Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

MSN Minggu, 31 Agustus 2025 | 23:05 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Bagikan

YOGYAKARTA, TELEGRAF.CO.ID — Lantunan syahdu sholawat bergema dari lantai 5 Kampus UNU Jogja, Jumat (29/8/2025) malam. Tanpa dikomando, ribuan orang turut mengumandangkan puji-pujian kepada Baginda Nabi Muhammad SAW mengikuti suara merdu munsyid ternama dari Mesir, Mostafa Atef, diiringi irama rebana dari Hadroh Bil Musthofa Krapyak.

Dalam suasana penuh kegembiraan tapi tetap khusyuk itu, “UNU Jogja Bersholawat” berlangsung meriah. Hadir para kiai, santri, jemaah nahdliyin, perwakilan apparat dan pemerintah daerah yang berbaur dengan civitas UNU Jogja dan masyarakat luas dalam acara yang digelar khusus untuk menyambut peringatan Maulid Nabi itu.

Membuka acara, Pelaksana Harian (Plh) Rektor UNU Jogja Suhadi Cholil menyatakan penyelenggaran “UNU Jogja Bersholawat” tak lepas dari rasa syukur UNU Jogja yang telah meraih sejumlah capaian.

Salah satunya adalah kerja sama dengan Uni Emirat Arab melalui pendirian Mohamed Bin Zayed (MBZ) College for Future Studies, sekolah pascasarjana di bidang kajian masa depan, segera terealisasi setelah berproses beberapa waktu ini.

“UNU Jogja juga baru-baru ini menerima penghargaan World University Ranking of Innovation (WURI) yang menempatkan UNU Jogja di peringkat ke-375 kampus paling inovatif di dunia,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Suhadi menginformasikan bahwa UNU Jogja masih menggelar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). “Jadi kalau ada keluarga atau putra-putri bapak ibu yang ingin kuliah di UNU Jogja, kami membuka pintu selebar-lebarnya,” ujarnya.

Adapun Ketua Tanfidziyah PWNU DIY KH. Zuhdi Muhdlor dalam sambutannya mengatakan agenda UNU Jogja Bersholawat memiliki banyak manfaat. Faedah utamanya untuk menguatkan ukhuwah dan keakraban di antara civitas UNU Jogja, jemaah NU, pemda, dan masyarakat.

“Manfaat lainnya adalah meningkatkan kecintaan kita kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafaatnya di hari kiamat yang akan datang,” ucapnya.

Sebagai pembicara utama, Dr. Mohammad Nouh, perwakilan dari MBZ University of Humanities, mengatakan acara ini merupakan wujud kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW. “Antara kami dan Anda (Nabi) terbentang puluhan abad dan ribuan jarak, akan tetapi kami merasa Anda ada di dalam hati kami,” katanya.

Dengan kecintaan itulah, umat Islam menjalankan perintah Allah SWT dan meningkatkan ketakwaan. “Saat ini, malam ini, kami semua bahagia karena Allah SWT memuliakan kami dengan kelahiranmu, wahai Rasulullah. Maka kami berharap engkau memberikan syafaat pada kami dan masuk surga bersamamu,” serunya.

Pembicara berikutnya, Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa, menjelaskan acara sholawatan seperti “UNU Jogja Bersholawat” merupakan salah satu tradisi NU sesuai ajaran Islam Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) .

“Islam Ahlussunah Waljamaah itu cinta tanah air, menyayangi sesama muslim, menghargai perbedaan, bahkan menjaga tradisi-tradisi lama yang baik serta mengambil sesuatu yang bagus dan baru seperti UNU Jogja ini yang menjaga tradisi tapi kampusnya juga modern, ” paparnya.

Kiai Zulfa menyatakan Islam Aswaja juga mengajarkan cinta tanah air dan salah satu wujudnya adalah perasaan berduka ketika negeri ini mengalami gejolak dan kericuhan seperti saat ini. Menurutnya, jika Indonesia bersedih, NU ikut bersedih. Sebab NU turut memperjuangan kemerdekaan bangsa, sehingga saat ini kita bisa menjalankan ibadah dengan bebas.

“Kalau keliling dunia, kita bisa melihat Indonesia ini (seperti) surga. Bisa sholawatan, bisa mengaji dan sekolah dengan aman. Maka NU mengajarkan mencintai tanah air dan menncitai agama dalam satu tarikan napas,” ujarnya.

Ia pun mengajak segenap hadirin untuk mendoakan keselamatan negeri ini, sehingga dapat melalui kondisi saat ini dengan baik. “Kita berdoa semoga Indonesia oleh Allah SWT dianugerahi pemimpin yang cinta pada agama Allah. Pemimpin yang dikehendaki Allah cinta pada rakyatnya yang susah. Ayo kita doakan semoga segera dilewati masa-masa ini,” tutur Kiai Zulfa.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

BTN dan KAI Bangun Hunian TOD di Manggarai, Harga Mulai Rp500 Juta Dekat MRT dan KRL
Waktu Baca 4 Menit
Gebrakan Generasi Z dan Milenial: 54 Persen Kekuatan Pasar Modal Indonesia Kini di Tangan Anak Muda
Waktu Baca 3 Menit
Hacking Hackers
Komdigi dan DPR RI Kembali Perkuat Sistem Pertahanan Semesta Digital
Waktu Baca 2 Menit
Pemerintah Dorong Ruang Digital Aman Demi Cetak Generasi Emas 2045
Waktu Baca 2 Menit
Pentingnya Literasi Digital, DPR Bareng Komdigi Bahas Bahaya Judi Online
Waktu Baca 2 Menit

Diundang NASA ke Amerika Si Jenius Raya Pelajar Temanggung Makin Mendunia

Waktu Baca 4 Menit

Bung Karno dan Soerjo Projo: Menakar Nasib Bangsa di Era Prabowo

Waktu Baca 12 Menit

Diduga Ancam Warga Saat Urus Ijin Domisili WNA, Ketua RW di Cengkareng Timur Dipolisikan

Waktu Baca 4 Menit

Antara Resilience, IQ, dan Ajaran Tri Dharma di Tengah Persaingan Global

Waktu Baca 9 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Bareng DPR, Komdigi Perkuat Kolaborasi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak

Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Tangkal Hoaks, Komdigi Gandeng DPR Gaungkan Penguatan Ideologi Pancasila

Waktu Baca 2 Menit
Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?