Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Didik Fitrianto Kamis, 9 April 2026 | 15:31 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Sejumlah pelajar mengikuti Ujian Nasional (UN) di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Solo, Senin (16/4). JBI
Bagikan

Telegraf – Dua narasumber dengan latar belakang yang berbeda memberikan perspektif komplementer dalam seminar “Transformasi Pendidikan di Era Digital Untuk Pembelajaran Adaptif dan Inklusif”.

Ruth Naomi Rumkabu sebagai narasumber utama menegaskan bahwa transformasi pendidikan digital merupakan agenda strategis nasional yang harus didorong melalui kebijakan yang terarah, regulasi yang adaptif, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan.

Menurut Naomi, tantangan pendidikan di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kesenjangan akses, terutama di wilayah 3T, keterbatasan infrastruktur digital, serta belum meratanya kualitas tenaga pendidik dalam penguasaan teknologi.

“Oleh karena itu, negara perlu hadir untuk memastikan pemerataan akses pendidikan melalui penguatan infrastruktur, penyediaan perangkat pembelajaran, serta kebijakan afirmatif bagi masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan,” katanya, Kamis (09/04/2026).

Selain itu menurutnya, pendekatan pembelajaran adaptif dan inklusif dinilai menjadi kunci dalam menjawab kebutuhan peserta didik yang beragam, sehingga setiap anak dapat memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan potensi dan kondisinya.

Sedangkan Alfons Tanujaya, yang merupakan narasumber kedua menyoroti pentingnya transformasi pendidikan berbasis teknologi sebagai sebuah keharusan di tengah perkembangan global.

Alfons memaparkan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan geografis, keterbatasan ekonomi, rendahnya literasi digital guru, serta minimnya konten pembelajaran digital yang berkualitas dan kontekstual.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan implementasi sistem pembelajaran adaptif berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang mampu menyesuaikan materi dan metode pembelajaran secara real-time sesuai kebutuhan siswa,” ujarnya.

Baca Juga :  Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya pembangunan ekosistem pendidikan digital yang berkelanjutan melalui roadmap yang jelas, mulai dari penguatan akses dan infrastruktur, pengembangan kapasitas guru dan konten lokal, hingga integrasi teknologi dalam sistem pendidikan secara menyeluruh.

Keduanya narasumber tersebut sepakat bahwa transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan sistemik dan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, tenaga pendidik, industri, serta masyarakat. Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global, sehingga mampu mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul di era digital.

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Program CKG bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah. FILE/IST Photo
DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional
Waktu Baca 2 Menit
Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia
Waktu Baca 2 Menit
Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup
Waktu Baca 3 Menit
PGN Perkuat Ekosistem BBG, Dorong Penggunaan Gas untuk Kendaraan Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Waktu Baca 3 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

BTN Genjot Penyaluran Kredit, Tembus Rp400,63 Triliun di Kuartal I/2026

Waktu Baca 2 Menit

Kominfo dan DPR RI Dorong Literasi Digital Guna Ciptakan Ruang Siber Ramah Anak

Waktu Baca 3 Menit

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diproyeksi Putar Ekonomi di Atas Rp200 Miliar

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Photo Credit: Strategi mendidik anak di era digitalisasi dan media sosial. Thinkstock
Didaktika

Pemanfaatan Ruang Digital Juga Perlu Literasi, Budaya dan Etika

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Hari Guru Nasional, Keteguhan Untuk Mendidik Generasi Unggul Bangsa

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Percepatan Konektivitas Rumah Tangga Perkuat Digitalisasi Pendidikan Nasional

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pendidikan Terjangkau Jadi Fokus Jaspal Sidhu di EdTech Asia Summit 2025

Waktu Baca 3 Menit
Didaktika

Pecah! Ribuan Jemaah Hadiri UNU Jogja Bersholawat Sambut Maulid Nabi, Ajak Doakan Keselamatan Negeri

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?