Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Ini yang Dilakukan Pemerintah di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi, Pangan dan Energi Global 2022
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Ini yang Dilakukan Pemerintah di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi, Pangan dan Energi Global 2022

Atti K. Sabtu, 22 Oktober 2022 | 05:22 WIB Waktu Baca 4 Menit
Bagikan
Photo Credit: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai pandemi dan jaga jarak fisik atau physical distancing membuat wartawan sulit untuk hadir dan bertemu langsung dengan narasumber. FILE/Dok/KSP
Photo Credit: Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai pandemi dan jaga jarak fisik atau physical distancing membuat wartawan sulit untuk hadir dan bertemu langsung dengan narasumber. FILE/IST. PHOTO
Bagikan

Telegraf – Munculnya 3 varian baru mengancam krisis pangan, Krisis Energi serta krisis keuangan Global, dan di perparah dengan konflik Ukraina-rusia. Dalam rangka mengatasi krisis pangan, pemerintah terus mendorong terwujudnya swasembada pangan.

“Hakikat dari kondisi covid-19 dan peperangan ini memunculkan tiga varian baru ancaman. Pertama adalah krisis pangan, kedua krisis energi dan ketiga adalah krisis keuangan Global,” kata Moeldoko dalam diskusi online bertajuk “Capaian Kinerja Pemerintah Tahun 2022” yang digelar Forum Merdeka Barat (FMB9), pada Jum’at (21/10/22).

Ia menjabarkan dalam krisis pangan pemerintah membangun infrastruktur seperti 35 unit bendungan, 10.035 hektar daerah irigasi, rehabilitasi terhadap 152.615 hektar jaringan irigasi, pembangunan 21 embung, dan pembangunan 157 km tanggul pengendali banjir dan pengamanan pantai.

Terkait energi, pemerintah telah mengantisipasi dengan menyiapkan kebijakan, salah satunya adalah Program Mandatori B30 yang mewajibkan semua bahan bakar diesel di Indonesia memiliki campuran minimal 30% biodiesel dan 70% Solar.

Dikesempatan yang sama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan varian Omicron kini muncul subvarian anyar. Namanya XBB yang sudah masuk di Tanah Air. Masyarakat diminta waspada.

Kebijakan menghadapi Covid-19 yang dikeluarkan Presiden saat kasus meningkat sudah melalui beragam pertimbangan dari ahli dan pakar kesehatan dan ekonomi.

“Jika kita patuh ke beliau maka kita bersama-sama bisa hadapi badai seperti judul lagu badai pasti berlalu. Jadi mohon juga doa restunya,” ucapnya.

Melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terus melakukan pengamatan terkait dengan potensi adanya subvarian baru XBB. “Ada varian baru namanya XBB. Varian ini juga sudah masuk ke Indonesia, kita amati terus,” kata Budi.

Baca Juga :  Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Ia juga mengatakan dalam menghadapi badai Covid sampai ekonomi semua pihak harus bekerjasama.
Semuanya bekerjasama. Yang tua, muda, kaya, miskin, orang Jawa, Kalimantan dan lainnya bersama menjaga kapalnya dalam artian negara supaya jangan rusak dan bisa melewati badai atau tantangan tahun depan.

Menurutnya jika semua elemen masyarakat bersama Pemerintah kompak apapun tantangannya bisa jadi bisa dilewati dengan baik. Hal itu sudah terbukti saat negara menghadapi puncak kasus Covid-19 di tahun lalu.

“Kita benar-benar harus bekerjasama seperti yang ditunjukkan saat kita mengatasi pandemi Covid,” ucapnya.

Ia mengatakan saat ini capaian vaksinasi Indonesia sudah berada di angka 440 juta dosis yang telah disuntikan kepada 204 juta populasi nasional. Hal itu, kata dia, membuat imunitas masyarakat terhadap Covid-19 menjadi lebih baik. Kendati demikian, ia pun berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Mantan Direktur Utama PT Inalum (Persero)menggambarkan nenek moyang bangsa Indonesia adalah seorang pelaut yang tangguh.

“Saya mau kasih metafora sedikit nenek moyang kita tu pelaut. Jadi nenek moyang kita sudah sering menghadapi badai,” ujar Budi, kemarin.

Badai yang dimaksud saat ini bisa berupa tantangan menghadapi pandemi Covid-19, dampaknya hingga persoalan lain menyangkut sosial, ekonomi dan politik.

“Mereka tahu cara menghadapi badai. Ada dua opsi pertama balik mundur atau dia maju terus berlayar dengan seluruh keahliannya memanfaatkan angin di belakang untuk bisa menerjang badai dan sampai ke tujuan lebih cepat,” paparnya.

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Megawati Institute: Tuntutan Buruh 2026 Bukan Aspirasi Tapi Kebutuhan Mendesak

Waktu Baca 4 Menit
Magang Nasional
Nasional

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?