Dosen Asing Bisa Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi

"Kemenristekdikti mengakui, dosen di Indonesia masih kalah dengan beberapa negara tetangga dan untuk itu maka akan diadakan kolaborasi dengan dosen internasional."

Dosen Asing Bisa Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi

Telegraf, Jakarta – Mendatangkan dosen dari luar negeri bukanlah sebuah ancaman. Justru, kerja sama mereka dengan dosen Indonesia dapat meningkatkan kualitas, kompetensi, dan membangun iklim akademik.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Profesor Ali Ghufron Mukti. Jadi, menurut Ali, memakai dosen asing, dalam kapasitas jumlah yang tidak terlalu banyak, bukanlah masalah.

“Harus memakai dosen dari luar negeri. Hanya memang jumlahnya tidak banyak,” ujarnya Senin (16/04/18) pagi.

Ghufron menjelaskan, di Indonesia memiliki dosen lebih dari 265 ribu dan umumnya waktu mereka hanya habis untuk belajar-mengajar. Padahal, sambung dia, dosen harus mengembangkan ilmu pengetahuan dan menemukan teori baru.

Kemenristekdikti mengakui, dosen di Indonesia masih kalah dengan beberapa negara tetangga dan untuk itu maka akan diadakan kolaborasi dengan dosen internasional.

“Kemenristekdikti ingin memfasilitasi agar produktifitas penelitian dari dosen di Indonesia dimana tahun 2015 dibandingkan dengan negara tetangga masih relatif kurang. Untuk itu agar bisa difasilitasi, kemudian akhirnya diadakan kerja sama atau kolaborasi, kemudian kita undang dosen berkualitas internasional dengan berbagai macam skemanya,” papar Ali. (Red)


Photo Credit : Dosen dari luar negeri dianggap bisa tingkat mutu kualitas dan kompetensi. | Shutterstock

 

Tanggapi Artikel