Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Rupiah Melemah Hampir Mencapai Rp 14.000 USD
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Rupiah Melemah Hampir Mencapai Rp 14.000 USD

Telegrafi Senin, 30 April 2018 | 17:20 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Teller sedang menghitung lembaran rupiah. REUTERS
Photo Credit: Teller sedang menghitung lembaran rupiah. REUTERS
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin fundamental ekonomi Indonesia saat ini sangat baik meski nilai tukar rupiah anjlok hampir mencapai Rp 14.000 dari dolar Amerika Serikat (AS). Menurut dia, perekonomian Indonesia baik dari sisi pertumbuhan, serta inflasi masih terjaga.

“Ekspor kita juga masih baik, defisit neraca juga semakin baik, artinya fundamental makro kita baik,” ujar Jokowi di Jakarta pada Senin (30/04/18).

Dia menyatakan tidak hanya Indonesia yang mengalami pelemahan mata uang. Namun hampir semua negara mengalami dampak menguatnya dolar AS. “Kurs ini hampir semua negara, fenomena pasar global, semua negara juga mengalami, semua negara juga sedang bergejolak kursnya,” tambahnya.

Untuk mencegah kembali melemahnya nilai rupiah kata Presiden, Bank Indonesia (BI) telah melakukan intervensi pasar. “Ya pemerintah tidak akan intervensi urusan moneter, nanti kebijakannya ada di BI,” tambahnya.

Sejak 23 April lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat nyaris menembus angka Rp 14.000. Kepada Anadolu Agency, Senin, analis Global Market Bank Mega James Evan Tumbuan mengatakan nilai tukar rupiah untuk satu bulan ke depan berada pada level Rp 13.950.

“Penyebab tertekannya rupiah karena demand terhadap dolar AS meningkat setelah pada minggu lalu Gubernur the Fed Negara Bagian Cleveland Loretta Mester menyebutkan perlu adanya kenaikan suku bunga yang stabil,” ungkap Evan.

Baca Juga :  Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital

Kenaikan suku bunga yang stabil sebagaimana pernyataan Mester, diminta untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat. (Red)


Photo Credit : Nilai tukar rupiah anjlok hampir mencapai Rp 14.000 dari dolar Amerika Serikat (AS). | Antara

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Bank BSN Kuasai 23,4 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Nasional hingga April 2026
Waktu Baca 2 Menit
Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit

Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi

Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?