Mantan First Lady AS, Barbara Bush Tutup Usia

Mantan First Lady AS, Barbara Bush Tutup Usia

“Bagi kami, dia memiliki banyak arti. Ibu membuat kami anak-anaknya agar tetap waspada dan membuat kami bahagia sampai akhir hidupnya,”

Mantan First Lady AS, Barbara Bush Tutup Usia


Telegraf, New York – Barbara Bush, istri mantan Presiden Amerika Serikat ke-41 dan ibu mantan Presiden Amerika ke-43, meninggal dunia pada usia 92 tahun.

Setelah serangkaian perawatan rumah sakit yang dijalaninya, juru bicara keluarga Bush mengatakan, pada 15 April 2018, Barbara Bush mulai menolak perawatan dan ingin fokus pada upaya membuatnya nyaman. Namun, pada Selasa, 17 April 2018, Barbara Bush berpulang ke rumah Tuhan.

Dalam keterangan tertulisnya, Putra Barbara Bush sekaligus mantan Presiden Amerika ke-43 George W. Bush mengatakan ibunya adalah seorang ibu negara yang luar biasa dan tidak seperti perempuan umumnya. Barbara Bush digambarkannya sebagai seorang perempuan yang penuh cinta serta membuka pendidikan pada jutaan orang.

“Bagi kami, dia memiliki banyak arti. Ibu membuat kami anak-anaknya agar tetap waspada dan membuat kami bahagia sampai akhir hidupnya,” kata George W. Bush.

Barbara Bush dapat dikatakan sebagai matriarkat dinasti politik Partai Republik di Amerika Serikat. Dia adalah ibu negara kedua dalam sejarah Negara Paman Sam yang memiliki suami dan anak yang terpilih sebagai presiden Amerika. Dia menjadi figur politik saat suaminya, George H.W. Bush, naik jabatan dari wakil presiden menjadi presiden Amerika.

Setelah keluarga Bush meninggalkan Gedung Putih, dia menjadi juru bicara bagi dua putranya yang terjun ke dunia politik, yakni George W.Bush dan Jeb Bush. Barbara Bush memiliki enam anak. Namun satu putrinya, Robin Bush, meninggal dunia saat masih kecil karena leukimia.

Presiden Amerika Donald Trump juga melalui ciutannya, mengungkapkan belasungkawa atas kepergiaan Barbara Bush. (Red)


Photo Credit : Barbara Bush tutup usia setelah jalani perawatan. | Getty Images

KBI Telegraf

close