Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Pentingnya Literasi Keuangan Sejak Dini
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Didaktika

Pentingnya Literasi Keuangan Sejak Dini

Atti K. Sabtu, 30 Juni 2018 | 13:55 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch, Jalius Deputi Direktur Literasi OJK (ki-ka)
Bagikan

 


Telegraf, Jakatra – Berdasarkan survei yang di lakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 tahun yang lalu menunjukan bahwa perkembangan literasi di Indonesia masih sagat rendah,  ini adalah tugas bersama untuk meningkatkan literasi keuangan khususnya untuk pelajar.

Hal itu diungkapkan Jalius Deputi Direktur Literasi OJK saat membuka program literasi keuangan dasar pada anak bersama PT Prudential Life Assurance (prudential Indonesia) dengan kurikulum Cha-Ching di Jakarta.

Jalius mengungkapkan salah satu faktor penting dalam membangun bangsa adalah kompetensi atau kemampuan dibidang keuangan, yang sebenarnya sudah diajarkan sejak dini/memasuki gerbang sekolah.

Jalius mencontohkan misalnya bagimana mengelola uang sehari hari, sehingga cukup untuk membeli minuman dikantin, lalu menyisihkan untuk membeli pulsa HP dan mainan.

Lanjut Jalius kemajuan bangsa dan teknologi informasi berdampak pada perubahan pola gaya hidup, pesatnya teknologi membuat masyarakat mudah mendapatkan informasi tidak hanya dari media televisi dan media cetak, tapi media digital.

Dimana iklim keterbukaan informasi  tentunya akan  membuka kesempatan bagi anak anak untuk memiliki wawasan dan pemikiran yang lebih baik, serta cepat, hal ini membuat OJK dan pelaku usaha  terus berusaha untuk memberikan terbaik untuk masyarakat hususnya anak anak yang sudah memasuki bangku Sekolah Dasar., dengan metode Cha-Ching

“Sejak tahun 2013 lalu OJK telah menjalankan program edukasi keuangan untuk pelajar dan mahasiswa, pada awal tahun ajaran baru 2018 OJK bekerjsama dengan kementrian pendidikan serta industri jasa keuangan meluncurkan buku edukasi keuangan untuk siswa kelas 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berjudul mengena “OJK dan Industri Jasa Kekuangan sebaga bagian dari pelajaran ekonomi,” tutur Jalius.

Ditemui ditempat yang sama Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch menjelaskan sebuah bisnis yang bertanggung jawab adalah bisnis yang berkomitmen untuk memberikan kembali dan mengembangkan orang orang serta lingkungann sekitar.

“kurikulum Cha-Ching menanamkan 4 konsep dalam pengelolaan uang yaitu yaitu Memperoleh (Earn), Menyimpan (Save), Membelanjakan (Spend), dan Menyumbangkan (Donate) dalam kehidupan sehari-hari siswa. Kurikulum Cha-Ching ini sejalan dengan sebuah studi dari University of Cambridge yang mengungkapkan bahwa anak-anak mulai membentuk kebiasaan finansial mulai usia 7 tahun,” kata Jens.

Jens menambahkan untuk itu sangat penting memberikan pemahaman dasar mengenai keuangan sejak dini, yg bertujuan memberikan pemahaman engenai pentingnya nilai uang sehingga diharapkan anak anak dapat membuat keputusan finansial yang lebih baik saat dewasa kelak. (Red)


Credit Photo : Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch, Jalius Deputi Direktur Literasi OJK (ki-a)/telegraf


 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
Waktu Baca 2 Menit
BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026
Waktu Baca 3 Menit
Darmo Gandul vs Gatoloco: Aktivisme dan Perang Pikiran Zaman Baru
Waktu Baca 10 Menit
Lawan Judi Online, Kominfo dan DPR Tingkatkan Literasi Digital Bagi Masyarakat
Waktu Baca 2 Menit
DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif
Waktu Baca 4 Menit

Seberapa Jauh Ibu Berjuang? “Kupeluk Kamu Selamanya” Siap Menguras Air Mata di Bioskop

Waktu Baca 2 Menit

Autograph Collection Debut di India, Noormahal Hadirkan Istana Mewah dengan Sentuhan Sejarah dan Desain Modern

Waktu Baca 4 Menit

Tanda Tangan Elektronik Melejit 250%, Privy Ungkap Ancaman Dokumen Digital Palsu Masih Tinggi

Waktu Baca 3 Menit

Bite Me Sweet: Saat Dessert Jadi Cerminan Karakter, Luvita Ho Bawa Indonesia ke Panggung Asia

Waktu Baca 4 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Photo Credit: Siswa SDN Munggung 1 dan Siswa SDN Nayu Barat 2 Solo, belajar menggambar lambang Garuda Pancasila di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Kegiatan tersebut untuk mengenalkan lambang Garuda Pancasila beserta artinya dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. FILE/SP
Didaktika

Digitalisasi dan Penguatan Ideologi: Pancasila Harus Jadi Benteng di Era Digital

Waktu Baca 2 Menit
Didaktika

Transformasi Pendidikan Harus Dilakukan Melalui Pendekatan Sistemik dan Kolaboratif

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Investor Kripto Capai 20 Juta, OJK Perkuat Edukasi di Tengah Ketidakpastian Global

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

OJK: Ekonomi Februari 2026 Tumbuh Solid, Waspadai Tekanan Geopolitik dan Volatilitas Pasar

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Strategi OJK Kelola Risiko Iklim: Perkuat Pengawasan, Wajibkan CRMS, dan Bentuk Kemitraan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Didaktika

Pentingnya Persetujuan dan Perlindungan dalam Hubungan Intim

Waktu Baca 2 Menit
Foto : doc.Ist
FEATURED

PROPAMI Dukung OJK: Delapan Rencana Aksi untuk Mengoreksi Struktur dan Memulihkan Kredibilitas Pasar Modal

Waktu Baca 6 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
Didaktika

MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?