Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Kapolda Metro Pastikan Tidak Ada Eksodus Warga Negara India
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Nasional

Kapolda Metro Pastikan Tidak Ada Eksodus Warga Negara India

Fajri Setiawan Minggu, 25 April 2021 | 11:49 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Photo Credit: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kanan). FILE/Ist. Photo
Photo Credit: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kanan). FILE/Ist. Photo
Bagikan

Telegraf – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Fadil Imran memastikan tidak ada eksodus warga negara India ke Indonesia.

“Yang perlu ditekankan tidak ada eksodus warga India ke Indonesia, khususnya di Jakarta,” kata Fadil dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (24/04/2021).

Menurut Fadil, ratusan warga negara India yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (21/04/2021) telah diidentifikasi.

“Seluruh WN India dan WNI yang datang sudah dipastikan telah teridentifikasi, dan semuanya akan menjalani isolasi mandiri. Tim sudah bekerja untuk pengamanan ini,” ujarnya.

Bersama dengan Kodam Jaya dan Satgas Penanganan Covid-19, Fadil pun menegaskan pihaknya akan terus mengawasi dan mengantisipasi kedatangan warga negara India ke Tanah Air.

Fadil pun meminta agar masyarakat tidak khawatir akan kedatangan WN India. Jika terindikasi adanya pelanggaran, tim akan melakukan penindakan.

Sebagai informasi, 127 warga negara India ini datang ke Indonesia. Seperti diketahui, India sedang mengalami lonjakan kasus positif Covid-19.

Pemerintah Indonesia pun berusaha menekan laju kedatangan warga dari India untuk mencegah terjadinya imported case.

Aturan larangan masuk bagi pelaku perjalanan yang berasal dari India menuju Indonesia pun telah diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

“Selain menolak masuk orang asing, kami juga menghentikan sementara penerbitan visa bagi warga negara India,” kata Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI, Jhoni Ginting, melalui keterangan tertulisnya Sabtu (24/04/2021).

Penolakan masuk juga berlaku bagi seluruh orang asing yang mempunyai riwayat perjalanan dari wilayah India dalam kurun waktu 14 hari sebelum masuk Indonesia. Ini tidak berlaku bagi warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki riwayat perjalanan dari India dalam kurun waktu 14 hari sebelum memasuki Indonesia.

Aturan tersebut dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia menyikapi kondisi terbaru lonjakan kasus harian Covid-19 di India.


Photo Credit: Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (kanan). FILE/Ist. Photo

 

Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

BTN Gandeng INKOPPAS Garap Digitalisasi Pasar, Perluas Akses KUR Pedagang
Waktu Baca 2 Menit
OJK Dorong Integrasi Literasi Keuangan di Sekolah untuk Perkuat Ketahanan Finansial Generasi Muda
Waktu Baca 2 Menit
HPE Tembaga Turun 4,97% Paruh Kedua April 2026, Harga Emas Ikut Melemah
Waktu Baca 2 Menit
BTN gandeng Indosat Jajaki Integrasi Layanan
Waktu Baca 2 Menit
Airlangga: Hilirisasi Industri Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi di Tengah Risiko Global
Waktu Baca 3 Menit

DPR RI dan Komdigi Tekankan Pentingnya Preventif Kesehatan Nasional

Waktu Baca 2 Menit

Perkuat Pertahanan Semesta, Kominfo dan DPR Dorong Percepatan Transformasi Digital

Waktu Baca 2 Menit

BTN Salurkan 6 Juta KPR, Perkuat Akses Hunian bagi 24 Juta Masyarakat Indonesia

Waktu Baca 2 Menit

Sosiolog UGM: Partai Politik Hanya Menambah Barisan Oligarki Korup

Waktu Baca 3 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Nasional

Sinergi Lintas Sektoral, Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Nasional

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

GAMKI dan Lembaga Kristen Kompak Polisikan JK Terkait Isi Ceramah

Waktu Baca 2 Menit
Nasional

Pernyataan Jusuf Kalla Terkait Isu SARA Dianggap Berpotensi Sesatkan Publik

Waktu Baca 3 Menit
Nasional

Proses Hukum Andrie Yunus, Aktivis 98: Jangan Ada Yang “Memancing di Air Keruh”

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Generasi Muda Harus Diingatkan Tentang Bahaya Kepentingan Asing

Waktu Baca 4 Menit
Nasional

Proses Hukum Militer Kasus Air Keras Wajib Dihormati dan Dikawal Publik

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Kasus Air Keras dan Isu Destabilitas Keamanan Negara, Publik Harus Waspada Soal Perang Informasi

Waktu Baca 5 Menit
Nasional

Narasi ‘Cuci Tangan’ Disorot, Pakar: Proses Masih Berjalan

Waktu Baca 3 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?