Cari
Sign In
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
Telegraf

Kawat Berita Indonesia

  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Membaca Hasil Komoditas Tembakau Lebih Menguntungkan Daripada Komoditas Lain
Bagikan
Font ResizerAa
TelegrafTelegraf
Cari
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Internasional
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Technology
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Regional
    • Didaktika
    • Musik
    • Religi
    • Properti
    • Opini
    • Telemale
    • Philantrophy
    • Corporate
    • Humaniora
    • Cakrawala
    • Telegrafi
    • Telecoffee
    • Telefokus
    • Telerasi
Punya Akun? Sign In
Ikuti Kami
Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.
Ekonomika

Hasil Komoditas Tembakau Lebih Menguntungkan Daripada Komoditas Lain

Atti K. Sabtu, 24 Maret 2018 | 12:29 WIB Waktu Baca 2 Menit
Bagikan
Petani menata daun tembakau sebelum diperam di sentra perkebunan tembakau, Desa Ngale Pilagkenceng, Madiun, Jatim, Selasa (23/9). Untuk mendapatkan kualitas tembakau yang bagus, petani di wilayah tersebut memeram daun tembakau antara tiga hingga empat hari sebelum merajang. ANTARA FOTO/Siswowidodo/ed/mes/14
Bagikan

Telegraf, Jakarta – Menurut UU Perkebunan No.39 Tahun 2014, tembakau merupakan salah satu (dari tujuh) Komoditas Perkebunan Strategis Nasional, tetapi dari sisi lain keberadaan Industri tembakau (IHT) dan perkebunan tembakau seperti dianak tirikan.

Salah satu penelitian menunjukan dengan luas tanam yang sama (per hektare) penerimaan tembakau Rp53,282.874 dibanding padi yang hanya menghasilkan Rp13,235.791, ini menandakan penerimaan tembakau lebih tinggi dibanding penerimaan dari pertanian jenis lain.

Dari hasil penelitian tersebut, bisa dilihat fakta menarik, bahwa komoditas tembakau dan cengkih lebih menguntungkan dibandingkan komoditas lainnya, ungkap Soeseno Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mengatakan dalam dalam diskusi bertema Peranan Tembakau dalam Pembangunan Nasional, di Jakarta.

Soeseno juga mengatakan bahwa komoditas tembakau sebagai tanaman turun temurun yang merupakan bukti bahwa petani tembakau bisa berkelanjutan, karena budidaya tembako adalah realitas kultural.

Sampai dengan saat ini, komoditas tembakau masih menjadi komoditas pilihan di saat musim kemarau, karena masih mempunyai nilai ekonomi tinggi dibanding dengan komoditas pertanian lainnya, ungkap Soeseno Jumat (23/03/18).

Sementara Ketua Umum Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia Budiono menjelaskan sektor tembakau terbukti memberikan multiplaier effect yang signifikan dalam pembangunan Indonesia, selain kontribusi ekonomi ke negara juga menyerap tenaga kerja lebih dari 6 juta orang.

Searah dengan semangat pertanian berkelanjutan, AMTI sebagai anggota dari International Tobacco Growers Assosiation (ITGA) mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan musyawarah petani tembakau se-Asia – Asia Tobacco Forum (ATF) pada 27 Maret mendatang di Lombok. (Red)

Baca Juga :  Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital

Photo Credit : Industri tembakau (IHT) dan perkebunan tembakau seperti dianak tirikan. | Antara/Siswowidodo
Bagikan Artikel
Twitter Email Copy Link Print

Artikel Terbaru

Munas HIPMI
Munas HIPMI XVIII Memanas, Tiga Caketum Desak Lokasi Dipindah dari Lampung
Waktu Baca 4 Menit
Kebebasan Berkarya Harus Berjalan Dengan Disertai Tanggung Jawab Publik
Waktu Baca 4 Menit
Soroti Polemik Film Pesta Babi, Akademisi Ajak Publik Melihat Papua Secara Utuh
Waktu Baca 4 Menit
Berantas Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Penguatan Literasi Digital
Waktu Baca 2 Menit
Penyampaian Fakta Soal Papua Harus Berimbang Dengan Solusi
Waktu Baca 3 Menit

Pesta Babi, Papua dan Pancasila: Ketika Narasi Budaya Memojokkan Pembangunan Indonesia

Waktu Baca 11 Menit

Waspadai Pinjol Ilegal, Pemerintah Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Data Pribadi

Waktu Baca 2 Menit

Pentingnya Ruang Digital Aman Bagi Kesehatan Mental Anak

Waktu Baca 2 Menit

DPR: Jadi Ancaman Serius, Judol Telah Merambah Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Waktu Baca 2 Menit

Lainnya Dari Telegraf

Ekonomika

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global, Pemerintah Siapkan Stimulus Baru

Waktu Baca 4 Menit
Ekonomika

Pemerintah Siapkan Insentif Besar untuk Kendaraan Listrik, Target 100 Ribu Unit

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Klaim Sudah Pegang Saham Ojol, Danantara Bakal Tambah Jumlah Saham Lagi

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik, Beban Subsidi BBM Indonesia Kian Berat

Waktu Baca 3 Menit
Ekonomika

Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Sabet Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

BTN Tahan Dividen, Fokus Perkuat Modal untuk Ekspansi Kredit 2026

Waktu Baca 3 Menit
Photo Credit: Aktivitas pelayanan di Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bandung, Jawa Barat. JIBI/Rachman
Ekonomika

Lawan Pinjol Ilegal, Komdigi dan DPR Dorong Masyarakat Melek Literasi Keuangan

Waktu Baca 2 Menit
Ekonomika

DAI: Industri Asuransi Tahan Tekanan Global, Unitlink Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Waktu Baca 4 Menit
Telegraf
  • Nasional
  • Ekonomika
  • Politika
  • Regional
  • Internasional
  • Cakrawala
  • Didaktika
  • Corporate
  • Religi
  • Properti
  • Lifestyle
  • Entertainment
  • Musik
  • Olahraga
  • Technology
  • Otomotif
  • Telemale
  • Opini
  • Telerasi
  • Philantrophy
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

KBI Media

  • Akunku
  • Hobimu
  • Karir
  • Subscribe
  • Telegrafi
  • Teletech
  • Telefoto
  • Travelgraf
  • Musikplus

Kawat Berita Indonesia

Telegraf uses the standards of the of the Independent Press Standards Organisation (IPSO) and we subscribe to its Editors’ Code of Practice. Copyright © 2026 Telegraf. All Rights Reserved.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?