Antisipasi Kecurangan, Perempuan Utan Kayu Bertekad Awasi Pemilu

Oleh : Fajri Setiawan

Telegraf – Para perempuan pemilih dihimbau untuk berani mengawasi jalanannya proses pemilihan umum agar tidak terjadi kecurangan. Untuk itu mereka harus berani mengatakan tidak pada apa yang tidak berjalan sesuai aturan.

Tekad itu dinyatakan secara bersama-sama oleh puluhan orang perempuan di pelataran sebuah komplek sekolah dasar, di Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (13/01/2024).

Penolakan terhadap kecurangan itu mereka nyatakan setelah mengikuti acara sosialisasi Program Pasangan Ganjar-Mahfud MD yang diselenggarakan oleh sebuah sinergi kelompok-kelompok relawan dan calon legislative.

Dalam kesempatan itu tampil presenter televisi Aiman Wijaksono, salah seorang calon legislative DPR RI dari Perindo. Dia mengingatkan kepada para perempuan agar selalu meneriakkan kebenaran walaupun kadang terasa pahit sebagaimana tengah dia alami.

“Sosialisasi dan kampanye pemilu di kawasan padat penduduk, terutama Jakarta Timur dirasakan kurang, itu kenapa kami melakukan hal ini,” kata Rambun Tjajo Ketua Umum Seknas Jokowi for Ganjar President, menjelaskan.

Di wilayah itu, pada Pilpres 2019, calon Presiden petahana Joko Widodo mengalami kekalahan. Oleh karenanya, lanjut Rambun, dibutuhkan model kampanye kreatif agar dapat menarik dukungan bagi pasangan Ganjar.

Dalam kesempatan sosialisasi dan kampanye itu rangkaian kegiatan dipimpin oleh Bunda Siska seorang relawan pendukung Ganjar-Mahfud yang kerap tampil dengan berkebaya. Dia menjelaskan 21 program yang ditawarkan untuk mengangkat kesejahteraan rakyat Indonesia apabila Ganjar-Mahfud memenangi pemilihan presiden mendatang.

Usai mengikuti acara sosialisasi itu, para ibu rumah tangga itu diharapkan akan menularkan pengetahuannya kepada anggota keluarga dan para kerabatnya.

Lainnya Dari Telegraf


 

Copyright © 2024 Telegraf. KBI Media. All Rights Reserved. Telegraf may receive compensation for some links to products and services on this website. Offers may be subject to change without notice. 

Telenetwork

Kawat Berita Indonesia

close