BNI Catatkan Laba Bersih Rp3,66 Triliun di Kuartal Pertama 2018

"BNI pada kuartal pertama 2018, berhasil membukukan Pendapatan Non-Bunga sebesar Rp 2,65 triliun pada atau meningkat 18,5% dari periode yang sama tahun lalu yang hanya tercatat sebesar Rp 2,23 triliun. Peningkatan ini ditopang oleh peningkatan kontribusi fee (komisi) dari segmen business banking, antara lain komisi dari trade finance yang tumbuh 47,7%"

BNI Catatkan Laba Bersih Rp3,66 Triliun di Kuartal Pertama 2018


Telegraf, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (IDX: BBNI) mencatat kuartal pertama tahun 2018 laba bersih pada posiai Rp3,66 triliun atau tumbuh 13, 3 persen dibanding tahun lalu pada kuartal yang sama yang tercatat Rp3,23 triliun.

Hal ini di topang oleh kinerja penyaluran kredit pada Kuartal Pertama 2018 yang meningkat sebesar 10,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2017, atau lebih cepat dibandingkan pertumbuhan kredit di industri perbankan sebesar 8,2% per Februari 2018. Hal itu diungkapkan oleh Anggoro Eko Cahyo Direktur Keuangan Bank BNI, dalam konfrensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (23/4/18).

Bukan itu saja Anggoro menjelaskan pendapatan non bunga juga mengalami peningkatan yang di topang oleh peningkatan kontribusi fee dari segmen business.

“BNI pada kuartal pertama 2018, berhasil membukukan Pendapatan Non-Bunga sebesar Rp 2,65 triliun pada atau meningkat 18,5% dari periode yang sama tahun lalu yang hanya tercatat sebesar Rp 2,23 triliun. Peningkatan ini ditopang oleh peningkatan kontribusi fee (komisi) dari segmen business banking, antara lain komisi dari trade finance yang tumbuh 47,7%,” tuturnya.

Selain ditopang oleh peningkatan kontribusi fee dari segmen business banking, pertumbuhan transaksi pada bisnis Consumer dan retail seperti pengelolaan rekening, transaksi kartu kredit dan transaksi kartu debit juga mendorong naiknya pendapatan non bunga pada kuartal pertama tahun ini.

Anggoro menambahkan pertumbuhan pendapatan non bunga jauh melampaui pendapatan non bunga di industri perbankan yang tumbuh negatif-4,2 persen.

Baca Juga :   Pandemi Covid-19 Tak Halangi Pertumbuhan Kredit dan Laba BTN Pada Kuartal II 2021

Sementara pertumbuhan e-banking juga menujukan hasil yang baik terlihat tumbuhnya branchless banking atau Agen46 BNI dan jumlah Agen46 BNI meningkat dari sekitar 40.000 pada tahun 2017 menjadi sekitar 82.000 pada Maret 2018 ini.

Selain itu juga Anggoro mengatakan peningkatan penguna mobile banking dengan transaksi mencapai Rp33 triliun, untuk menigkatkan terus penguna mobile banking BNI juga mengandeng beberapa e-commerce yang mana jumlah transaksi meningkat 52,0% Yar On Year (YOY). yaitu sejumlah 6,1 juta transaksi. Nilai transaksi tumbuh 41,0% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 menjadi Rp 4,9 triliun. (Red) 


Photo Credit  : BNI catatkan laba bersih Rp3,66 triliun di kuartal pertama 2018. | Telegraf.co.id

Atti K.

close