Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Bidik Target Rp 500 Triliun, BTN Lebih Ekspansif ke Layanan dan Digitalisasi
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Bidik Target Rp 500 Triliun, BTN Lebih Ekspansif ke Layanan dan Digitalisasi

Telegrafi Rabu, 7 Februari 2018 | 04:14 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
File/Dok/Ist.Photo
Bagikan

Telegraf, Batam – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan mendorong bisnis perseroan tahun 2018 tetap ekspansif. Pertumbuhan bisnis diharapkan tumbuh berkelanjutan dan berada di atas rata-rata industri nasional. Rekam jejak pertumbuhan bisnis BTN dapat terjaga  dalam tiga tahun ke belakang dan ini akan dilanjutkana pada bisnis tahun 2018.

“Kami optimistis perusahaan akan tumbuh sustainable walaupun tahun 2018 sudah masuk periode tahun politik,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Maryono , usai membuka Rapat Kerja Bank BTN tahun 2018 di Batam (05/01/2018).

Dengan visi dan misi baru perseroan berharap akan menjadi lebih fokus dalam memberikan dukungan tersebut, termasu memenuhi kebutuhan jasa keuangan keluarga.

Tahun  ini,  Bank BTN akan fokus pada tahapan transformasi digital banking yang masuk pada tahapan kedua transformasi. Ini menjadi momentum penting bagi BTN karena 2018 seluruh infrastruktur pendukung transformasi digital banking diharapkan sudah dapat diimplementasikan untuk melayani masyarakat secara mudah dan cepat.

“Akan ada banyak inovasi produk dan layanan berbasis digital yang siap untuk kami pasarkan dalam tahun 2018, ” tegas Maryono.

“Periode tahun kedua digital banking ini merupakan suatu momentum bagaimana BTN bisa berbuat lebih besar lagi dengan kehadiran banyak produk baru yang akan dikeluarkan, seperti kartu e-money, kartu kredit dan QR Payment. Produk-produk tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat zaman sekarang,” jelasnya.

Saat ini, BTN memiliki basis nasabah 7,4 juta rekening. Ini merupakan potensi yang cukup besar.  Alhasil, lahirnya produk-produk baru itu akan berdampak pada meningkatnya perolehan fee based income perseroan. Tahun ini BTN menargetkan pertumbuhan fee based income naik sekitar 30%.

Maryono menambahkan, tahun ini BTN juga akan menambah jumlah kantor cabang. Pihaknya ingin bagaimana di setiap kabupaten di seluruh Indonesia itu ada kantor cabang BTN. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi sektor perumahan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. “Penambahan kantor cabang bisa dilakukan dengan meningkatkan status kantor cabang pembantu dan kantor kas. Jadi tidak harus membuka kantor baru yang berbiaya tinggi” katanya.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Dengan berbagai strategi tersebut, Maryono berharap aset BTN dapat tumbuh menjadi sekitar Rp500 triliun dalam beberapa tahun mendatang. “Kami akan lebih ekspansif lagi. Makanya kami membutuhkan modal yang besar. Ada beberapa model yang nanti bisa dipakai jika pada saatnya diperlukan. Apakah itu dengan menerbitkan subdebt, right issue atau  pengurangan porsi pembagian dividen,” dia menguraikan. Namun, untuk langkah ini tentunya harus mendapatkan izin dari pemerintah.

Sementara, Direktur BTN, Adi Setianto, menambahkan, untuk mendukung transformasi digital banking tahap kedua, BTN sudah mempersiapkan infrastruktur pendukungnya dengan menciptakan platform baru. Platform ini nantinya akan menunjang kebutuhan perseroan dalam menerbitkan produk baru seperti kartu e-money, kartu kredit dan QR Payment.

Menurut Adi, saat ini BTN sedang mempersiapkan pengajuan izin lisensi penerbitan kartu e-money, kartu kredit dan QR payment ke Bank Indonesia. Diharapkan tahun ini ketiga produk baru BTN tersebut bisa diluncurkan, sehingga nantinya BTN akan dapat menerbitkan kartu tersebut sendiri, katanya.

Adi mengungkapkan, untuk membangun infrastruktur IT pihaknya melakukan sinergi dengan BUMN sehingga tidak mengeluarkan biaya investasi sendiri berupa capital expenditure, melainkan hanya operational expenditure, jadi akan lebih efisien. Dana yang dianggarkan untuk operasional IT mencapai sekitar Rp500 miliar selama dua tahun.

“Pengeluaran maintanance IT kami sesuai dengan kebutuhan saja, sehingga tidak perlu banyak mengeluarkan dana investasi. Seperti data center BTN yang juga menggandeng salah satu BUMN,” jelasnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi era financial technology (fintech), Adi mengaku BTN akan melakukan kerja sama dengan startup lokal untuk mengembangkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis perseroan. (Red)


Photo Credit : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan mendorong bisnis perseroan tahun 2018 tetap ekspansif. Pertumbuhan bisnis diharapkan tumbuh berkelanjutan dan berada di atas rata-rata industri nasional. File/Dok/Ist. Photo

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?