JamSyar Targetkan Penjaminan Sebesar Rp35,01 Triliun dan Laba Rp 53,05 Miliar di 2020

"Sejak 2018 kita sudah melaunching digital Garansi dan ini terus dikembangkan hingga bisa menjadi lebih baik lagi meskipun karena kami sendiri juga perusahaan menengah bukan perusahaan besar seperti perbankan konvensional yang bisa investasi trilyunan, maka terus kita kembangkan,"

JamSyar Targetkan Penjaminan Sebesar Rp35,01 Triliun dan Laba Rp 53,05 Miliar di 2020

 


Telegraf, Jakarta – PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) targetkan penjaminan tahun 2020 sebesar Rp35,01 triliun, dan perolehan laba sebesar Rp53,05 miliar dengan dua strategi yang dilakukan.

Pertama dengan penguatan informasi dan yang kedua adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM). hal itu di ungkapkan oleh Direktur Utama PT JamSyar Gatot Suprabowo saat jumpa pers, di Jakarta, Rabu (8/1)

“Sejak 2018 kita sudah melaunching Digital Garansi dan ini terus dikembangkan hingga bisa menjadi lebih baik lagi meskipun karena kami sendiri juga perusahaan menengah bukan perusahaan besar seperti perbankan konvensional yang bisa investasi trilyunan, maka terus kita kembangkan,” tutur Gatot.

Lanjut Gatot yang kedua adalah peningkatan SDM melalui penguatan human capital baik dari sisi kualitas maupun kuantitas dan penyempurnaan system manajemen human capital untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan.

Direktur Operasional JamSyar Achmad Sonhaji, juga menjelaskan pada proses kerja harus dilihat melalui efisien pada proses kerja IT dalam rangkan efisiensi proses kerja karyawan JamSyar. “pelayanan ukurannya cuma dua cepat dan akurat, dan keduanya ini ada pada TI,” ungkap Sonhaji.

Sonhaji berharap tantangan 2020 akan dilalui dengan baik dan penambahan meningkatkan layanan didaerah akan di tingkatkan, melalui penambahan kantor cabang seperti di Aceh dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
menjelaskan

Selain itu juga Sonhaji menuturkan strategis lain yang cukup kondusif untuk mendukung optimisme pencapaian target PT JamSyar (PT Jamkrindo Syariah) di tahun 2020 adalah pemberlakuan Qanun di Aceh. Dengan pemberlakuan Qanun tersebut, lembaga keuangan yang beroperasi di wilayah tersebut harus berlandaskan pada prinsip Syariah. Dengan demikian market size penjaminan di wilayah tersebut akan meningkat.

Sementara itu Direktur Keuangan, SDM dan Umum  Endang Sri Winarni mengatkan dukungan pemegang saham. Salah satu bentuk dukungan dari pemegang saham adalah adanya penambahan modal oleh pemegang saham mayoritas PT JamSyar (PT Jamkrindo Syariah) Perum Jamkrindo selaku pemegang saham mayoritas PT JamSyar (PT Jamkrindo Syariah).

Baca Juga :   Erick Thohir : Perusahaan BUMN Yang Tidak Jelas Akan Di Tutup

“Di tahun 2019 telah merealisasikan penambahan modal senilai Rp 100 miliar di awal tahun 2019 dan Rp 75 miliar pada akhir tahun 2019 dan untuk tahun 2020 awal tahun sebesar Rp 75 miliar,” kata Endang. (Red)


Photo Credit : Direktur Keuangan, SDM dan Umum Endang Sri Winarni dan Direktur Operasional JamSyar Achmad Sonhaji mendampingi Direktur Utama PT JamSyar Gatot Suprabowo (tengah) usai konfrensi pers di Jakarta/TELEGRAF


 

Tanggapi Artikel