Brasil Hanya Sepakat Impor Daging Sapi

"Bahwa tanggal 12 April 2018 tim pertanian Brasil telah ke Indonesia bertemu dengan Bapak Menteri dan setelah denga Bapak Menteri ketemu dengan diri saya sendiri langsung di ruangan ini pada pokonya adalah kedua negara sepakat untuk memasukkan/impor hanya daging sapi ke Indonesia dari Brasil untuk daging unggas tidak dan tidak dibahas juga. Artinya mereka sudah setuju hanya daging sapinya yang masuk"

Brasil Hanya Sepakat Impor Daging Sapi

Telegraf, Jakarta – Terkait gugatan Brasil memenangkan 4 poin ketentuan yang bertentangan dengan perjanjian World Trade Organization (WTO), yang di khawatirkan akan membuka keran impor ayam, Kementrian Pertanian melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita, menegaskan tidak akan mengimpor ayam dari Brasil.

“Bahwa tanggal 12 April 2018 tim pertanian Brasil telah ke Indonesia bertemu dengan Bapak Menteri dan setelah denga Bapak Menteri ketemu dengan diri saya sendiri langsung di ruangan ini pada pokonya adalah kedua negara sepakat untuk memasukkan/impor hanya daging sapi ke Indonesia dari Brasil untuk daging unggas tidak dan tidak dibahas juga. Artinya mereka sudah setuju hanya daging sapinya yang masuk,” ungkap Diarmita di Ragunan,  Kantornya Jakarta Selatan.

Diarmita menjelaskan untuk menjaga kepentingan kerjasama kedua belah negara masing masing negara saling menghargai kesepakatan yang di buat pada pertemuan 12 April 2018. Dari kesepakatan tersebut akan dijaga oleh kedua belah pihak antara Indonesia khususnya dan Brasil.

Mengapa Indonesia menolak impor unggas, Diarmita mengatakan Indonesia sudah mengekspor unggas beserta producknya kurang lebih ke 6 negara seperti Myanmar, Jepang, Timor Leste, Papua New Guinea, ini berarti Indonesia sudah over suplay dan ini yang menjadi pertimbangan pertimbangan untuk tidak mendatangkan daging unggas dari negara lain.

“Adapun kesepakatan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut adalah. Menteri Pertanian RI menyetujui masuknya daging sapi Brazil ke Indonesia dan Tim Kementerian Pertanian Brazil menyetujui untuk tidak memasukan daging ayam dan produknya ke Indonesia setelah memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan. Hal ini disebabkan karena Indonesia sudah over supply daging ayam bahkan sudah melakukan ekspor ke Jepang, Timor Leste, Papua New Guinea dan sedang dalam penjajakan ekspor ke negara-negara Asia lainnya dan Timur Tengah,” Diarmita Selasa (08/05/18).

Baca Juga  Hari Ini Rupiah Menguat ke Angka Rp 15.180 Per Dolar AS

Diarmita melanjutkan menjaga hubungan baik kedua negara melalui kerjasama peningkatan SDM Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Tim Kementerian Pertanian Brazil juga akan mendorong pelaku usaha di Brazil untuk melakukan investasi breeding farm dan usaha peternakan sapi di Indonesia. (Red)


Photo Credit : Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita. | Telegraf/Atti Kurnia

Share