Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca 2018 Saatnya Bagi OJK Untuk Memacu Pertumbuhan Perbankan
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

2018 Saatnya Bagi OJK Untuk Memacu Pertumbuhan Perbankan

Telegrafi Selasa, 23 Januari 2018 | 18:20 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Photo Credit: Seorang karyawan terlihat melintas di depan kantor OJK. Joglosemar/Mohammad Ayudha
Photo Credit: Seorang karyawan terlihat melintas di depan kantor OJK. FILE/Mohammad Ayudha
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Tahun 2018 ini menjadi saat yang tepat bagi kalangan perbankan untuk memacu pertumbuhan kinerja, baik dalam penyaluran kredit dan pengumpulan dana pihak ketiga.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Ahmad Hidayat di Palembang, Selasa, (23/01/2018) seusai acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, mengatakan, arahan ini tak lain karena kalangan perbankan diperkirakan telah menuntaskan proses restrukturisasi internal dan adanya sejumlah indikator positif mengenai bakal membaiknya pertumbuhan ekonomi di masa datang.

“Mungkin tahun lalu perbankan sibuk restrukturisasi, namun memasuki tahun 2018 sudah bisa dikatakan selesai. Artinya, kini sudah bisa ngebut dalam penyalurkan kredit ke masyarakat,” kata Ahmad Hidayat.

Berdasarkan data OJK diketahui bahwa pemodalan lembaga jasa keuangan Indonesia relatif kuat yang ditunjukkan dengan CAR perbankan sebesar 23,36 persen. Sementara, rata-rata CAR Perbankan di kawasan ASEAN-5 hanya 18 persen.

Dengan begitu, keleluasaan dana di sektor perbankan untuk menyalurkan pinjaman sekitar Rp640 triliun.

“Jika perbankan mau menerapkannya maka akan sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam membenahi infrastruktur dalam negeri. Artinya, semua akan `happy`,” kata Ahmad.

Untuk itu, lantaran keleluasaan dana itu maka pada tahun ini, kalangan perbankan diharapkan bukan hanya membantu kebutuhan dana proyek infrastruktur, tapi menggenjot pertumbuhan sektor rill. Jika sektor rill bertumbuh maka akan mengenjot juga sektor finansial.

Sejumlah program pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat dengan bunga 7,0 persen dan program pinjaman ultra mikro dengan bunga hanya 3,0 persen diharapkan dapat ditopang oleh kalangan perbankan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Hanya saja program yang khusus diperuntukkan bagi usahawan kecil ini belum menjangkau ke seluruh daerah.

“Di beberapa daerah sudah jalan, tapi belum seluruh. OJK terus mendorong implementasi di lapangan. Doakan saja, yang jelas kami terus bekerja,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Sumsel Babel M Adil sepakat bahwa tahun ini merupakan tahunnya bagi kalangan perbankan untuk melesat mengingat pembenahan internal sudah dilakukan habis-habisan di tahun lalu.

Restruktrusasi itu diantaranya, penjadwalan ulang kredit bermasalah, peningkatan infrastruktur Teknologi Informasi, dan penambahan unit link.

“Momentumnya memang pas untuk tahun ini. Khusus di Sumsel, adanya ajang Asian Games diperkirakan akan mendongrak pertumbuhan,” kata dia.

BSB diantaranya akan mengoptimalkan penggunaan uang elektronik BSB Cash sebagai alat pembayaran di Light Rail Transit (LRT) Palembang dan mengoptimalkan penyaluran KUR karena mendapatkan alokasi dari pemerintah sebesar Rp77 miliar tahun ini. (Red)

Photo Credit : Mohammad Ayudha


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?