group ini sejak dulu dikenal sebagai pendukung militer Israel, khususnya Brigade Golani yang terkenal karena reputasi kejamnya. Sejak tahun 1969, Danone sudah menguasai kepemilikan 28% saham di Strauss Group. Sempat terhenti sebentar karena tekanan boikot dari Liga Arab, investasi Danone berlanjut dan kini menguasai 20% saham di Strauss Group.

Strauss Group menyediakan dana “untuk kegiatan kesejahteraan, kegiatan budaya, dan pendidikan” kepada perwira Brigade Golani yang telah bertempur dalam setiap perang utama, sejak negara Yahudi ini dibentuk pada tahun 1948, demikian tertulis di situs web perusahaan itu.

Bahkan dalam sebuah wawancara dengan majalah Forbes pada 2011, CEO Strauss Group, Ofra Strauss, dengan lantang menyatakan dukungannya pada pasukan Israel. “Bagi kami, tentara Israel bukan hanya sekadar tentara biasa, mereka adalah anak-anak kami,” kata Ofra kepada Forbes, sebagaimana dikutip Al-Arabiya News (2 Januari 2011). “Ketika anak-anak kami sedang perlu bantuan, maka kami akan hadir untuk mereka.”

Dukungan Strauss Group kepada Brigade Golani dinyatakan secara terbuka, meskipun secara internasional reputasinya dipenuhi pelanggaran HAM berat terhadap bangsa Palestina.

Hubungan Strauss Group dengan Brigade Golani ini kemudian menjadi target kampanye mahasiswa pro-Palestina di beberapa perguruan tinggi di Amerika Serikat (AS).

Tekanan mahasiswa dan dunia internasional saat itu berbuah dengan dihapusnya dukungan Strauss Group terhadap Brigade Golani di situs web versi Bahasa Inggris milik perusahaan itu.

Secara ekonomi, Danone juga dianggap punya peran penting dalam ikut mendorong ekonomi negeri Zionis itu. Pada 1998, CEO Danone pada periode tersebut, Franck Riboud, menerima penganugerahan Jubilee Award dari PM Benjamin Netanyahu. Ini adalah penghargaan tertinggi rezim Zionis Israel kepada individu dan organisasi yang melalui investasi dan perdagangan dinilai telah berjasa memperkuat ekonomi Israel!

Keterkaitan Danone dengan Israel ini sebetulnya bukanlah hal yang mengherankan, karena salah satu pemegang saham Danone adalah perusahaan investasi terbesar di dunia bernama BlackRock.

Tentakel investasi BlackRock dikenal menggurita di banyak perusahaan pembuat senjata tempur modern termasuk Lockheed Martin, RTX, Northrop Grumman, Elbit Systems, L3Harris Technologies, ThyssenKrupp, Caterpillar, Boeing, dan General Dynamics.

Mirisnya, senjata modern buatan semua perusahaan yang dimodali BlackRock tersebut digunakan militer Israel di wilayah Palestina, di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

CEO BlackRock, Larry Fink yang secara terbuka pro-Israel enteng saja menyebut Hamas sebagai “teroris” yang menyerbu Israel dan menjadi pemicu masalah di Jalur Gaza.

“Kami punya kantor di Israel. Kami harus memastikan bahwa setiap karyawan kami aman, keluarga mereka aman. Bahkan, beberapa karyawan kami dipanggil bergabung ke militer,” kata Larry Fink saat diwawancarai CNBC (13/10).

Derasnya profit BlackRock dari industri mesin perang memang tak ada matinya. Jangan lupa, sebagai pemegang saham penting Danone, BlackRock juga sudah bertahun-tahun ikut menikmati keuntungan besar dari operasi Danone di seluruh dunia.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

BTN dan KAI Bangun Hunian TOD di Manggarai, Harga Mulai Rp500 Juta Dekat MRT dan KRL
Waktu Baca 4 Menit
Gebrakan Generasi Z dan Milenial: 54 Persen Kekuatan Pasar Modal Indonesia Kini di Tangan Anak Muda
Waktu Baca 3 Menit
Hacking Hackers
Komdigi dan DPR RI Kembali Perkuat Sistem Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Pemerintah Dorong Ruang Digital Aman Demi Cetak Generasi Emas 2045
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Literasi Digital, DPR Bareng Komdigi Bahas Bahaya Judi Online
Waktu Baca 2 Menit

Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia

Waktu Baca 4 Menit

Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo

Waktu Baca 12 Menit

Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan

Waktu Baca 4 Menit

Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Telerasi

Lebih dari 800 Karya Warnai Perayaan 3 Tahun MOOC Pintar: Kreativitas yang Layak Diapresiasi

Waktu Baca 3 Menit
Foto: Aktivitas Guru dan Murid Sekolah Amal Mulia Kota Depok, (Ist)
Telerasi

Ribuan Pelajar Depok Siap Menulis untuk Masa Depan Kota, Yuk Hadiri dan Dukung Aksi Literasi yang Menginspirasi Ini!

Waktu Baca 3 Menit
Telerasi

Bagi Saham BUMN Untuk Rakyat Agar Tidak Merusak Lingkungan Hidup

Waktu Baca 4 Menit
Telerasi

Batch # 6 Pelatihan Video Pembelajaran, Ditutup Kapus Fujiartanto

Waktu Baca 4 Menit
Telerasi

Komunitas Epistemik Jalur Rempah

Waktu Baca 5 Menit
Telerasi

Pemimpin Yang Nasionalistik

Waktu Baca 4 Menit
Telerasi

Lampu Terang, Mengenang Faisal Basri

Waktu Baca 5 Menit
Telerasi

Akar-Akar Psikologi Indonesia

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?