Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Abbas Dilarikan ke Rumah Sakit
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Internasional

Abbas Dilarikan ke Rumah Sakit

Telegrafi Sabtu, 24 Februari 2018 | 13:14 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Hadas Parush / Flash90
Bagikan

Telegraf, New York – Ditengah-tengah kunjungannya ke Amerika Serikat, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, tiba-tiba dikabarkan masuk rumah sakit. Abbas dilarikan ke rumah sakit pada hari Jumat 23 Februari 2018.

Abbas memang sedang berada di AS dalam rangka berbicara kepada Dewan Keamanan PBB di New York tentang kelanjutan perdamaian Palestina. Abbas berada di AS sejak 20 Februari 2018 lalu.

Seorang pejabat senior Palestina menepis kabar bahwa Abbas mengalami gangguan kesehatan serius. Menurut pejabat tersebut, Abbas yang kini berusia 82 tahun tidak mengalami gangguan kesehatan yang serius. Ia berada di rumah sakit dalam rangka peeriksaan rutin, bukan karena sakit.

“Abbas berada di rumah sakit saat ini, dalam rangka melakukan pemeriksaan rutin,” kata pejabat tersebut, tanpa memberikan keterangan lebih jauh soal pemeriksaan tersebut, sebagaimana dilansir Al Arabiya pada Jumar 23 Februari 2018.

Menurut sumber tersebut, setelah menyelesaikan pemeriksanaan kesehatan di AS, Abbas akan langsung menuju Venezuela melanjutkan kunjungan kenegaraannya. Kunjungan tersebut sebenarnya dijadwalkan pada 21 Februari 2018, namun diundur karena masalah kesehatan Abbas ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, Abbas dipusingkan dengan prospek perdamaian negerinya yang semakin suram. Israel melakukan berbagai langkah sepihak dan berdampak pada suramnya masa depan perdamaian. Ditambah lagi dengan sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang cenderung berpihak pada Israel.

Bukan hanya kali ini Abbas mengalami gangguan kesehatan dan dilarikan ke rumah sakit. Pada Oktober 2016, Abbas dilarikan ke rumah sakit di Tepi Barat tanpa ada pengumuman resmi. Menurut keterangan dokter, Abbas melakukan tes fungsi jantung dan hasilnya normal.

Abbas menjadi Presiden Palestina menggantikan Yasser Arafat yang wafat pada tahun 2004. Muncul berbagai spekulasi tentang kematian Arafat. Salah satunya dugaan peracunan terhadap dirinya. Namun hingga kini belum ada hasil investigasi yang akurat tentang masalah ini. (Red)


Photo Credit : Dalam kunjungan kerjanya ke Amerika, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, tiba-tiba dikabarkan masuk rumah sakit. | Hadas Parush / Flash90

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak
Waktu Baca 2 Menit
Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber
Waktu Baca 2 Menit
Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba
Waktu Baca 2 Menit
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru
Waktu Baca 4 Menit
Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit
Waktu Baca 2 Menit

‘Lihatlah Sedalam-Dalamnya’ Dalam Perjalanan Hidup R.B. Setiawanta

Waktu Baca 4 Menit

Andrie Yunus Pernah Dilaporkan, Praktisi Hukum: Tegakkan Prinsip Equality Before The Law

Waktu Baca 5 Menit

Bareng DPR, Komdigi Perkuat Kolaborasi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Aman Digital Demi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Internasional

AS Klaim Sita Sebuah Kapal Berbendera Iran di Selat Hormuz, Teheran Merespon Cepat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

Trump Ancam Kanada Jika Terus Melakukan Hubungan Perdagangan Dengan China

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Indonesia dan Prancis Tegaskan Kerja Sama Dalam Pertemuan Paris

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Ancaman Trump Terhadap Greenland Bangkitkan Rasa Persatuan di Denmark

Waktu Baca 11 Menit
Internasional

AS Kirim Kapal Perang ke Iran, Trump: Mereka Kami Awasi Sangat Ketat

Waktu Baca 7 Menit
Internasional

JPMorgan dan CEO Jamie Dimon Kena Gugat Rp84 Triliun Oleh Presiden Trump

Waktu Baca 5 Menit
Internasional

Pidato Prabowo di WEF Davos, Tegakkan Konstitusi dan Supremasi Hukum

Waktu Baca 2 Menit
Internasional

Resmi Hengkang Dari WHO Amerika Serikat Tinggalkan Setumpuk Hutang

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?