Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Sektor Ini Sebagai Prioritas

"Jika pada saat masalah kesehatan ini tertangani maka ekonomi akan kembali, maka masyarakat diharapkan mampu melakukan penyesuaian perilaku terhadap Covid-19. Kami harap di tahun 2022 dan 2023 vaksin telah ditemukan"

Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Sektor Ini Sebagai Prioritas


Pemerintah menegaskan skenario pemulihan ekonomi masih akan berlanjut di tahun 2021 karena dampak dari pandemi Covid-19 diprediksi masih akan dirasakan hingga tahun depan.

“Di tahun 2021, kebijakan pemerintah juga masih dalam skenario pemulihan ekonomi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melalui siaran persnya, Selasa (04/08/2020).

Airlangga mengatakan, pihaknya akan mendorong kebijakan kesehatan dengan prioritas tinggi di tahun 2020 dan 2021.

“Jika pada saat masalah kesehatan ini tertangani maka ekonomi akan kembali, maka masyarakat diharapkan mampu melakukan penyesuaian perilaku terhadap Covid-19. Kami harap di tahun 2022 dan 2023 vaksin telah ditemukan” jelasnya.

Kemudian, program bantuan sosial akan didorong hingga 2021 dan secara bertahap akan mulai dikurangi pada tahun 2022, demikian juga usaha dan industri padat karya yang akan terus dipacu hingga 2022.

Airlangga juga menyampaikan, pemerintah akan melakukan restrukturisasi kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain itu, penempatan dana dan penjaminan juga akan terus dilakukan agar sektor riil dapat bergerak.

“Kami juga akan terus lakukan relaksasi regulasi. Salah satunya adalah dengan transformasi regulasi melalui RUU Cipta Kerja,” ujarnya.

Airlangga menjelaskan, upaya mendorong UMKM telah dilakukan pemerintah dengan penempatan dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp30 triliun dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp11,5 triliun.


Photo Credit: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO

close