Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Presiden Prancis: Indonesia Menjadi Patokan Kebhinekaan Yang Bersifat Toleran
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Presiden Prancis: Indonesia Menjadi Patokan Kebhinekaan Yang Bersifat Toleran

Telegrafi Rabu, 29 Maret 2017 | 16:40 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Foto Agung
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Presiden Perancis Francois Hollande memuji Indonesia, yang menurutnya merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia tetapi mampu menjadi contoh dari kebhinekaan yang toleran.

“Kita tahu bahwa Indonesia mampu mengamankan, menjadi patokan kebhinekaan yang bersifat toleran dan harus menjadi ilham bagi kami tentu saja,” kata Presiden Francois Hollande dalam keterangan pers bersama Presiden Joko Widodo, usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Perancis, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/03/2017).

Menurut Hollande, bahwa Perancis juga memiliki model lain yang memiliki kesamaan prinsip tentang kebebasan dan toleransi. Karena itu, ia menilai, melalui konsepsi Islam Indonesia yang berdasarkan suatu cara untuk hidup bersama-sama, Perancis dan Indonesia harus sama-sama kuat menghadapi ancaman terorisme tetapi tanpa diskriminasi apapun juga terhadap agama.

Menyinggung 5 (lima) kerjasama bilateral yang ditandatangani pemerintah kedua negara, Presiden Perancis Francois Hollande mengemukakan, hal itu merupakan bukti peningkatan kemitraan Indonesia dan Perancis.

“Kesamaan kemandirian di bidang pertahanan mendorong Perancis dan Indonesia melakukan kerjasama di bidang pertahanan. Perancis menerima baik pasukan perdamaian Indonesia di Libanon. Dimana melalui perundingan, konflik bisa diselesaikan,” ujar Hollande.

Sementara kerjasama lainnya dilakukan di bidang industri kreatif, bukan hanya perfilman tetapi juga fashion, video games.

Perancis juga telah memutuskan untuk meningkatkan kerjasama di bidang transportasi.  “Akan kita tingkatkan bidang tersebut yang ada dampaknya pada turisme, di bidang infrastruktur, pelabuhan dan juga di kota-kota kepulauan di Indonesia,” tambah Presiden Hollande. (Red)

Photo Credit : Agung


Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Kupas Jaran Kepang Temanggung, Agus Gondrong Ditunggu Tropi Abyakta Pada Puncak HPN 2026.
Waktu Baca 2 Menit
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok
MIS Jakarta Dominasi IPITEx 2026 Bangkok, Borong Medali Emas dan Penghargaan Internasional
Waktu Baca 4 Menit
DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan untuk Bangsa
Waktu Baca 5 Menit
Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Gubernur Dorong Transformasi dan Persiapan IPO
Waktu Baca 3 Menit
Rock Ngisor Ringin Part #2 Jadi Ajang Kumpul Musisi Rock Tanah Air
Waktu Baca 4 Menit

Program FLPP Capai Rekor 263 Ribu Unit, BTN Dominasi Penyaluran Rumah Subsidi Nasional

Waktu Baca 4 Menit

BSN Resmi Beroperasi Usai Spin-Off dari BTN, Bidik Pertumbuhan Perbankan Syariah Nasional

Waktu Baca 3 Menit

Tradisi Warga Indonesia Dalam Merayakan Malam Tahun Baru di New York

Waktu Baca 6 Menit

OJK Bentuk Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Pengawasan Bank Digital Berlaku 2026

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Prabowo Tak Tetapkan Status Bencana Nasional, Ini Alasannya

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Perbaikan Akibat Bencana, Prabowo: Kita Punya Anggarannya

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Korban Akibat Bencana di Sumut dan Sumbar Jadi 442 Jiwa

Waktu Baca 8 Menit
Nasional

Prabowo Kunjungi Korban Banjir Sumatra, Pastikan Langkah Darurat Dilakukan

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

BNPB Sebut Jumlah Korban Meninggal Dunia di Sumut, Sumbar dan Aceh Jadi 303 Jiwa

Waktu Baca 7 Menit
Nasional

Penanganan Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar Difokuskan Pada Titik Prioritas

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Prabowo Minta Penanganan Pengiriman Bantuan Bencana di Sumbar Dipercepat

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Tetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Aceh Tengah Minta Percepatan Bantuan

Waktu Baca 5 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2025 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?