Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk-Produk Palestina
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Indonesia Bebaskan Bea Masuk Produk-Produk Palestina

Telegrafi Kamis, 24 Mei 2018 | 07:33 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Telegraf/Atti Kurnia
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Pemerintah Indonesia menyatakan siap membuka pintu impor untuk menerima berbagai jenis produk-produk asal Palestina dengan tarif bea masuk nol persen, setelah sebelumnya kedua negara sudah menandatangani Nota Kesepahaman untuk produk kurma dan minyak zaitun.

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Menurutnya,  kerja sama perdagangan dengan Palestina tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah Indoesia, dan bukan hanya dalam aspek politik internasional semata. Rencananya, kerja sama tersebut akan diperluas cakupannya.

“Kita memberikan akses pasar seluas-luasnya untuk produk Palestina, selain juga mereka memerlukan banyak produk dari Indonesia,” kata Enggartiasto kepada media dalam jumpa pers, di Jakarta, Selasa (23/05/18).

Saat ini, baru dua komoditas asal Palestina yang disepakati bisa masuk ke Indonesia tanpa dikenakan tarif, yakni kurma dan minyak zaitun. Dua komoditas tersebut diusulkan sebagai awal kerja sama perdagangan tersebut, yang nantinya diharapkan bisa meningkat cakupannya menjadi Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Palestina.

“Tetapi, kita harus tetap menjaga, karena kita tidak mau ada ‘penumpang gelap’ yang mengatasnamakan produk Palestina untuk bisa masuk ke Indonesia,” kata Enggartiasto.

Diharapkan, proses kelanjutan perundingan tersebut bisa dimulai pada pertengahan Juni 2018, yang direncanakan di Yogyakarta, Jawa Tengah. Kedua tim diharapkan bisa duduk bersama untuk menyusun list produk-produk apa saja yang diperlukan Palestina, dan apa yang akan masuk ke Indonesia.

Baca Juga :  Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital

Dalam kesempatan itu, Duta Besar Palestina Untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan pasar Indonesia bisa menerima produk asal Palestina, dan menyatakan bahwa Menteri Ekonomi Nasional Palestina siap untuk datang ke Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan terhadap Palestina. Kami sangat menghargai hal tersebut,” kata Al-Shun.

Indonesia dan Palestina menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama perdagangan barang, yang akan membebaskan bea masuk produk kurma dan minyak zaitun ke dalam negeri dan mulai berlaku efektif pada 2018. Besaran bea masuk kedua produk tersebut selama ini sebesar lima persen.

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri World Trade Organization (KTM WTO) ke-11 di Buenos Aires, Argentina, pada Desember 2017. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Enggartiasto dengan Menteri Ekonomi Nasional Palestina Abeer Odeh. (Red)


Photo Credit : Lewat Mendag, Pemerintah Indonesia menyatakan siap membuka pintu impor untuk menerima berbagai jenis produk-produk asal Palestina dengan tarif bea masuk nol persen. TELEGRAF/Atti Kurnia

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit
Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?