Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Airlangga Ajak Pelaku Industri Nasional Realisasikan Nilai Pancasila
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Airlangga Ajak Pelaku Industri Nasional Realisasikan Nilai Pancasila

Telegrafi Sabtu, 2 Juni 2018 | 08:20 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia terutama para pelaku industri nasional agar dapat merealisasikan nilai-nilai Pancasila dalam mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

“Saat ini, kita telah memasuki era revolusi Industri 4.0 atau ekonomi digital, yang menjadi ‘tools’ dalam mewujudkan demokratisasi ekonomi. Artinya, peluang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa menjadi wirausaha yang mandiri dan tangguh sehingga ekonomi ini tidak hanya dimiliki oleh sebagian kelompok atau elite tertentu saja,” kata Airlangga di Jakarta, Jumat (01/06/18).

Hal ini disampaikannya pada kesempatan memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, yang menjadi momentum untuk bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Airlangga menjelaskan, dalam upaya mengimplementasikan revolusi industri generasi keempat di Tanah Air, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0. Ini menjadi strategi dan arah yang jelas guna mewujudkan aspirasi nasional, yaitu menjadikan Indonesia masuk 10 besar negara ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030.

“Maka itu diperlukan partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh stakeholder agar kita bisa menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar, dan bangsa pemimpin,” tegasnya.

Dalam hal ini, Pancasila berperan penting sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, serta juga menjadi fondasi untuk membangun Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Airlangga mengungkapkan, potensi tersebut didukung dengan jumlah sumber daya manusia (SDM). Apalagi, Indonesia akan menikmati bonus demografi selama 15 tahun kedepan.

“Tentunya kondisi ini dapat memacu kinerja ekonomi nasional dapat tumbuh semakin maksimal,” ujarnya.

Salah satu langkah prioritas nasional yang tengah dijalankan Kementerian Perindustrian, sejalan dengan Making Indonesia 4.0, adalah membangun peningkatan kualitas SDM.

“Kami telah meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara industri dengan SMK di beberapa wilayah Indonesia. Tujuannya menciptakan tenaga kerja kompeten sesuai kebutuhan dunia industri saat ini,” imbuhnya.

Airlangga optimistis, apabila program dan kebijakan dalam memacu kinerja industri manufaktur dapat dijalankan secara terintegrasi, ekonomi nasional dapat tumbuh tinggi.

Baca Juga :  Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026

Untuk itu, Kemenperin fokus pula pada program hilirisasi industri yang konsisten memberi efek berantai, antara lain peningkatan terhadap nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa dari ekspor.

Pada kuartal I/ 2018, industri pengolahan nonmigas masih memberikan kontribusi terbesar dengan mencapai 17,95 persen terhadap PDB nasional. Selain itu, industri pengolahan nonmigas mampu tumbuh sebesar 5,03 persen pada kuartal I/2018 atau meningkat dibanding periode yang sama tahun 2017 sekitar 4,80 persen.

Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri mesin dan perlengkapan sebesar 14,98 persen.

Sektor manufaktur yang kinerjanya juga gemilang atau tumbuh di atas PDB nasional, yakni industri makanan dan minuman yang tumbuh hingga 12,70 persen, industri logam dasar 9,94 persen, industri tekstil dan pakaian jadi 7,53 persen, serta industri alat angkutan 6,33 persen.

“Dalam merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita sebagai anak bangsa juga perlu memiliki semangat berbagi untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama. Apalagi di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Selain itu, kita harus punya semangat berprestasi untuk memenangi kompetisi di tengah era persaingan yang semakin ketat. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun ini, maka itu kita harus meneguhkan semangat untuk bersatu, berbagi, dan berprestasi,” paparnya. (Red)


Photo Credit : Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ajak seluruh komponen bangsa Indonesia terutama para pelaku industri nasional dapat merealisasikan nilai-nilai Pancasila. FILE/Dok/Ist/Telegraf

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit
Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?