Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca 51% Saham Pemerintah Kurang Benefit Jika Tak Jadi Operator Tambang
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

51% Saham Pemerintah Kurang Benefit Jika Tak Jadi Operator Tambang

Telegrafi Senin, 29 Januari 2018 | 04:48 WIB Waktu Baca 3 Menit
Bagikan
Indonesia's Finance Minister Sri Mulyani Indrawati (C), Freeport McMoRan Chief Executive Officer Richard Adkerson (L) and Indonesia's Energy and Mineral Resources Minister Ignasius Jonan chat before the start of a news conference at the Ministry of Energy and Mineral Resources in Jakarta, Indonesia August 29, 2017. REUTERS/Darren Whiteside
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Perundingan dengan Freeport harusnya tidak hanya terkait nilai saham 51 persen saja. Tapi juga dibahas apa langkah selanjutnya setelah 51 persen saham itu dikuasai oleh pemerintah. Disisi lain, Freeport meminta tetap sebagai operator di Grasberg meski komposisi kepemilikan tidak lagi mayoritas.

Holding BUMN Pertambangan harus menjadi operator di tambang tembaga PT Freeport Indonesia. Perusahaan tambang dalam negeri mampu mengelola tambang yang saat ini digarap perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu. Siapa yang menjadi pihak operator di tambang Grasbreg merupakan bagian dari perundingan antara pemerintah dengan Freeport terkait divestasi 51 persen saham.

Direktur Centre for Indonesian Resources Strategic Studies (Cirrus), Budi Santoso mengatakan, tenaga kerja Indonesia sudah banyak yang bekerja di tambang Grasberg, Papua. Ini merupakan modal awal sebagai operator di tambang bawah tanah Freeport.

“Kalau 51 persen saham pemerintah tidak menjadi operator, saya kira malah tidak ada benefit-nya menjadi mayoritas,” kata Budi di Jakarta, Minggu (28/01/2018).

Budi menuturkan, pengambil alihan operasi tambang asing sudah terjadi di PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Perusahaan tambang tembaga di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat itu sebelumnya bernama PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Amman tetap mempekerjakan karyawan NNT pascaakusisi tersebut. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi Freeport untuk tetap bertahan sebagai operator di Grasberg.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

“Kalau butuh tenaga ahli khusus, bisa mengangkat konsultan. Sampai saat ini pun Freeport masih pakai konsultan yang sudah puluhan tahun,” ujarnya.

Tambang bawah tanah Freeport memiliki terowongan yang mencapai 700 kilometer (km). Karakteristik tambang tersebut belum pernah ditangani oleh perusahaan tambang mana pun di dunia.

Secara terpisah, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Nasdem, Kurtubi, menuturkan, skema operator di Freeport bisa mencontoh Blok Mahakam, Kalimantan Timur (Kaltim). Ada masa transisi yang disiapkan sebelum kontrak Total EP Indonesie berakhir di akhir 2017. Dengan begitu diharapkan produksi migas tidak terpengaruh dengan adanya peralihan operator dari Total ke PT Pertamina (persero). Dia bilang karyawan Total di Mahakam pun beralih status menjadi Pertamina.

“Karyawan eks Freeport otomatis sebagian besar jadi karyawan BUMN kita. Sama seperti di Mahakam yang bisa menjamin kelangsungan produksi,” jelasnya. (Red)

Photo Credit : Reuters/Darren Whiteside


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit
Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia
Waktu Baca 11 Menit
Photo Credit: Teknologi digital semakin memudahkan hidup kita. Namun, penggunaan internet, e-commerce, berbagai aplikasi, dan platform digital lainnya sering “meminta” data pribadi pengguna. Jika tidak berhati-hati, seseorang yang berniat tidak baik mencuri data digital. SHUTTERSTOCK
Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi
Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Pertahanan Semesta di Era Digital Melalui Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

Waktu Baca 2 Menit

Gandeng DPR, Komdigi Tegaskan Kolaborasi Berantas Darurat Narkoba

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?